Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Kalian Sering Sendawa Sangat Mungkin Mengalami Gangguan Pencernaan, Berikut Ini Tanda-Tanda dan Cara Mengatasinya!

Dewi Putri Ayu Ningtyas • Senin, 3 Juni 2024 - 03:45 WIB
Sendawa lazim terjadi saat makan terburu-buru, stres, atau mengunyah permen karet. Orang dewasa rata-rata bersendawa 10-20 kali sehari.
Sendawa lazim terjadi saat makan terburu-buru, stres, atau mengunyah permen karet. Orang dewasa rata-rata bersendawa 10-20 kali sehari.

TUBAN-Sendawa sangat wajar dan normal terjadi. Sendawa terjadi karena tubuh menelan udara saat makan, minum, atau berbicara.

Udara ini kemudian masuk ke saluran pencernaan dan keluar dalam bentuk sendawa.

Namun, jika kamu sering sendawa, mungkin ada tanda-tanda gangguan pencernaan yang perlu diwaspadai.

Menurut studi dari Mayo Clinic, sendawa berlebihan disebabkan kebiasaan menelan udara berlebihan. Hal ini lazim terjadi saat makan terburu-buru, stres, atau mengunyah permen karet.

Normalnya, orang dewasa rata-rata bersendawa 10-20 kali sehari.

Namun, jika mengalami sendawa berlebihan atau lebih dari 20 kali sehari bisa jadi indikasi gangguan pencernaan yang lebih serius.

Dikutip dari laman alodokter.com, berikut beberapa kemungkinan gejala gangguan kesehatan yang ditandai sendawa:

1. Asam lambung atau GERD

Asam lambung naik ke kerongkongan menyebabkan sensasi terbakar dan sendawa.

2. Intoleransi laktosa

Kesulitan mencerna laktosa ataugula susu menyebabkan kembung, diare, dan sendawa.

3. Sindrom iritasi usus

Gangguan pencernaan kronis dengan gejala seperti kram perut, kembung, diare atau sembelit, dan sendawa.

4. Dispepsia

Gangguan pencernaan fungsional dengan gejala seperti sakit perut, kembung, dan sendawa.

5. Gastritis

Peradangan pada dinding lambung, memicu rasa mual, kembung, dan sendawa.

Konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami sendawa berlebihan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Terutama sendawa disertai nyeri perut, mual, muntah, atau penurunan berat badan.

Juga sendawa setelah mengkonsumsi makanan tertentu atau dengan bau tidak sedap.

Untuk mengatasi sendawa berlebihan, makan dan minum dengan perlahan, hindari minuman bersoda dan berkarbonasi, serta kunyah permen karet secukupnya.

Mengurangi sendawa berlebihan juga bisa dilakukan dengan mengelola stres dengan baik.

Kalau perlu hindari makanan yang memicu gas, seperti kol, brokoli, dan kacang-kacangan.

Dianjurkan mengonsumsi probiotik untuk membantu pencernaan dan menjaga kesehatan pencernaan.

Dengan memperhatikan pola makan dan kebiasaan hidup, kalian dapat terhindar dari berbagai masalah pencernaan, termasuk sendawa berlebihan. (*)

Editor : Amin Fauzie
#gangguan pencernaan #kesehatan #Cara Mengatasi #sendawa #Tanda-tanda