Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Wisuda XXIII Unirow Tuban : Lulusan Berprestasi dan Lompatan Besar Kolaborasi Global

Shafa Dina Hayuning Mentari • Senin, 17 November 2025 | 21:15 WIB
PROSESI SAKRAL: Prosesi pengalihan kuncir toga wisudawan oleh Rektor Unirow Tuban Dr. Warli M.Pd.
PROSESI SAKRAL: Prosesi pengalihan kuncir toga wisudawan oleh Rektor Unirow Tuban Dr. Warli M.Pd.

RADARBONANG.ID– Graha Sandiya mendadak berubah menjadi ruang perayaan akademik yang penuh geliat harapan.

Sebanyak 490 wisudawan Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban dikukuhkan dalam Wisuda XXIII, Sabtu (15/11). Namun seremoni itu tidak sekadar seremoni.

Ada prestasi, lompatan mutu, hingga perluasan jaringan global yang menjadikan wisuda tahun ini berbeda sejak kampus itu berdiri.

Dari total lulusan, 54 berasal dari Pascasarjana, sementara 436 lainnya Sarjana dari 16 program studi.

Rentangnya luas: dari rumpun pendidikan seperti PGSD, PPKn, hingga rumpun sains-terapan seperti Ilmu Kelautan, Teknik Informatika, dan Teknik Industri.

Prestasi Lulusan Memecah Rekor Kampus

Tahun ini, sejumlah nama mencuri sorotan lewat torehan akademik yang tidak biasa. Enam wisudawan menyabet predikat dengan IPK tertinggi di program studinya masing-masing:

Idana Listiana (Magister Pendidikan Dasar), Susi Novita Sari (Pendidikan Biologi), Sri Kumala Ningsih (Ilmu Komunikasi), Dimas Dwi Sugiarto (Ilmu Perikanan), Dyah Ayu Oktaviana (Teknik Industri), dan Maya Muaziza (Matematika).

Di kategori keunggulan non-skripsi, Unirow bahkan melahirkan lulusan dengan capaian luar biasa.

Yudhistian (Pendidikan Biologi) tampil mencolok setelah lulus lewat 12 publikasi ilmiah, termasuk satu di jurnal bereputasi Scopus.

Barisan mahasiswa lain menyusul dengan capaian serupa: Faishol Abidin (Ilmu Komunikasi), Maryoko (Ilmu Kelautan), Miftahurrohman (Teknik Informatika), dan Deni Setiawan (Matematika).

Rektor Tegaskan Legalitas, Ingatkan Tanggung Jawab Moral

Rektor Unirow Prof. Dr. Warli, M.Pd menekankan bahwa seluruh lulusan telah melalui proses verifikasi ketat. “Artinya ijazah yang kami terbitkan legalitasnya tidak perlu diragukan lagi keabsahannya,” ujarnya.

Warli menegaskan gelar sarjana bukan sekadar simbol kelulusan melainkan beban moral yang harus dipikul di tengah masyarakat.

“Pesan kami kepada para wisudawan, jagalah nama baik almamater kampus kita,” tegasnya.

Selain mengantar lulusan ke dunia kerja, Warli menyoroti fase baru Unirow: transformasi kualitas akademik dan jaringan global.

Delapan MoU Internasional: Pintu Baru Wawasan Global

Pada 2025, Unirow meneken kerja sama internasional dengan delapan universitas luar negeri, mulai dari Irak, Taiwan, hingga India dan Malaysia.

Daftarnya:

Kura University (Iraq), Komar University of Science and Technology, Bayan University, National Yunlin University of Science and Technology (Taiwan), Jindal Global University, Galgotias University, Sharda University (India), serta INTI International University dan KBRI Malaysia.

“Menambah mitra dari luar negeri ini menjadi poin penting untuk memberikan wawasan global kepada mahasiswa,” ungkap Warli.

Lonjakan Mutu Akademisi: 26 Dosen Studi S3, 1 Doktor Baru, 3 Profesor Sekaligus

Di internal kampus, reformasi akademik digenjot serius. Sebanyak 26 dosen kini sedang menempuh S-3, satu dosen baru meraih gelar doktor, dan tiga dosen dikukuhkan sebagai Guru Besar:

  1. Prof. Dr. Imas Cintamulya, M.Si;
  2. Prof. Dr. Warli, M.Pd;
  3. Prof. Dr. Marita Ika Joesidawati, ST, M.Pd, M.Si.

Dengan tambahan itu, Unirow kini memiliki 5 Guru Besar, lompatan signifikan bagi kampus yang sebelumnya dikenal sebagai IKIP PGRI Tuban.

“Kami selalu berupaya mengembangkan kampus agar tata kelola semakin tertata baik,” tandas Warli.

Pesan Para Tokoh: Gelar adalah Tanggung Jawab

Ketua PPLP PT PGRI Tuban Soedjarwot oTjondronegoro memberikan tekanan filosofis pada makna kelulusan.

“Saudara telah menjadi sarjana yang berkarakter. Gelar yang diemban saat ini merupakan simbol tanggung jawab, bukan hanya sekadar pencapaian akademik,” tegasnya.

Ia memuji geliat prestasi mahasiswa Unirow yang semakin kasat mata.“Banyak mahasiswa yang berprestasi, dan itulah bukti keberhasilan bersama.

Kami akan terus mendukung penuh perkembangan kampus ini hingga mendunia,” ujarnya.

Dukungan eksternal datang dari Ketua PGRI Jawa Timur Dr. Joko Adi Walujo, yang terkesan dengan konsep penghargaan publik bagi wisudawan berprestasi.

“Baru kali ini penghargaan nyata pada mahasiswanya dipajang langsung dengan foto-foto mereka. Ini adalah pendidikan yang luar biasa,” katanya.

Wagub Emil Dardak Soroti Peran Strategis Unirow untuk Indonesia Emas 2045

Melalui sambungan daring, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan posisi Unirow dalam pembangunan berkelanjutan.

“Kampus ini memiliki potensi yang besar untuk mendorong kesadaran publik tentang pentingnya pembangunan ekologis yang berkelanjutan,” ucapnya.

Wisuda XXIII Unirow bukan hanya menandai kelulusan ratusan mahasiswa, tetapi juga meneguhkan arah baru kampus: kualitas akademik naik, jejaring internasional melebar, karakter lulusan menguat, dan posisinya kian relevan dalam pembangunan daerah maupun nasional. (*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Unirow Tuban #Prestasi wisudawan Unirow #Wisuda Unirow 2025 #MoU internasional Unirow #Guru besar Unirow