RADARBONANG.ID – Langkah besar menuju kemitraan strategis antara Indonesia dan Brasil semakin nyata.
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan antusiasme tinggi menyambut rencana Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva yang akan membawa ratusan pelaku usaha Brasil ke Indonesia pada kunjungan balasan Oktober mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan bilateral hangat yang berlangsung di Istana Palácio do Planalto, Brasilia, pada Rabu (9/7) waktu setempat.
“Kami sangat menyambut baik rencana Anda membawa beberapa ratus pengusaha Brasil ke Indonesia. Ini peluang emas untuk melahirkan kerja sama konkret dalam waktu dekat,” tegas Prabowo.
Presiden Prabowo menilai langkah tersebut akan memperkuat konektivitas ekonomi dan mempercepat realisasi investasi langsung, terutama di bidang pertanian, bioenergi, dan perdagangan komoditas strategis.
“Kita sering menandatangani berbagai MoU, tapi hanya berhenti sebagai dokumen tertulis. Kali ini, kita ingin aksi nyata—karena kita punya potensi besar dan banyak kesamaan kepentingan,” ucap Prabowo, menekankan pentingnya realisasi kerja sama konkret.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap kemajuan teknologi pertanian dan biofuel Brasil, yang dianggap sebagai salah satu negara terdepan dalam sektor tersebut.
“Produktivitas pertanian Brasil luar biasa. Kami ingin belajar dari pengalaman Anda, dan hal itu bisa memberi manfaat besar bagi Indonesia,” katanya.
Presiden Lula pun dengan tangan terbuka menyambut keinginan Indonesia untuk mengirim tim teknis tambahan yang akan melakukan observasi dan studi langsung atas inovasi pertanian dan teknologi modern di Brasil.
Prabowo menekankan bahwa Indonesia dan Brasil memiliki kemiripan karakter strategis sebagai negara besar, berpenduduk padat, dan memiliki kekayaan alam serta keanekaragaman hayati yang luas.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti di level diplomatik, tetapi juga menyentuh sektor nyata yang mampu mengangkat ekonomi rakyat, mendorong ekspor, dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Menutup pertemuan yang penuh semangat itu, Prabowo menyampaikan bahwa kunjungan balasan Presiden Lula akan menjadi momentum penting dan penuh simbolik, bertepatan dengan ulang tahun ke-80 Lula.
“Kami akan menyiapkan pesta ulang tahun yang sangat meriah untuk Anda di Jakarta,” ucap Prabowo sambil tersenyum.
Dengan kunjungan ini, Indonesia memperkuat posisinya dalam jaringan diplomasi global, khususnya di antara negara-negara Global South seperti Brasil yang kini memimpin arah baru aliansi ekonomi melalui forum BRICS.
Kerja sama ini bukan hanya simbolis, tapi menjadi jalan bagi diversifikasi pasar ekspor, penguatan teknologi pangan, dan peningkatan posisi Indonesia di mata investor Amerika Latin. (*)
Editor : Amin Fauzie