RADARBONANG.ID – Bagi pecinta kuliner khas Jawa Timur, belum sah rasanya ke Tuban kalau belum menjajal lezatnya nasi pecel.
Tapi dari sekian banyak warung yang menjamur di kota wali ini, mana saja yang benar-benar menyandang predikat “warung pecel paling enak di Tuban”?
Tim kami menyusuri sudut-sudut kota hingga pelosok desa demi menemukan 5 warung pecel legendaris di Tuban.
Tak hanya soal rasa, tapi juga cerita, harga bersahabat, dan antrean panjang yang menjadi bukti kelezatannya.
1. Pecel Juara – Jl. Basuki Rahmat No. 171, Kutorejo
Lokasi: Jalan Basuki Rachmad, Kutorejo-Tuban
Harga: Rp 8.000 – Rp 10.000 per porsi
Keunggulan:
- Kuah lodeh panas, berpadu sempurna dengan bumbu kacang kental
- Pilihan lauk komplet: tahu bali, mie goreng, tempe goreng
- Favorit mahasiswa dan pegawai karena murah, cepat, dan nikmat
“Porsinya mantap! Rasanya khas Tuban banget,” ujar salah satu pelanggan setia.
2. Pecel Mbak Cikal – Jl. Basuki Rachmad, Ronggomulyo
Fakta Unik:
- Viral di YouTube, disebut-sebut pecel malam paling rame di Tuban
- Buka dari sore hingga malam, cocok untuk pecinta kuliner malam
- Bumbunya gurih, agak pedas, dan disajikan dengan nasi hangat serta sayuran segar.
“Pantesan rame terus, pecelnya lumer banget di mulut!”
3. Pecel Bu Nur – Kutorejo
Lokasi: Gang Kutorejo 1 No.38
Harga: Rp 8.000
Viral di TikTok: 1.500+ likes dan puluhan ribu views
Daya Tarik:
- Rasa otentik, tidak terlalu pedas, cocok untuk semua usia
- Disajikan dengan kuah lodeh plus sayur kenikir dan daun pepaya
“Satu porsi bikin kenyang sampai siang,” kata Rizki, salah satu konten kreator lokal.
4. Warung Pecel Klampok 79 – Jl. Mojopahit, Semanding
Lokasi: Sebelah utara Lapangan Cemoro Kembar Prunggahan
Pendatang Baru: Baru buka, tapi sudah jadi bahan omongan warga
Menu Favorit: Pecel dengan telur ceplok, sambal korek, dan kerupuk nasi
“Langganan tiap minggu. Bumbunya beda, ada rasa smoky kacangnya,” komentar Eko, warga Semanding.
5. Pecel Mak Saliyah – Mandirejo, Merakurak
Lokasi: Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak
Harga: Mulai Rp 3.000 per bungkus!
Ciri Khas:
- Dibungkus daun jati, aroma harum menambah selera
- Laris manis, sering habis sebelum jam 07.00 pagi
“Harus pesan dulu kalau nggak mau kehabisan. Ini pecel jadul yang otentik!” ujar Pak Slamet, salah satu pelanggan tetap.
Bayangkan udara pagi yang masih sejuk, deretan sepeda motor parkir berjajar di depan warung kecil beratap seng.
Ibu-ibu antre sambil membawa rantang, wajah penuh harap mendapat jatah pecel andalan.
Aroma kacang goreng, daun kemangi, dan kuah lodeh mengepul—membangkitkan kenangan masa kecil yang sederhana tapi nikmat tiada tara.
Tips Kulineran Pecel di Tuban
- Waktu terbaik: Pagi (05.00–08.00 WIB) atau sore (16.00–18.00 WIB)
- Toping andalan: Tempe goreng, telur ceplok, kuah lodeh, sambal korek
- Budget traveler? Pecel Mak Saliyah adalah surga pecinta kuliner hemat
Pecel Bukan Sekadar Makanan, Tapi Budaya Tuban!
Pecel di Tuban bukan sekadar sajian kuliner, tapi bagian dari identitas kota.
Dari bungkusan daun jati yang penuh nostalgia, hingga sajian modern yang viral di medsos, semua punya cerita dan rasa khas yang tak bisa dibandingkan.
Jadi, kalau mampir ke Tuban, jangan cuma lewat. Cari dan cicipi pecel terbaik Tuban yang bikin lidah dan hati kamu jatuh cinta sejak suapan pertama.
Sudah pernah coba salah satu dari lima warung ini? Ceritakan versi favoritmu di kolom komentar, dan tag teman pecelmu biar nggak ketinggalan sarapan paling ikonik di Tuban! (*)
Editor : Amin Fauzie