Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Qualcomm Perkenalkan Snapdragon Reality Elite, Chip Baru untuk Headset AR dan MR

Andika Julia Perdana Putra
Qualcomm luncurkan chipset baru untuk perangkat AR. (@smashithick)
Qualcomm luncurkan chipset baru untuk perangkat AR. (@smashithick)

Advertisement

RADARBONANG.ID - Belum lama ini Qualcomm memperkenalkan prosesor terbaru untuk perangkat augmented reality (AR) dan mixed reality (MR) bernama Snapdragon Reality Elite.

Chip ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman XR generasi berikutnya dengan performa lebih tinggi, konsumsi daya lebih efisien, serta dukungan ke teknologi AI yang lebih canggih.

Dalam presentasinya di ajang Augmented World Expo (AWE), Qualcomm menjelaskan bahwa Snapdragon Reality Elite mampu mendukung tampilan hingga resolusi 4,4K per mata dengan refresh rate 90Hz.

Selain kualitas visual yang lebih baik, chip ini juga diklaim mampu mengurangi latensi sehingga pengalaman penggunaan headset terasa lebih responsif.

Dibandingkan pendahulunya, Snapdragon XR2+ Gen 2, peningkatan performa yang ditawarkan cukup signifikan.

Advertisement

Perusahaan mengatakan GPU pada Reality Elite memiliki kinerja hingga 60 persen lebih tinggi, CPU meningkat hingga 30 persen, dan kemampuan pemrosesan AI melalui NPU melonjak hingga 160 persen.

Berkat adanya efisiensi yang lebih baik, perangkat yang menggunakannya diklaim dapat memperoleh daya tahan baterai hingga 20 persen lebih lama sekaligus beroperasi dengan suhu yang lebih rendah.

Selain itu, chip ini juga mendukung teknologi ray tracing berbasis perangkat keras, latensi photon-to-photon yang lebih rendah, serta kompatibilitas dengan hingga 12 kamera untuk kebutuhan pelacakan dan pemetaan lingkungan. 

Qualcomm turut membekalinya dengan dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 guna menunjang konektivitas berkecepatan tinggi.

Menurut Qualcomm, Snapdragon Reality Elite menandai fase baru dalam pengembangan perangkat XR dengan fokus yang lebih besar pada perangkat transparan atau “see-through” serta integrasi AI generatif.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer