Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Nastar Masih Bertahan atau Tergeser? Ini Tren Kue Kering Lebaran 2026 yang Bikin Meja Tamu Auto Sultan!

Siska Yudianti • Rabu, 25 Februari 2026 | 11:30 WIB

Nastar masih bertahan, tapi tren kue kering Lebaran 2026 makin premium dan estetik. Meja tamu siap naik level tahun ini.
Nastar masih bertahan, tapi tren kue kering Lebaran 2026 makin premium dan estetik. Meja tamu siap naik level tahun ini.
RADARBONANG.ID – Tren kue kering Lebaran 2026 mulai ramai diperbincangkan bahkan sebelum Ramadan tiba. Dari obrolan keluarga hingga linimasa media sosial, satu pertanyaan terus muncul: apakah nastar masih jadi primadona, atau mulai tergeser oleh inovasi baru?

Jawabannya: nastar masih bertahan kuat. Namun persaingannya kini jauh lebih sengit.

Lebaran tak lagi sekadar momen silaturahmi. Meja tamu kini menjadi representasi selera, kreativitas, bahkan gaya hidup pemilik rumah. Kue kering bukan hanya suguhan, tetapi juga simbol “kelas” yang ingin ditampilkan.

Baca Juga: Update Jadwal Imsakiyah Kabupaten Tuban 2026: Waktu Imsak, Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya Hari Ini

Nastar Premium: Klasik yang Naik Kelas

Nastar tetap menjadi ikon Lebaran. Namun pada 2026, tampilannya jauh dari kesan sederhana dalam kaleng biskuit klasik.

Inovasi yang muncul antara lain nastar dengan selai nanas homemade tanpa pengawet, versi lumer dengan premium butter, hingga topping keju parmesan impor. Bentuknya pun semakin estetik—mulai dari bunga, daun, hingga karakter unik yang menarik perhatian.

Tak hanya rasa yang ditingkatkan, kemasan pun dibuat lebih elegan. Toples kaca minimalis dengan sentuhan pita satin menjadi pilihan favorit. Untuk varian premium, harga satu toples bisa menembus Rp150 ribu hingga Rp300 ribu.

Fusion Cookies: Rasa Global di Meja Lebaran

Jika dulu meja tamu identik dengan kastengel dan putri salju, kini generasi baru cookies mulai mengambil tempat. Fusion cookies menjadi tren kuat di kalangan anak muda dan keluarga urban.

Beberapa varian yang diprediksi populer antara lain matcha almond cookies, red velvet cheese cookies, lotus biscoff cookies, dan pistachio choco crunch. Perpaduan rasa lokal dan Western ini menghadirkan sensasi “kue kering rasa kafe”.

Meningkatnya minat baking rumahan dan konten kreator kuliner turut mendorong tren ini. Banyak pelaku UMKM bahkan sudah membuka pre-order sebelum Ramadan memasuki minggu pertama.

Kastengel Sultan: Keju Lebih Berani

Tak mau kalah dari nastar, kastengel juga mengalami transformasi. Tahun ini muncul tren kastengel dengan aged cheddar dan edam yang lebih dominan, taburan keju melimpah hingga ke pinggir, serta aroma yang lebih tajam.

Teksturnya dibuat lebih crunchy dengan klaim penggunaan 100 persen real butter tanpa campuran margarin untuk segmen premium. Hasilnya, harga kastengel versi “sultan” bisa dua kali lipat dibandingkan versi reguler.

Putri Salju Lumer dan Instagramable

Putri salju tetap eksis dengan sentuhan modern. Warna pastel seperti pink, matcha, dan cokelat mulai menghiasi toples Lebaran. Gula halus dibuat lebih tipis agar tidak terlalu manis, sementara varian almond panggang dan hazelnut makin diminati.

Kue klasik ini justru naik daun karena tampilannya cantik saat difoto. Tak sedikit keluarga yang menyusun toples dengan konsep warna senada demi estetika visual di media sosial. Lebaran 2026 memang tak bisa dilepaskan dari unsur visual.

Hampers Custom dan Personal Branding

Tren hampers kue kering custom juga meroket. Konsumen kini bisa memilih desain toples, menambahkan nama keluarga pada label, hingga memesan varian eksklusif.

Bagi pelaku usaha, ini menjadi peluang membangun personal branding. Meja tamu bukan lagi sekadar tempat suguhan, tetapi juga etalase identitas dan selera.

Healthy Cookies: Tren Sehat Ikut Naik

Kesadaran hidup sehat ikut memengaruhi tren kue kering. Varian gluten free cookies, sugar free almond cookies, hingga oat cookies rendah kalori mulai dicari.

Meski harganya lebih tinggi, segmen ini menunjukkan pertumbuhan signifikan. Banyak keluarga ingin tetap menikmati suasana Lebaran tanpa merasa bersalah terhadap asupan gula berlebih.

Baca Juga: Siap-Siap Checkout! Tren Fashion Lebaran 2026 Ini Bikin Kalap, Nomor 3 Paling Banyak Diburu Gen Z

Lebaran 2026: Lebih dari Sekadar Tradisi

Perubahan tren ini menunjukkan bahwa konsumen tidak lagi membeli kue kering hanya karena tradisi. Pengalaman rasa, tampilan, kualitas bahan, hingga nilai eksklusivitas menjadi pertimbangan utama.

Nastar memang masih memimpin. Namun tanpa inovasi, posisinya bisa digeser oleh gelombang fusion cookies dan tren premium lainnya.

Lebaran 2026 diprediksi menghadirkan meja tamu yang terasa seperti etalase bakery kelas atas. Pertanyaannya, Anda tim klasik atau tim upgrade?

Editor : Muhammad Azlan Syah
#kue nastar #idul fitri #Primadona #meja tamu #ramadan