Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Nganget, Sumber Air Belerang di Kenduruan, Tuban. Arkeolog Temukan Jejak Tempat Pemujaan

Dwi Setiyawan • Jumat, 15 Desember 2023 | 16:00 WIB

Salah satu sumur belerang di pemandian Nganget di Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Salah satu sumur belerang di pemandian Nganget di Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.


TUBAN-Wanawisata Pemandian Nganget di Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur dikaitkan dengan kelengkapan tempat pemujaan.

Tempat pemujaan tersebut berbentuk bangunan tinggi. Lokasi bangunan ini berjarak sekitar 200meter (m) dari pemandian Nganget.

Pada 25 Agustus 2009, tim Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto turun untuk meneliti batu bata bangunan tersebut.

Kuswanto, koordinator arkeolog yang turun mengatakan, dari ukuran dan bentuknya, batu bata tersebut diduga kuat dibuat pada zaman Majapahit. Atau setidaknya pada era sesudahnya, yakni pada masa wali.

Batu bata yang sama, namun ukurannya lebih kecil ditemukan di Masjid Demak, Kudus, Jateng.

Dalam penelitian tersebut, dia belum bisa menyimpulkan bentuk bangunan bersejarah yang dibangun dari batu bata tersebut.

Sebab, di sekitar situs sejarah tersebut tidak ditemukan struktur bangunannya dalam keadaan utuh. Hampir semua batu bata yang ditemukan juga dalam kondisi fragmen tidak utuh.

Posisi batu bata tersebut, terang dia, diperkirakan sudah tidak pada posisi semula.

Bahkan, sebagian dipakai untuk membangun keliling pemandian Nganget.

Dari posisi batu bata yang ditemukan di dekat sumber air Nganget yang berada di kaki pegunungan Nolodito atau Nolotidu (berdasar peta Belanda yang dibuat pada 1926), sangat mungkin bangunan yang didirikan dari batu bata tersebut adalah tempat pemujaan atau tempat semedi.

Karena tidak ada yang tahu kalau itu situs sejarah, batu bata tersebut dibiarkan berserakan.

Selama ini, Pemandian Nganget lebih dikenal sebagai wanawisata daripada tempat bersejarahnya. (*)

Toples berisi Surat Cinta Marvin untuk Andita sebanyak 365 buah, yang dibuka satu-persatu setiap harinya. (TikTok @anditahp)
Toples berisi Surat Cinta Marvin untuk Andita sebanyak 365 buah, yang dibuka satu-persatu setiap harinya. (TikTok @anditahp)
Andita dan Marvin ketika 'sowan' menemui almarhum Steven Indra Wibowo, untuk konsultasi perihal Marvin yang ingin menjadi mualaf, di Bandung. (TikTok @anditahp)
Andita dan Marvin ketika 'sowan' menemui almarhum Steven Indra Wibowo, untuk konsultasi perihal Marvin yang ingin menjadi mualaf, di Bandung. (TikTok @anditahp)
Kisah Andita dan Marvin membeli tanah untuk hunian yang akan mereka tinggali setelah menikah. (TikTok @anditahp)
Kisah Andita dan Marvin membeli tanah untuk hunian yang akan mereka tinggali setelah menikah. (TikTok @anditahp)
Andita dan Marvin resmi menikah pada 1 Agustus 2021. (TikTok @anditahp)
Andita dan Marvin resmi menikah pada 1 Agustus 2021. (TikTok @anditahp)
Setelah menikah, Andita dan Marvin menempati hunian baru yang mereka bangun. (TikTok @anditahp)
Setelah menikah, Andita dan Marvin menempati hunian baru yang mereka bangun. (TikTok @anditahp)
Progress kehidupan keagamaan Marvin setelah menjadi mualaf. (TikTok @anditahp)
Progress kehidupan keagamaan Marvin setelah menjadi mualaf. (TikTok @anditahp)
Editor : Amin Fauzie
#Desa Sidorejo Kecamatan Kenduruan #tempat pemujaan #peninggalan purbakala #wanawisata #arkeolog #batu bata #situs sejarah #Sumber Air Belerang #Pemandian Nganget