Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Doa dan Amalan di Hari Minggu Sesuai Ajaran Nabi SAW dan Anjutan Ulama

Amin Fauzie • Minggu, 15 Juni 2025 | 11:35 WIB
Ilustrasi amalan dan doa yang dianjurkan di hari Jumat.
Ilustrasi amalan dan doa yang dianjurkan di hari Jumat.

RADARBONANG.ID – Hari Minggu kerap dianggap sebagai hari santai.

Banyak orang memilih istirahat, rekreasi, atau quality time bersama keluarga.

Tapi bagi yang ingin mengisi pekan dengan ketenangan jiwa dan limpahan berkah, hari Ahad atau Minggu juga punya makna tersendiri dalam Islam.

Meski tak seistimewa Jumat, hari Minggu tetap bisa jadi momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa setiap hari adalah kesempatan menanam amal, dan tak ada hari libur untuk kebaikan.

Hari Minggu, Hari Memulai

Minggu atau disebut juga Ahad, merupakan hari pertama dalam kalender Hijriyah.

Para ulama menyebutkan bahwa memulai sesuatu di hari Ahad bisa menjadi pertanda baik, sebab dalam bahasa Arab “Ahad” berarti satu – permulaan yang kuat.

Karena itu, banyak ulama menganjurkan agar di hari Minggu kita memperbanyak doa untuk keberkahan pekan, memperbarui niat, dan memperkuat tekad untuk menjalani hidup dengan lebih baik.

Doa di Hari Minggu

Berikut salah satu doa yang bisa diamalkan di hari Ahad, dinukil dari kumpulan doa Imam Ja’far Ash-Shadiq rahimahullah:

    اللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوَّلَ هذَا النَّهارِ صَلاحاً، وَأَوْسَطَهُ فَلاحاً، وَآخِرَهُ نَجاحاً

Allāhummaj‘al awwala hādzā an-nahār shalāḥan, wa ausathahu falāḥan, wa ākhirahu najāḥan

Artinya: “Ya Allah, jadikan permulaan hari ini kebaikan, pertengahannya keberuntungan, dan akhirnya kesuksesan.”

Doa ini menggambarkan semangat untuk menjalani hari dengan awal yang baik, pertengahan yang produktif, dan akhir yang bermakna.

Amalan Ringan Penuh Pahala

Meski tak ada amalan khusus yang dikhususkan secara syar’i untuk hari Minggu, kita tetap dianjurkan memperbanyak amal yang mendatangkan pahala. Di antaranya:

Shalat Dhuha – Waktu luang di Minggu pagi bisa digunakan untuk menunaikan shalat dhuha, sebagai bentuk syukur dan meminta kecukupan dari Allah.

Membaca Al-Qur'an – Mulai pekan dengan membaca Al-Qur'an minimal satu halaman, agar hari-hari ke depan terwarnai oleh cahaya petunjuk.

Sedekah – Hari Minggu, banyak orang berjualan, membuka usaha, atau berkegiatan sosial. Saatnya kita ikut bersedekah, sekecil apapun.

Mempererat Silaturahmi – Hari libur bisa dimanfaatkan untuk menjalin kembali hubungan dengan saudara, teman lama, atau tetangga.

Menata Niat dan Fokus Pekan

Hari Minggu bukan cuma soal bersantai. Ini adalah kesempatan mengisi ulang semangat, memperbaiki niat, dan menata langkah.

Niatkan setiap aktivitas yang akan dijalani dalam sepekan ke depan sebagai ibadah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya…” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hari Minggu bukan sekadar akhir pekan. Bagi orang beriman, setiap hari adalah ladang pahala dan waktu yang bernilai.

Doa dan amalan ringan di hari Ahad bisa menjadi langkah awal untuk mengisi pekan dengan berkah dan keberhasilan. (*)

Editor : Amin Fauzie
#islam #Kalender Hijriyah #Rasulullah SAW #amalan #hari minggu #ulama #doa