Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Dompet Bisa Sama, Tapi Otaknya Beda – Gimana Pria dan Wanita Kelola Uang?

Antika Luviana • Kamis, 12 Februari 2026 | 13:20 WIB

ilustrasi uang
ilustrasi uang

RADARBONANG.ID – Urusan uang memang tak pernah lepas dari perdebatan, apalagi setelah masuk ke ranah rumah tangga.

Tak sedikit pasangan yang awalnya harmonis justru mulai bersitegang karena persoalan finansial.

Dalam podcast The Sungkars, Dr. Aisah Dahlan bersama Ibu Ita Rulina dari Bank Indonesia membahas mengapa keuangan kerap menjadi sumber konflik, sekaligus memberikan pandangan tentang cara mengelola uang yang sehat dan sesuai prinsip syariah.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan LPG 3 Kg Satu Harga Nasional, Pembelian Gas Melon Wajib Pakai KTP Mulai Tahun Ini

Cara Otak Pria dan Wanita Berbeda

Menurut Dr. Aisah Dahlan, perbedaan cara mengelola uang antara pria dan wanita bukan sekadar soal kebiasaan, tetapi juga berkaitan dengan faktor biologis.

Secara umum, pria memiliki kecenderungan untuk lebih fokus pada rasa aman, termasuk keamanan finansial.

Itulah sebabnya banyak suami terlihat lebih detail, berhitung ketat, bahkan terkesan “posesif” terhadap pengeluaran rumah tangga.

“Bukan berarti pelit,” kira-kira begitu penekanan yang ingin disampaikan. Melainkan dorongan alami untuk memastikan keluarga berada dalam kondisi aman secara ekonomi.

Di sisi lain, istri juga diingatkan untuk tetap menjaga perasaan suami, termasuk ketika memiliki penghasilan yang lebih besar.

Komunikasi dan saling menghargai menjadi kunci agar perbedaan ini tidak berubah menjadi konflik.

Nikah Jangan Modal Nekat dan Utang

Masalah klasik yang juga disorot adalah fenomena menikah dengan beban utang, hanya demi resepsi mewah atau gengsi sosial.

Ibu Ita Rulina menegaskan bahwa berutang untuk kebutuhan konsumtif, apalagi sekadar pesta, adalah langkah yang berisiko.

Pernikahan seharusnya membawa ketenangan, bukan justru menambah stres akibat cicilan.

Islam sendiri mengajarkan perencanaan jangka panjang. Kisah Nabi Yusuf A.S. menjadi contoh bagaimana masa kelapangan digunakan untuk mempersiapkan masa sulit.

Prinsip ini relevan dalam pengelolaan keuangan rumah tangga masa kini.

Rumus Simpel Biar Keuangan Aman

Untuk pasangan muda, ada rumus sederhana yang bisa dijadikan pegangan:

Terdengar sederhana, namun disiplin menjalankannya bisa menjadi fondasi kuat agar kondisi finansial tetap stabil dan tidak goyah di akhir bulan.

Bukan Cuma Soal Angka, Tapi Keberkahan

Hal menarik lainnya yang diingatkan Dr. Aisah adalah pentingnya sumber rezeki dan makanan yang halal.

Baca Juga: Bukan Sekadar Eksis! Personal Branding Kuat Ternyata Bisa Bikin Rezeki Datang Sendiri, Ini Strategi Jitu Kuasai Media Sosial

Menurutnya, apa yang dikonsumsi dan dari mana penghasilan diperoleh dapat memengaruhi kejernihan berpikir serta ketenangan hati.

Rezeki yang halal diyakini membawa keberkahan, membuat keputusan finansial lebih rasional dan hubungan rumah tangga lebih harmonis.

Pada akhirnya, mengelola uang bukan sekadar soal pemasukan dan pengeluaran. Ini tentang komunikasi, saling memahami perbedaan, serta membangun kehidupan yang lebih tenang dan penuh keberkahan bersama pasangan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#cara pria dan wanita mengelola uang #konflik finansial dalam pernikahan #tips mengatur keuangan pasangan #manajemen keuangan keluarga islami #keuangan rumah tangga syariah