Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Prabowo Siapkan "Energi Masa Depan Indonesia", Gandeng Temasek untuk Garap Mega Proyek Hijau di Batam-Bintan-Karimun

Tulus Widodo • Selasa, 17 Juni 2025 | 03:40 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence pada rangkaian Leaders’ Retreat perdana antara Indonesia dan Singapura, di Parliament House, Singapura, Senin (16/6).
Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence pada rangkaian Leaders’ Retreat perdana antara Indonesia dan Singapura, di Parliament House, Singapura, Senin (16/6).

RADARBONANG.ID – Ada momen menarik dalam kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Singapura, Senin (16/6).

Tak hanya bicara soal kerja sama bilateral, Prabowo secara blak-blakan mengajak Temasek Holdings—raksasa investasi Singapura—untuk bersinergi dengan Danantara, sovereign wealth fund (SWF) Indonesia yang baru saja diluncurkan.

Sasarannya, mempercepat transformasi hijau dan membangun kawasan industri rendah emisi di Batam, Bintan, dan Karimun.

Dalam forum Leaders’ Retreat bersama PM Singapura Lawrence Wong di Parliament House, Prabowo menyebut kolaborasi ini sebagai kunci masa depan energi bersih Indonesia.

"Kami menantikan kolaborasi erat antara Temasek dan Danantara, khususnya di sektor energi terbarukan, kawasan industri berkelanjutan, serta pengembangan wilayah Batam, Bintan, dan Karimun dalam sektor energi rendah karbon dan infrastruktur penting,” tegas Prabowo.

Danantara adalah nama baru yang siap menjadi pilar penting Indonesia dalam menyongsong transisi energi global.

Bukan sekadar lembaga investasi, Prabowo menyebutnya sebagai “energi masa depan Indonesia”.

Fokusnya, investasi jangka panjang di proyek hijau, mulai dari energi bersih, kawasan industri ramah lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.

Menariknya, Singapura tercatat sebagai investor terbesar di Indonesia pada tahun lalu—mencakup hampir sepertiga dari total investasi asing langsung (FDI).

Fakta ini menjadi penanda kuatnya kepercayaan Negeri Singa terhadap potensi ekonomi Indonesia.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi dan kemitraan ini lebih jauh lagi,” ujar Prabowo, penuh semangat.

Dalam pertemuan itu, Prabowo juga menyoroti pentingnya mengadopsi best practices dari Singapura.

Mulai dari pengelolaan dana negara yang efisien, penyediaan hunian terjangkau, hingga diplomasi budaya seperti "Orchid Diplomacy".

Bahkan, secara simbolik dan emosional, Prabowo mendapat kehormatan menamai anggrek hibrida dengan nama ibundanya.

Momen ini menjadi simbol penghormatan dan kasih sayang yang menyentuh.

“Saya belajar dari Singapura dan menurut saya, banyak kebijakan yang sudah dimulai di sini patut jadi inspirasi kita,” ungkapnya.

Kolaborasi Temasek dan Danantara bisa menjadi game changer bukan hanya untuk Indonesia, tapi untuk Asia Tenggara.

Energi hijau, kawasan industri berkelanjutan, hingga infrastruktur rendah emisi bisa menjadi pilar baru pertumbuhan ekonomi regional yang ramah lingkungan. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Leaders Retreat #lawrence wong #Prabowo Subianto #karimun #bintan #kerja sama bilateral #Investasi Singapura #energi hijau #indonesia #Temasek Holdings #Danantara #batam