Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Ini Dia Alasan Tuban Abirama Tempat untuk Berbahagia yang Sayang untuk Dilewatkan

M. Afiqul Adib • Jumat, 10 Mei 2024 | 04:18 WIB

Tuban Abirama memiliki kekhasan dan keunikan dibanding ruang publik lain di Tuban, tempat untuk berbahagia yang sayang kalau dilewatkan.
Tuban Abirama memiliki kekhasan dan keunikan dibanding ruang publik lain di Tuban, tempat untuk berbahagia yang sayang kalau dilewatkan.


TUBAN-Sudah pernah ke Tuban Abirama? Atau hanya lewat, tapi belum sempat mampir?
Jika belum, sepertinya kamu wajib banget untuk mencoba mampir, singgah, dan menikmati waktu sejenak di sana.

Tuban Abirama memiliki kekhasan dan keunikan dibanding ruang publik lain di Tuban yang sayang kalau dilewatkan.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menguraikan makna di balik penamaan Tuban Abirama.

Menurut dia penamaan tersebut bukan sembarangan. Kata Abirama diambil dari bahasa Sansekerta yang mengandung arti keselarasan, keserasian, serta kelangsungan yang berkelanjutan.

Dalam pemilihan nama tersebut terdapat upaya untuk mencerminkan visi dan harapan demi terwujudnya kehidupan yang harmonis dan berkesinambungan di Bumi Ronggolawe.

Penafsiran keselarasan dan keserasian dalam penamaan Tuban Abirama sebenarnya lebih dari sekadar kata-kata.

Tuban Abirama merupakan representasi yang dalam tentang semangat kolaborasi dan sinergi yang menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan yang diambil di Kabupaten Tuban.

Dengan kata lain, kata bupati, pemerintah setempat berupaya untuk menjalankan setiap program dan kebijakan dengan menggandeng berbagai pihak, baik itu pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta, demi mencapai tujuan bersama yang lebih besar.

Selain alasan filosofis tersebut, berikut beberapa alasan kenapa Tuban Abirama merupakan tempat yang kompatibel untuk rekreasi dan bersantai:

1. Tempat Terbuka

Tuban Abirama menjadi pusat perhatian bagi masyarakat Kabupaten Tuban dan sekitarnya karena konsepnya yang inklusif.

Di sini, setiap orang diberi kesempatan untuk berkunjung tanpa ditanya dan dibedakan status agama, ras, etnik, atau bahkan ekonominya.

Semua bebas mengunjungi destinasi ini dan bebas untuk menikmatinya sepuas-puasnya.

Setiap warga tanpa memandang status sosial atau latar belakang, merasa diterima dan dihargai di Tuban Abirama.

Hal ini menciptakan iklim yang harmonis dan memperkuat rasa persatuan di antara masyarakat.

Dalam penjelasannya, bupati Aditya Halindra Faridzky mengungkapkan bahwa konsep pembangunan Tuban Abirama dirancang dengan pendekatan terbuka.

Ini mencerminkan semangat dan sikap inklusif masyarakat Kabupaten Tuban yang senantiasa terbuka terhadap ide-ide baru dan terus berinovasi dalam berbagai aspek kehidupan.

Keberadaan cara berpikir yang terbuka ini senantiasa disertai dengan nilai-nilai budi pekerti yang tinggi, menjadi fondasi yang kuat dalam setiap langkah pembangunan yang diambil.

2. Tempat Istirahat yang Nyaman

Selain menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas, Tuban Abirama juga menawarkan fasilitas yang nyaman untuk beristirahat.

Area taman yang hijau dan tenang menjadi tempat yang ideal untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam sekitar.

Pengunjung juga dapat menikmati udara segar dan suasana yang menenangkan setelah seharian beraktivitas.

Terlebih, adanya fasilitas penunjang seperti bangku-bangku yang tersedia memungkinkan pengunjung untuk duduk dan bersantai dengan nyaman.

Selain itu, lokasinya yang berdekatan dengan laut menjadi daya tarik sendiri.

Bayangin saja kombinasi suara ombak, embusan angin, dan fasilitas yang nyaman, pasti akan membuatmu semakin bahagia.

3. Cocok untuk Kebutuhan Konten

Diakui atau tidak, kita sedang ada di zaman yang kebutuhan konten menjadi hal yang wajib. Dan Tuban Abirama menyediakan itu.

Jika diamati, setiap sudutnya memang cukup kompatibel untuk dijadikan konten.

Saya cukup takjub dengan arsitekturnya yang memang pas. Tidak terlalu berlebihan, tapi juga tidak terlalu biasa.

Tuban Abirama memang pas dijadikan tempat pemberhentian setelah menempuh lelahnya bekerja.

Tuban Abirama tidak hanya proyek fisik semata, namun juga menjadi simbol dari semangat inklusi, inovasi, dan kearifan lokal yang mendalam. (*)

SELAMAT: Muhammad Syaiful Ulum, 26, sopir kijang Innova yang selamat bersama rombongan penumpang Bawaslu Jember. (JUMAI/RJ)
SELAMAT: Muhammad Syaiful Ulum, 26, sopir kijang Innova yang selamat bersama rombongan penumpang Bawaslu Jember. (JUMAI/RJ)
Editor : Amin Fauzie
#ruang publik #Tempat untuk Berbahagia #rekreasi #Tuban Abirama