RADARBONANG.ID - Sony kembali mengguncang dunia perfilman dan industri kreator dengan meluncurkan kamera terbaru dari lini Cinema Line mereka, yakni Sony FX2 (model ILME-FX2).
Hadir dengan tubuh ringkas dan ringan, kamera ini bukan sekadar penyempurna FX3, melainkan sebuah terobosan baru dengan sederet fitur sinematik dan teknologi mutakhir yang belum pernah ada di lini sebelumnya.
Sony FX2 hadir untuk satu misi besar: menangkap emosi autentik dalam setiap frame dan memberdayakan para pembuat konten di segala lini produksi.
Kamera ini dipersenjatai dengan sensor full-frame Exmor R back-illuminated 33MP yang sanggup menghasilkan gambar dengan detail tinggi, bokeh halus, dan gradasi kaya berkat wide dynamic range hingga 15+ stop melalui pengaturan S-Log3.
Tak hanya itu, FX2 dilengkapi dengan Dual Base ISO 800 dan 4000, serta ISO maksimum hingga 102400, menjadikannya ideal untuk kondisi pencahayaan ekstrem, mulai dari siang menyilaukan hingga malam paling gulita.
Untuk kebutuhan pasca-produksi, FX2 mendukung format 4:2:2 10-bit All-Intra dan perekaman dalam XAVC S-I DCI 4K pada 24.00p, memberikan fleksibilitas dalam pengolahan warna tanpa kompromi.
Fitur Baru Eksklusif di FX2
Inilah yang benar-benar membedakan FX2 dari pendahulunya: teknologi pembingkaian otomatis dan stabilisasi cerdas yang belum pernah muncul di seri Cinema Line sebelumnya.
- Auto Framing: Kamera ini bisa otomatis melacak dan memotong frame untuk memastikan subjek tetap menonjol, bahkan saat kamera diam di tripod.
- Framing Stabiliser: Saat subjek atau operator bergerak, fitur ini akan menjaga posisi subjek tetap di tempat yang sama dalam bingkai. Sangat ideal untuk pengambilan gambar dinamis tanpa alat bantu tambahan.
- Mode Aktif Dinamis: Sebuah inovasi baru yang memberi stabilisasi ekstra untuk pengambilan gambar handheld, bahkan ketika pengambilan dilakukan dalam gerakan cepat atau ekstrem.
- Log Shooting untuk Foto: Sony akhirnya menghadirkan pengambilan foto 33MP dengan dukungan log, fitur yang sebelumnya hanya eksklusif untuk video. Ini membuka peluang baru bagi fotografer sinematik untuk melakukan grading warna dengan leluasa.
Desain Portabel, Performa Profesional
Meski dibekali teknologi mumpuni, FX2 tetap mempertahankan desain ringkas dan ringan, hanya berbobot 679 gram.
Dimensi 129,7 x 77,8 x 103,7 mm membuatnya mudah dibawa dan dipasang di berbagai rig atau tripod tanpa perlu cage tambahan, berkat tiga titik pemasangan UNC 1/4-20.
Pegangan atas XLR-H1 juga hadir untuk meningkatkan mobilitas dan kontrol saat pengambilan gambar handheld.
Dan yang tak kalah penting, kamera ini mampu merekam hingga 13 jam nonstop dalam 4K 60p, berkat kipas pendingin internal dan sistem pembuangan panas yang efisien.
Switching Cepat dan Tampilan Sinematik Instan
FX2 juga membekali penggunanya dengan tuas fisik FILM/DIAM, yang memungkinkan perpindahan cepat antara mode video dan foto.
Sementara itu, profil warna S-Cinetone diatur sebagai tampilan default agar kreator bisa langsung mendapatkan nuansa sinematik tanpa repot color grading manual.
Tak lupa, dukungan terhadap lensa anamorfik 1,3x dan 2,0x lewat fitur desqueeze menambah fleksibilitas dalam pengambilan gambar bergaya film layar lebar.
Pungkasnya, dengan hadirnya Sony FX2, Sony tidak hanya menambahkan kamera baru ke jajaran Cinema Line, mereka menghadirkan alat revolusioner yang menyatukan teknologi sinematik kelas atas dan kemudahan penggunaan dalam satu perangkat ringkas.
Mulai dari pembuat film independen, dokumenteris, hingga content creator profesional, kamera ini adalah jawaban bagi mereka yang ingin kualitas sinema dalam genggaman. (*)
Editor : Amin Fauzie