RADARBONANG.ID - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) resmi meluncurkan Majalah Digital Inovasi Desa Berdaya (IDEA).
Kehadiran majalah ini diharapkan bukan hanya menjadi media informasi, tetapi juga pintu literasi yang membuka ruang lebih luas bagi masyarakat desa untuk berkontribusi mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
Kepala Pusat Pelatihan Pegawai ASN Kemendes PDTT, Chusnul Chotimah, menegaskan bahwa IDEA dirancang sebagai media strategis yang mudah diakses siapa saja, khususnya masyarakat desa.
"Majalah Digital IDEA bukan sekadar media informasi, melainkan juga pintu literasi pedesaan yang membangun masyarakat desa menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya dalam peluncuran yang digelar Balai Besar Jakarta, Rabu (20/8).
Lebih dari sekadar bacaan, majalah digital ini menyuguhkan ide dan inovasi baru, informasi kebijakan terbaru, hingga kisah sukses desa-desa yang berhasil mengembangkan ekonomi dan memberdayakan warganya.
Kontennya disusun agar relevan dengan kebutuhan masyarakat desa, baik itu petani, nelayan, perajin, hingga pelaku UMKM yang tengah berjuang memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Chusnul menambahkan, literasi digital menjadi kunci penting agar masyarakat desa bisa terus menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.
Melalui IDEA, pengetahuan dan keterampilan warga desa dapat berkembang sehingga lahir desa yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Senada dengan itu, Kepala Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BBPPMD) Jakarta, Enirawan, menilai majalah ini sebagai sarana edukasi efektif yang mudah diakses.
"Majalah Digital IDEA dapat menjadi media informasi yang cepat dan mudah diakses untuk berbagai pengetahuan dan pengalaman mengenai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa," jelasnya.
Secara umum, Majalah Digital IDEA memuat ragam informasi terkait pembangunan desa.
Mulai dari kebijakan pemerintah, teknologi pertanian terpadu, program pelatihan, hingga inovasi yang bisa diterapkan langsung oleh masyarakat desa.
Dengan terbit dua kali dalam setahun, majalah ini diharapkan menjadi referensi inspiratif bagi masyarakat sekaligus generasi muda desa untuk terus berkreasi.
Bagi masyarakat yang ingin membaca, Majalah Digital IDEA edisi perdana bisa diakses secara gratis melalui tautan bit.ly/Majalah_Digital_1.
Selain itu, informasi terbaru juga dapat ditemukan di laman media sosial resmi BBPPMD Jakarta.
Dengan hadirnya Majalah Digital IDEA, langkah menuju Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi, melainkan cita-cita yang bisa diwujudkan melalui literasi, inovasi, dan pemberdayaan desa. (*)
Editor : Amin Fauzie