Meta Rilis Waddle World, Aplikasi Peliharaan AI Mirip Tamagotchi

Andika Julia Perdana Putra • Dipublikasikan Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:57 WIB
Waddle World, aplikasi peliharaan virtual terbaru dari Meta, menghadirkan pengalaman merawat hewan digital sekaligus berinteraksi dengan AI melalui jurnal harian. Saat ini, aplikasi tersebut masih terbatas untuk pengguna dewasa di Filipina. (@iafeedfr/X)
Waddle World, aplikasi peliharaan virtual terbaru dari Meta, menghadirkan pengalaman merawat hewan digital sekaligus berinteraksi dengan AI melalui jurnal harian. Saat ini, aplikasi tersebut masih terbatas untuk pengguna dewasa di Filipina. (@iafeedfr/X)

RADARBONANG.ID – Meta kembali bereksperimen dengan produk berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kali ini, perusahaan teknologi tersebut memperkenalkan Waddle World, aplikasi hewan peliharaan virtual yang memadukan permainan sederhana dengan aktivitas menulis jurnal harian.

Menariknya, aplikasi ini menghadirkan konsep yang mengingatkan pengguna pada permainan Tamagotchi yang sempat populer pada era 1990-an.

Waddle World memungkinkan pengguna memiliki hewan peliharaan digital yang bisa dirawat, diajak bermain, sekaligus menjadi teman berbagi cerita sehari-hari.

Namun, aplikasi gratis tersebut untuk sementara masih memiliki jangkauan terbatas.

Meta baru menghadirkannya bagi pengguna dewasa di Filipina.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tas, Ini Sejarah Hermès Birkin dan Kelly yang Dibanderol Fantastis

Mirip Tamagotchi, Bisa Menetaskan Telur dan Merawat Hewan Virtual

Dari segi tampilan, Waddle World mengusung grafis bergaya 16-bit yang memberikan nuansa permainan retro.

Pada awal permainan, pengguna dapat menetaskan telur untuk mendapatkan hewan peliharaan virtual.

Setelah itu, mereka bisa merawatnya dengan memberikan makanan hingga mengajaknya bermain.

Konsep tersebut sekilas mengingatkan pada Tamagotchi, permainan hewan peliharaan digital yang mengharuskan pemiliknya memperhatikan kebutuhan karakter virtual.

Namun, Waddle World menawarkan sesuatu yang berbeda.

Aplikasi ini tidak hanya berfokus pada aktivitas merawat hewan, tetapi juga menghadirkan interaksi berbasis AI yang lebih personal.

Bisa Jadi Teman Curhat Lewat Jurnal Harian

Salah satu fitur yang menjadi daya tarik Waddle World adalah kemampuan hewan virtual dalam merespons cerita pengguna.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat menuliskan pengalaman sehari-hari atau mendiktekan jurnal harian untuk berkomunikasi dengan peliharaan digital mereka.

Dengan dukungan teknologi AI Meta, hewan virtual tersebut dapat memberikan respons berdasarkan cerita yang disampaikan pengguna.

Tidak hanya membalas percakapan, peliharaan digital itu juga bisa membuat coretan atau ilustrasi sederhana yang berkaitan dengan isi jurnal.

Meta menggambarkan konsep Waddle World sebagai aktivitas menulis jurnal yang dikemas melalui pengalaman memelihara hewan virtual.

Dengan pendekatan tersebut, kegiatan mencatat pengalaman sehari-hari dibuat lebih interaktif dan menyenangkan.

Punya Mini-Game untuk Mengumpulkan Poin

Selain fitur jurnal dan interaksi AI, Waddle World juga menyediakan sejumlah permainan mini untuk memberikan pengalaman yang lebih bervariasi.

Beberapa permainan yang tersedia di antaranya menumpuk barang belanjaan, menangkap bintang jatuh sembari menghindari bom, hingga menyusun kata dari kumpulan huruf acak.

Pengguna bisa mengumpulkan poin dari permainan tersebut.

Nantinya, poin yang diperoleh dapat digunakan untuk membeli makanan maupun mainan bagi hewan peliharaan virtual.

Menariknya, Waddle World tidak dirancang sebagai permainan yang mendorong pengguna terus-menerus mengejar pencapaian.

Aplikasi ini justru menawarkan pengalaman santai tanpa sistem rentetan permainan atau skor yang memberikan tekanan kepada pengguna.

Baru Tersedia di Filipina, Belum Ada Kepastian Rilis Global

Keberadaan Waddle World pertama kali diketahui melalui unggahan konsultan media sosial Matt Navarra.

Meski aplikasi tersebut telah tersedia sejak akhir September 2026, Meta belum memberikan pengumuman resmi mengenai rencana ekspansinya ke negara lain.

Baca Juga: Reddit Hadirkan Feed Rekomendasi Mirip TikTok dan Instagram, Ini Perubahan Halaman Utamanya

Artinya, pengguna di luar Filipina, termasuk Indonesia, masih harus menunggu kepastian mengenai ketersediaan aplikasi tersebut.

Peluncuran Waddle World sekaligus memperlihatkan upaya Meta memperluas eksperimen produk berbasis kecerdasan buatan.

Sebelumnya, perusahaan tersebut juga mengembangkan agen digital Muse serta perangkat pendamping AI bernama Muse Charm yang mengusung konsep menyerupai Tamagotchi.

Kehadiran Waddle World menjadi salah satu pendekatan Meta dalam menghadirkan AI melalui pengalaman yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari.

Alih-alih hanya menjadi teknologi untuk membantu pekerjaan atau mencari informasi, AI juga mulai diperkenalkan sebagai teman interaksi dalam bentuk karakter digital.

Meski demikian, belum diketahui apakah Meta akan membawa Waddle World ke pasar global.

Untuk saat ini, akses aplikasi tersebut masih terbatas bagi pengguna dewasa di Filipina.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : engadget.com
Waddle World Tamagotchi peliharaan virtual aplikasi AI Meta AI