Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Simpanse Dianggap Lebih Berbahaya daripada Gorila? Ini Penjelasannya

D
Simpanse lebih ditakuti daripada gorila. (ilustrasi AI)
Simpanse lebih ditakuti daripada gorila. (ilustrasi AI)

Advertisement

RADARBONANG - Ukuran tubuh yang besar tidak selalu menjadi penentu tingkat bahaya seekor satwa.

Gorila punggung perak yang bobotnya dapat mendekati 200 kilogram mungkin terlihat lebih mengintimidasi dibandingkan simpanse dewasa yang beratnya berkisar 40 hingga 60 kilogram.

Namun, mengenai protokol keselamatan satwa menyebutkan bahwa simpanse dewasa dapat memicu respons darurat tingkat tinggi ketika lepas dari kandangnya. 

Perbedaan tersebut dikaitkan dengan karakter perilaku, kemampuan fisik, serta respons biologis kedua primata.

Dalam narasi tayangan video di kanal youtube Viva Superova, gorila yang keluar dari kandang digambarkan masih memungkinkan untuk ditangani dengan upaya menenangkan situasi. 

Advertisement

Sementara itu, simpanse yang lepas disebut dapat memicu status darurat atau kode merah karena potensi serangannya terhadap manusia.

“Dalam protokol keamanan kebun binatang internasional, jika seekor gorila keluar dari kandangnya, petugas umumnya masih diperintahkan untuk menenangkan situasi. Namun jika yang lepas adalah seekor simpanse dewasa yang berat normalnya cuma sekitar 40 hingga 60 kg, status daruratnya langsung berubah menjadi kode merah,” demikian bunyi ulasan tersebut.

Perbedaan Perilaku Gorila dan Simpanse

Gorila dan simpanse memiliki pola makan serta perilaku yang berbeda. Gorila terutama memakan tumbuhan, seperti dedaunan, batang, dan rebung.

Ketika merasa terancam atau terganggu, gorila dapat menunjukkan perilaku intimidatif, termasuk memukul dada dan melakukan bluff charge atau gerakan menerjang sebagai peringatan.

Advertisement
Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari

Artikel Terkait

Peneliti Ungkap Kecerdasan Hewan, Bisa Memecahkan Masalah dan Mengenali Diri

Peneliti Ungkap Kecerdasan Hewan, Bisa Memecahkan Masalah dan Mengenali Diri

Gajah bisa memecahkan masalah, sementara lumba-lumba belajar simbol dan suara komputer. Simak penelitian Diana Reiss tentang kecerdasan hewan.

Hewan Liar Mendadak Tenang saat Diselamatkan, Benarkah Paham Sedang Ditolong?

Hewan Liar Mendadak Tenang saat Diselamatkan, Benarkah Paham Sedang Ditolong?

Hewan liar yang tenang saat diselamatkan belum tentu memahami niat manusia. Kenali respons stres satwa dan fakta di balik perilaku mereka setelah terbebas dari jeratan.

Mengapa Singa dan Harimau Tidak Jadi Hewan Ternak untuk Dimakan? Ternyata Ini Alasannya

Mengapa Singa dan Harimau Tidak Jadi Hewan Ternak untuk Dimakan? Ternyata Ini Alasannya

Singa dan harimau hampir tidak pernah menjadi sumber pangan manusia. Ini penjelasan ilmiah tentang energi, efisiensi ternak, dan risiko kesehatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer