Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

NVIDIA Perkenalkan RTX Spark, Superchip AI untuk Laptop dan PC Windows

Andika Julia Perdana Putra
NVIDIA hadirkan chip ARM baru untuk laptop berbasis Windows. (Larry Harlow/Pinterest)
NVIDIA hadirkan chip ARM baru untuk laptop berbasis Windows. (Larry Harlow/Pinterest)

Advertisement

RADARBONANG.ID - Baru-baru ini, NVIDIA resmi memasuki pasar prosesor PC berbasis Arm dengan memperkenalkan RTX Spark, sebuah superchip yang dirancang untuk menghadirkan performa tinggi dalam komputasi AI, grafis, hingga gaming. 

Chip ini akan menjadi otak dari berbagai laptop Windows generasi baru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir tahun ini.

RTX Spark merupakan hasil kolaborasi NVIDIA dengan MediaTek. Chip ini menggabungkan CPU Grace hingga 20 inti dengan GPU Blackwell RTX yang memiliki 6.144 CUDA Core.

Advertisement

NVIDIA mengklaim kemampuan komputasi AI-nya mencapai 1 petaflop, menjadikannya salah satu platform AI paling bertenaga di kelas perangkat konsumen.

CEO NVIDIA, Jensen Huang, menyebut RTX Spark sebagai langkah besar dalam evolusi PC. 

Advertisement

Menurutnya, perangkat komputer kini tidak lagi hanya menjalankan aplikasi, tetapi juga dapat bertindak sebagai asisten AI yang mampu menyelesaikan berbagai tugas berdasarkan perintah pengguna.

Untuk mendukung performa tersebut, RTX Spark dibekali memori terpadu LPDDR5X hingga 128GB dengan bandwidth mencapai 600GB per detik. 

Arsitektur ini memanfaatkan teknologi NVLink C2C yang memungkinkan CPU dan GPU berbagi memori secara lebih efisien.

NVIDIA juga mengklaim chip ini mampu menangani model AI berukuran hingga 120 miliar parameter dengan konteks mencapai 1 juta token. 

Selain itu, RTX Spark disebut sanggup merender adegan 3D berukuran 90GB, mengedit video 12K, hingga menjalankan game AAA pada resolusi 1440p dengan frame rate hingga 100 FPS berkat dukungan ray tracing dan DLSS.

Advertisement
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni

Artikel Terkait

Krisis Panas di Era AI, Berlian Buatan Dikembangkan untuk Bantu Pendinginan Chip Komputer

Krisis Panas di Era AI, Berlian Buatan Dikembangkan untuk Bantu Pendinginan Chip Komputer

Berlian buatan berpotensi membantu mendinginkan cip AI berkat konduktivitas termalnya yang tinggi. Simak cara kerja dan tantangan penggunaannya.

Jejak Digital Pengguna Terancam, Data Lokasi hingga Percakapan AI Bisa Disalahgunakan

Jejak Digital Pengguna Terancam, Data Lokasi hingga Percakapan AI Bisa Disalahgunakan

Data lokasi, rekaman suara, hingga percakapan AI berpotensi disalahgunakan. Simak berbagai risiko jejak digital terhadap privasi pengguna.

Bukan Cuma IPK, 3 Skill Ini Makin Dicari Perusahaan di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

Bukan Cuma IPK, 3 Skill Ini Makin Dicari Perusahaan di Tengah Pesatnya Perkembangan AI

AI mengubah kebutuhan dunia kerja. Kenali tiga keterampilan yang semakin dibutuhkan perusahaan, mulai dari literasi AI hingga kreativitas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer