RADARBONANG.ID – Sejak merdeka pada tahun 1945, Indonesia telah dipimpin oleh delapan presiden, mulai dari Presiden pertama Soekarno hingga pemimpin saat ini Prabowo Subianto.
Selain kiprah politik dan kepemimpinan mereka, banyak masyarakat yang juga penasaran mengenai jumlah kekayaan para tokoh nomor satu di Indonesia tersebut.
Sebagian presiden memiliki data kekayaan resmi melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), sementara sebagian lainnya hanya memiliki perkiraan dari berbagai laporan media.
Berikut ini perbandingan kekayaan para presiden Indonesia dari masa ke masa.
Baca Juga: Terus-terusan Pantau Berita Perang? Awas, Otak Merespons Seolah Bahaya Ada di Dekatmu!
1. Soekarno
Kekayaan Presiden pertama Indonesia, Soekarno, hingga kini tidak memiliki data resmi yang pasti.
Namun sebuah laporan dari media Austria Kronen Zeitung edisi Desember 2012 pernah menyebutkan bahwa kekayaan Soekarno diperkirakan mencapai sekitar US$180 miliar.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sebagian harta tersebut diduga tersimpan di ruang bawah tanah milik Union Bank of Switzerland.
Meski demikian, klaim ini masih menjadi perdebatan karena tidak ada konfirmasi resmi yang membuktikan jumlah tersebut.
2. Soeharto
Presiden kedua Indonesia, Soeharto, juga kerap menjadi sorotan terkait kekayaan pribadinya.
Laporan dari United States Department of the Treasury pernah menyebut adanya aktivitas perpindahan dana sekitar US$9 miliar ke sebuah bank di Austria pada tahun 1998, tidak lama setelah Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya.
Sementara itu, majalah Time Magazine pernah memperkirakan total kekayaan Soeharto mencapai sekitar US$15 miliar.
Meski begitu, jumlah pasti harta kekayaan Soeharto hingga kini tidak pernah ditetapkan secara resmi.
3. B.J. Habibie
Presiden ketiga Indonesia, B. J. Habibie, dikenal sebagai ilmuwan dan teknokrat.
Menurut laporan majalah bisnis Far Eastern Economic Review, kekayaan Habibie diperkirakan berada di kisaran US$60 juta.
Sebagian besar kekayaan tersebut disebut berasal dari hak kekayaan intelektual di bidang teknologi serta berbagai usaha di sektor industri penerbangan dan teknologi.
Selain itu, majalah Globe Asia pernah melaporkan bahwa perusahaan teknologi keluarga Habibie yang dikelola putra-putranya memiliki nilai sekitar US$250 juta.
4. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Presiden keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid, tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp3,49 miliar berdasarkan data LHKPN pada tahun 2001.
Aset tersebut terdiri dari berbagai kepemilikan seperti tanah dan bangunan, kendaraan, logam mulia, surat berharga, serta simpanan kas dan giro.
5. Megawati Soekarnoputri
Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri, melaporkan total kekayaan sebesar Rp96,16 miliar dalam LHKPN tahun 2014.
Aset tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai sekitar Rp36 miliar, kendaraan senilai Rp1 miliar, surat berharga sekitar Rp33 miliar, serta kas dan giro sekitar Rp1 miliar.
6. Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, memiliki total harta sekitar Rp13,98 miliar berdasarkan laporan LHKPN tahun 2014.
Komposisi kekayaan tersebut terdiri dari aset tanah dan bangunan senilai sekitar Rp5 miliar, kendaraan sekitar Rp500 juta, serta kas dan giro sekitar Rp6 miliar.
7. Joko Widodo
Presiden ketujuh Indonesia, Joko Widodo, tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp95,8 miliar berdasarkan laporan LHKPN tahun 2023.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan laporan tahun sebelumnya yang sebesar Rp82,3 miliar.
Aset terbesar Jokowi berasal dari 20 bidang tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp74,1 miliar. Selain itu terdapat juga kendaraan senilai Rp432 juta, harta bergerak lainnya sekitar Rp356 juta, serta kas dan setara kas sekitar Rp20,8 miliar.
8. Prabowo Subianto
Presiden Indonesia saat ini, Prabowo Subianto, tercatat sebagai presiden dengan kekayaan terbesar berdasarkan laporan LHKPN terbaru.
Dalam laporan per 31 Desember 2023, Prabowo memiliki total kekayaan sekitar Rp2,04 triliun tanpa catatan utang.
Sebagian besar kekayaannya berasal dari surat berharga senilai sekitar Rp1,7 triliun. Selain itu, ia juga memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp275,3 miliar yang tersebar di Jakarta dan Bogor.
Prabowo juga mencantumkan koleksi kendaraan senilai Rp1,2 miliar, harta bergerak lainnya sebesar Rp16,4 miliar, serta kas dan setara kas sekitar Rp47,8 miliar.
Baca Juga: Bukan Lagi Sekadar Romantis, Peduli Lingkungan Kini Jadi “Green Flag” Baru dalam Pacaran
Perbedaan Latar Belakang Berpengaruh
Perbedaan nilai kekayaan para presiden Indonesia ini mencerminkan latar belakang profesi mereka sebelum menjabat. Ada yang berasal dari kalangan militer, akademisi, birokrat, hingga pengusaha.
Selain itu, sistem pelaporan kekayaan juga baru diterapkan secara lebih transparan pada era reformasi melalui LHKPN, sehingga data presiden-presiden awal tidak selalu tersedia secara lengkap.
Meski demikian, kekayaan bukanlah satu-satunya ukuran dalam menilai kepemimpinan. Kontribusi mereka dalam membangun bangsa tetap menjadi aspek yang paling penting dalam sejarah perjalanan Indonesia. (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah