TUBAN-Rematik adalah salah satu penyakit yang memicu peradangan pada persendian.
Rematik sering ditandai dengan nyeri, pembengkakan, dan rasa kaku pada sendi.
Bahkan, rematik dapat menyebabkan sendi kehilangan fungsi geraknya.
Rematik rentan terjadi pada area sendi pinggul, lutut atau kaki.
Kondisi ini membuat penderitanya kesulitan membungkuk, berdiri, bahkan kesulitan berjalan.
Gejala yang timbul umumnya membuat penderitanya tidak nyaman dan sangat mengganggu kegiatan sehari – hari.
Penyakit ini umum terjadi pada lansia, namun demikian semua kelompok usia bisa terjangkiti.
Melansir dari halodoc.com, wanita 2 – 3 kali lebih berisiko terkena rematik dibandingkan dengan pria.
Mengutip dari alodokter.com, belum ada obat yang diketahui ampuh untuk menyembuhkan total rematik.
Pemberian obat antinyeri dan gaya hidup yang sehat menjadi solusi yang dapat membantu meredakan penyakit ini.
Gejala rematik dapat dikurangi dengan mengonsumsi obat – obatan dari dokter, menjaga berat badan, olahraga teratur, dan mengurangi konsumsi alkohol.
Beberapa orang justru mengonsumsi obat rematik alami yang memiliki fungsi antiradang untuk membantu meredakan gejala.
Beberapa obat rematik alami yang dapat menjadi solusi alternatif antara lain:
1. Jahe
Jahe merupakan salah satu rempah yang memiliki kandungan gingerol yang bersifat sebagai antiradang.
Penelitian membuktikan jahe dapat mencegah kerusakan tulang karena rematik.
2. Kunyit dan lada hitam
Kunyit mengandung kurkumin yang bersifat sebagai antioksidan, antiradang, antibakteri, dan antijamur.
Sedangkan lada hitam mengandung senyawa piperin yang diperkirakan dapat mengurangi mual, sakit kepala, dan memiliki sifat antiinflamasi.
Kombinasi kunyit dan lada hitam ini dipercaya mengatasi peradangan dan meredakan nyeri pada sendi.
3. Bawang putih
Bawang putih dapat memperlambat produksi sitokin yang memicu peradangan.
Kandungan ini membuat bawang putih dimanfaatkan untuk obat rematik alami.
4. Kayu manis
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kayu manis bermanfaat mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan sendi pada penderita rematik.
Kayu manis juga mengandung antioksidan yang dapat menghambat kerusakan sel – sel dalam tubuh akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan.
5. Buah dan sayur
Buah dan sayur mengandung antioksidan dan berbagai vitamin yang dapat menguatkan kekebalan tubuh.
Sebuah studi menunjukkan asupan vitamin yang tepat dapat membantu mencegah peradangan dan menjaga kesehatan sendi.
6. Teh hijau
Teh hijau memiliki banyak kandungan antioksidan polifenol yang dapat meredakan peradangan dan juga nyeri sendi karena rematik.
Namun, jika ingin mengonsumsi teh hijau, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, karena teh hijau memiliki sedikit kandungan vitamin C yang dapat memperlambat proses pengenceran darah dalam tubuh.
Selain mengonsumsi makanan-makanan tersebut, untuk membantu mengatasi rematik, penderita penyakit ini dapat melakukan olahraga ringan seperti peregangan, melakukan kompres hangat dan dingin, istirahat dengan cukup, diet, dan mengonsumsi suplemen, seperti minyak ikan dan suplemen probiotik.
Jika makanan dan olahraga ringan tidak dapat membantu meredakan gejala rematik, segera konsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan dan saran yang tepat. (*)