Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Ini Jawaban Atas Anggapan Gen Z dan Milenial Lebih Rentan Mengalami Gangguan Mental

Dewi Putri Ayu Ningtyas • Senin, 13 Mei 2024 | 03:19 WIB

Ilustrasi gangguan mental.
Ilustrasi gangguan mental.


TUBAN-Banyak yang beranggapan generasi Z dan milenial rentan mengalami gangguan mental dibandingkan generasi sebelumnya.  

Laman Yayasan Pulih mengungkap beberapa faktor yang memicu gen Z dan milenial lebih rentan mengalami gangguan mental, di antaranya:

1. Ketidakpastian ekonomi

Gen Z dan milenial memasuki dunia kerja saat terjadi krisis ekonomi global.

Hal ini menyebabkan mereka kesulitan mendapat pekerjaan yang stabil dan berpenghasilan layak, yang dapat meningkatkan risiko depresi dan stres.

2. Tekanan sosial dan ekspektasi tinggi

Generasi ini dibesarkan pada era digital dengan kemudahan akses informasi, terutama dari media sosial.

Hal ini memicu mereka mudah terpapar dengan standar kecantikan, kesuksesan, dan pencapaian yang tinggi.

Kondisi ini rentan memicu stres dan kecemasan.

3. Kurang interaksi sosial

Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat membuat gen Z dan milenial terisolasi dari dunia nyata dan kurang berinteraksi langsung dengan orang lain.

Hal ini dapat meningkatkan risiko kesepian dan depresi.

Penting diingat bahwa tidak semua gen Z dan milenial mengalami gangguan mental. Banyak individu dari generasi ini yang sehat dan bahagia.

Karena itu, penting untuk tidak menstereotipkan generasi ini.

Jika kamu merasa cemas atau depresi, segera cari bantuan profesional.

Banyak sumber daya yang tersedia untuk membantumu, seperti psikolog, psikiater, dan komunitas online.

Ingatlah, bahwa kamu tidak sendirian! Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Rawatlah dirimu dengan baik dan jangan ragu untuk mencari bantuan jika kamu membutuhkannya. (*)

Editor : Amin Fauzie
#milenial #Gen Z #gangguan mental