RADARBONANG.ID – Golongan darah Rh-null, yang dikenal sebagai golden blood atau darah emas, merupakan salah satu jenis golongan darah paling langka di dunia.
Para ahli memperkirakan hanya kurang dari 50 orang di seluruh dunia yang memiliki jenis darah ini.
Kelangkaan ekstrem tersebut membuat Rh-null menjadi salah satu golongan darah paling penting dalam dunia medis, terutama untuk penanganan kasus-kasus transfusi yang sangat spesifik.
Baca Juga: Tenxi, Naykilla, dan Jemsii menorehkan sejarah baru di panggung AMI Awards 2025 setelah lagu mereka,
Apa Itu Darah Emas?
Istilah “darah emas” diberikan karena Rh-null tidak memiliki satu pun dari lebih dari 50 antigen dalam sistem Rhesus (Rh).
Pada orang normal, antigen-antigen Rh hadir pada permukaan sel darah merah dan berperan untuk membantu tubuh mengenali darah sendiri.
Ketika antigen tidak ada sama sekali, kondisi ini membuat darah Rh-null sangat unik sekaligus sangat sensitif saat menerima transfusi.
Tidak adanya antigen Rh berarti darah Rh-null tidak memicu reaksi imun pada pasien dengan kelainan Rh tertentu.
Namun, di sisi lain, pemiliknya hanya dapat menerima darah dari sesama Rh-null.
Kombinasi manfaat dan risiko ini menjadikan darah emas sebagai salah satu golongan darah paling dicari sekaligus paling sulit diperoleh.
Seberapa Langka Golongan Darah Ini?
Kelangkaan darah Rh-null berada pada tingkat ekstrem, diperkirakan hanya muncul pada 1 dari 6 juta orang.
Distribusi pemilik darah ini pun tidak merata dan tersebar di berbagai negara. Akibatnya, koordinasi donor dan ketersediaan stok menjadi tantangan besar.
Banyak pemilik Rh-null bahkan baru mengetahui statusnya setelah melakukan pemeriksaan laboratorium khusus atau ketika mengalami masalah transfusi sebelumnya.
Karena jumlahnya yang sangat sedikit, setiap kantong darah Rh-null diperlakukan sebagai aset medis.
Bank darah internasional biasanya mencatat pendonor Rh-null dalam sistem khusus dan melakukan penanganan penyimpanan yang sangat ketat demi menjamin ketersediaannya dalam situasi darurat.
Mengapa Darah Emas Sangat Istimewa?
Darah Rh-null memiliki kemampuan unik untuk digunakan pada pasien dengan berbagai kelainan Rh yang langka.
Tidak adanya antigen membuatnya kompatibel dengan beberapa pasien yang sulit menerima transfusi dari golongan darah lain.
Dengan kata lain, satu kantong darah emas bisa menyelamatkan nyawa seseorang yang memiliki kondisi darah sangat langka.
Namun keistimewaan ini tidak berlaku sebaliknya. Pemilik Rh-null menghadapi risiko tinggi karena hanya dapat menerima darah dari donor yang sama-sama Rh-null.
Situasi darurat seperti kecelakaan, operasi besar, atau perdarahan berat dapat menjadi sangat berbahaya jika stok darah tidak tersedia.
Upaya Ilmiah Menghasilkan Darah Emas
Untuk mengatasi keterbatasan donor, para ilmuwan berusaha memproduksi darah Rh-null melalui rekayasa genetika.
Pada 2018, sebuah tim peneliti dilaporkan berhasil membuat sel darah merah Rh-null menggunakan teknologi pengeditan gen seperti CRISPR-Cas9.
Selain itu, penelitian uji klinis untuk mengembangkan sel darah merah dari sel punca juga terus berjalan.
Meski hasilnya sangat menjanjikan, teknologi ini masih berada dalam tahap awal dan belum siap digunakan secara luas.
Tantangan terkait biaya, regulasi, dan keamanan penggunaan darah hasil rekayasa menjadi fokus utama sebelum bisa menjadi solusi permanen.
Risiko Kesehatan untuk Pemilik Rh-null
Selain masalah ketersediaan donor, pemilik darah emas memiliki potensi risiko kesehatan tertentu.
Salah satunya adalah anemia hemolitik, yaitu kondisi ketika sel darah merah mudah rusak. Pada ibu hamil dengan Rh-null, risiko meningkat bila janin memiliki Rh positif karena tubuh ibu bisa membentuk antibodi terhadap darah bayi.
Baca Juga: Pedagang Thrifting Minta Kepastian ke DPR, Bantah Rusak Ekosistem UMKM
Rh-null terjadi karena mutasi genetik yang memengaruhi pembentukan antigen Rh. Mutasi tersebut jarang terjadi secara alami, sehingga jumlah pemiliknya pun sangat terbatas.
Golongan darah Rh-null atau darah emas adalah fenomena biologi yang sangat langka, penting, dan penuh tantangan.
Keberadaannya membuktikan betapa kompleksnya sistem golongan darah manusia. Kelangkaan ekstrem, risiko besar bagi pemiliknya, serta manfaat luas untuk dunia medis menjadikan Rh-null salah satu golongan darah paling berharga yang pernah ditemukan.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah