TUBAN-Spesifikasi smartphone menjadi daya tarik konsumen sebelum membeli perangkat tersebut.
Spesifikasi juga menyangkut kemampuan smartphone menjalankan tugas dengan lancar dan mudah.
Untuk mendapatkan smartphone dengan spesifikasi yang tinggi, pengguna harus merogoh kantong lebih dalam.
Untuk menjangkau konsumen menengah ke bawah, beberapa pabrikan smartphone menghadirkan spesifikasi yang terbaik dengan harga seminimal mungkin.
Bahkan, untuk menarik konsumen, diterapkan teknik marketing yang fokus pada spesifikasi smartphone.
Di antara spesifikasi smartphone, antara lain, banyaknya variabel dan random accsess memory (RAM).
Spesifikasi RAM juga menyangkut inovasi terbaru, yakni RAM ekspansion, virtual RAM dan lainnya.
Fitur ini punya banyak nama dan tergantung dari asal pabrikan smartphone.
Intinya, fitur ini merupakan sebuah inovasi yang membuat pengguna dapat menambahkan kapasitas RAM smartphone secara instan.
Fitur ini "meminjam" penyimpanan internal untuk dijadikan RAM virtual pada smartphone.
Hal ini menjadikan RAM bertambah dari ukuran aslinya.
Fungsi RAM adalah menyimpan tugas sementara yang dijalankan perangkat.
Hal ini berbeda dengan penyimpanan internal yang menyimpan file dalam waktu lama.
RAM hanya menyimpan aplikasi atau program yang sedang dijalankan saja.
Karena itu, speed read/write RAM jauh lebih cepat dibandingkan penyimpanan internal atau RAM.
Hal ini memicu kontroversi karena virtual RAM meminjam beberapa GB untuk digunakan sebagai RAM tambahan.
Pasalnya, kecepatan baca tulis penyimpanan internal jauh di bawah kecepatan RAM sekalipun penyimpanan internal tersebut menggunakan jenis UFS.
Fungsi virtual RAM hanya terasa saat kapasitas RAM pada smartphone tergolong kecil.
Virtual RAM membantu menyimpan beberapa layanan atau program untuk sementara agar beban yang ditanggung pada RAM utama tidak terlalu berat.
Meski demikian, produsen smartphone zaman sekarang menggunakan virual RAM sebagai teknik marketing yang menjebak.
Banyak merek menampilkan kapasitas RAM besar pada smartphone yang dijual.
Para konsumen sering tidak sadar bahwa kapasitas RAM besar tersebut merupakan gabungan dari RAM dedicated dan virtual RAM.
Yang menjadi masalah, virtual RAM hanya bekerja pada kapasitas RAM kecil.
Sementara smartphone yang dijual pada era sekarang memiliki dedicated RAM tergolong cukup untuk kebutuhan pada saat ini.
Jadi intinya, fitur virtual RAM merupakan sebuah inovasi yang cerdas, namun pengaplikasiannya tidak tepat dan sering digunakan sebagai teknik marketing untuk meningkatkan penjualan. (*)