Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Astronom Temukan 2026 ED138, Calon Planet Kerdil Keenam di Ujung Tata Surya

V
Penulis: Vannya Alysa P❯
Observatorium Vera C. Rubin di Chile berhasil mengidentifikasi objek misterius 2026 ED138 yang berada sekitar 1,1 miliar mil di luar orbit Pluto. (ilustrasi AI)
Observatorium Vera C. Rubin di Chile berhasil mengidentifikasi objek misterius 2026 ED138 yang berada sekitar 1,1 miliar mil di luar orbit Pluto. (ilustrasi AI)

Advertisement

RADARBONANG - Astronom menemukan objek bernama 2026 ED138 di wilayah terluar Tata Surya yang berpotensi menjadi planet kerdil keenam.

Objek tersebut menarik perhatian karena memiliki tingkat kecerlangan yang tidak biasa, tetapi baru terungkap setelah para ilmuwan menganalisis data pengamatan menggunakan teknologi terbaru.

“Objek ini memiliki kecerlangan yang tidak biasa. Sebagian besar objek seterang ini seharusnya sudah ditemukan sebelumnya,” sebagaimana diulas dalam dokumenter NOVA PBS Official.

2026 ED138 berada di Sabuk Kuiper, kawasan di luar orbit Neptunus yang menyimpan berbagai benda es peninggalan pembentukan Tata Surya.

Meski telah ditemukan, objek tersebut belum resmi dikategorikan sebagai planet kerdil karena masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Advertisement

Selama ini, terdapat lima objek yang dikenal sebagai planet kerdil, yakni Ceres, Pluto, Eris, Haumea, dan Makemake.

Untuk mendapatkan status tersebut, 2026 ED138 harus memenuhi kriteria, termasuk memiliki gravitasi yang cukup kuat untuk membentuk wujud mendekati bulat.

Cahaya Bintang Sempat Menyulitkan Pengamatan

Salah satu faktor yang membuat 2026 ED138 sulit ditemukan adalah posisinya di bidang galaksi, kawasan langit yang dipenuhi banyak bintang.

Cahaya dari bintang-bintang di sekitarnya dapat menyulitkan astronom untuk membedakan objek Tata Surya yang bergerak dari latar belakang langit.

Advertisement
Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari

Artikel Terkait

Blue Origin Dapat Kontrak NASA Senilai 700 Juta Dolar, Siapkan Jaringan Komunikasi untuk Mars

Blue Origin Dapat Kontrak NASA Senilai 700 Juta Dolar, Siapkan Jaringan Komunikasi untuk Mars

Blue Origin mendapat kontrak NASA hingga 700 juta dolar untuk mengembangkan jaringan komunikasi yang mendukung eksplorasi Mars.

NASA Selangkah Lagi Wujudkan Pesawat Supersonik Masa Depan, X-59 Tembus Mach 1,4 dengan Suara Lebih Senyap

NASA Selangkah Lagi Wujudkan Pesawat Supersonik Masa Depan, X-59 Tembus Mach 1,4 dengan Suara Lebih Senyap

Pesawat X-59 NASA berhasil terbang supersonik hingga Mach 1,4 tanpa menghasilkan ledakan sonic boom keras seperti pesawat biasa.

Mengapa Kutub Matahari Sulit Dijangkau Wahana Antariksa? Ini Penjelasannya

Mengapa Kutub Matahari Sulit Dijangkau Wahana Antariksa? Ini Penjelasannya

Mengapa kutub Matahari lebih sulit dijangkau daripada Pluto? Simak tantangan mekanika orbit, misi Ulysses dan Solar Orbiter, serta teknologi untuk menjelajahinya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer