TUBAN-Pernahkah kamu merasa gatal atau sensasi terbakar di area kelamin? Hati-hati, bisa jadi itu tanda kutil kelamin.
Penyakit menular seksual (PMS) kutil kelamin ini cukup umum.
Kabar buruknya, kutil kelamin tidak hanya mengganggu kenyamanan, namun juga meningkatkan risiko kanker serviks pada wanita.
Menurut studi dari Universitas Gadjah Mada tahun 2023, prevalensi kutil kelamin di Indonesia mencapai 8,7 persen dengan angka tertinggi pada usia 19-24 tahun.
Nah, agar kamu terhindar dari penyakit ini, yuk kenali lebih dalam tentang kutil kelamin!
Apa itu Kutil Kelamin?
Dilansir dari Halodoc, kutil kelamin atau kondiloma akuminata, adalah benjolan kecil berwarna abu-abu atau coklat yang muncul di area kelamin dan anus.
Benjolan ini disebabkan virus Human Papillomavirus (HPV), yang ditularkan melalui kontak seksual.
Kutil kelamin biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, namun bisa terasa gatal atau perih.
Benjolan ini dapat muncul secara tunggal atau berkelompok, dan bisa berkembang biak dengan cepat.
Meski tidak selalu berbahaya, kutil kelamin dapat meningkatkan risiko kanker serviks, kanker vulva, dan kanker penis.
Beberapa cara mencegah kutil kelamin sebagai berikut:
1. Vaksin HPV
Vaksin HPV dapat diberikan pada anak laki-laki dan perempuan usia 9-14 tahun.
Vaksin ini terbukti sangat efektif mencegah kutil kelamin dan kanker yang terkait dengan HPV.
2. Gunakan kondom
Kondom dapat membantu mengurangi risiko penularan kutil kelamin, meskipun tidak 100 persen efektif.
3. Jaga kebersihan area kelamin
Selalu bersihkan area kelamin dengan sabun dan air hangat setelah berhubungan seksual.
4. Hindari berganti-ganti pasangan seksual
Semakin banyak pasangan seksual yang kamu miliki, semakin tinggi risiko terkena kutil kelamin.
Jika kamu mengalami gejala kutil kelamin, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Ingat! Kutil kelamin bukan hanya masalah sepele. Pencegahan adalah kunci utama untuk terhindar dari penyakit ini.Lindungi dirimu. (*)