Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Arsenal Dijuluki “Corner FC” karena Dominasi Bola Mati, Guardiola Tegas Menolak Anggapan Tak Pantas Juara Premier League

Muhammad Azlan Syah • Rabu, 4 Maret 2026 | 16:10 WIB

Arsenal dicap “Corner FC” karena banyak cetak gol dari bola mati. Tak pantas juara? Guardiola justru pasang badan membela! Debat makin panas di Premier League.
Arsenal dicap “Corner FC” karena banyak cetak gol dari bola mati. Tak pantas juara? Guardiola justru pasang badan membela! Debat makin panas di Premier League.

RADARBONANG.ID - Arsenal tengah berada di puncak klasemen Premier League musim 2025/2026 dan menjadi kandidat kuat juara. Namun di tengah performa impresif tersebut, muncul kritik yang menilai The Gunners tidak pantas menjadi kampiun.

Kritik itu muncul karena Arsenal dinilai terlalu bergantung pada gol dari situasi bola mati. Julukan “Corner FC” pun melekat, menyindir banyaknya gol yang lahir dari sepak pojok dan skema set piece lainnya.

Sebagian pengamat bahkan menyebut, jika Arsenal menjadi juara, mereka akan menjadi salah satu tim dengan gaya permainan paling tidak meyakinkan dalam sejarah Premier League.

Baca Juga: Inovasi Futuristik! TECNO Kenalkan Smartphone Modular Ultra Tipis dengan Modul Kamera dan Baterai Raksasa 10.000 mAh

Statistik Bola Mati yang Mencolok

Musim ini, Arsenal tercatat mencetak 24 gol dari situasi bola mati, termasuk 16 gol dari sepak pojok. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di liga. Dari total 58 gol yang telah dicetak, hampir separuhnya berasal dari skema set piece.

Perbandingan pun muncul dengan rival terdekat mereka, Manchester City, yang lebih dominan mencetak gol dari skema open play. Hal ini memicu perdebatan soal estetika dan efektivitas permainan.

Sebagian pihak menilai sepak bola idealnya mengutamakan kreativitas permainan terbuka, bukan mengandalkan duel fisik dan organisasi saat bola mati. Namun di sisi lain, efektivitas tetap menjadi tolok ukur utama dalam perburuan gelar.

Kritik Paul Scholes dan Respons Guardiola

Mantan gelandang Inggris Paul Scholes termasuk yang paling vokal mengkritik. Ia menyebut Arsenal berpotensi menjadi juara terburuk dalam era modern jika melihat cara mereka mencetak gol.

Namun pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tidak sepakat dengan anggapan tersebut. Guardiola justru membela pendekatan taktik Arsenal.

Menurutnya, sepak bola selalu berevolusi. Jika sebuah tim mampu memaksimalkan situasi bola mati secara konsisten dan efektif, maka itu adalah bagian sah dari strategi permainan.

Guardiola juga menegaskan bahwa para pemain dan suporter Arsenal tentu tidak akan keberatan dengan cara timnya menang, selama hasilnya membawa mereka ke tangga juara.

Arteta dan Evolusi Taktik Modern

Di balik keberhasilan bola mati Arsenal, ada peran besar sang manajer Mikel Arteta. Ia dikenal detail dalam merancang skema set piece, termasuk penempatan pemain, blocking lawan, dan variasi eksekusi.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa set piece bukan sekadar situasi kebetulan, melainkan hasil latihan dan analisis mendalam. Dalam sepak bola modern, detail kecil seperti ini bisa menjadi pembeda antara menang dan kalah.

Bagi Arteta, selama strategi tersebut sah menurut aturan dan menghasilkan poin, maka tidak ada alasan untuk mengubahnya hanya demi memenuhi ekspektasi estetika sebagian penonton.

Baca Juga: Bangkok Rapikan Kabel Listrik dan Telekomunikasi, Buat Jalanan Bersih dan Tertata

Perburuan Gelar Masih Panjang

Meski Arsenal memimpin klasemen, tekanan belum berakhir. Manchester City masih membayangi dengan selisih poin yang tipis. Konsistensi akan menjadi kunci dalam beberapa pekan penentuan.

Perdebatan tentang “Corner FC” kemungkinan akan terus bergulir hingga akhir musim. Namun pada akhirnya, gelar juara tidak ditentukan oleh gaya permainan, melainkan oleh jumlah poin di papan klasemen.

Apakah Arsenal akan membungkam kritik dengan trofi di akhir musim? Atau justru tekanan publik memengaruhi performa mereka? Semua akan terjawab di sisa pertandingan Premier League musim ini.(*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#corner fc #taktik Mikel Arteta #arsenal #Paul Scholes kritik Arsenal #klasemen Liga Inggris terbaru #pep guardiola