Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Weton Jumat Pahing: Lembut, Kreatif, Tapi Harus Waspada Rezeki dan Jodoh

Amin Fauzie • Jumat, 4 Juli 2025 | 12:10 WIB
Weton Jumat Pahing berada dalam naungan lakuning lintang menurut Primbon Jawa. Foto adalah ilustrasi.
Weton Jumat Pahing berada dalam naungan lakuning lintang menurut Primbon Jawa. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID - Weton dalam tradisi Jawa bukan sekadar hitungan hari lahir.
Ia dipercaya jadi gambaran watak, rezeki, jodoh hingga garis hidup seseorang.

Salah satu yang menarik perhatian banyak kalangan adalah weton Jumat Pahing, yang jika dihitung dari nilai neptu hari (Jumat = 6) dan pasaran (Pahing = 9) menghasilkan jumlah 15.

Berdasarkan Primbon Jawa, weton Jumat Pahing berada dalam naungan lakuning lintang, dengan sifat utama manis dalam berbicara, mudah memaklumi keadaan, dan cenderung mengalah saat terjadi konflik.

Tutur katanya halus, penuh pertimbangan, dan punya naluri damai.

Namun, ada satu hal yang juga menonjol, yakni doyan makan.

Bukan sekadar suka makan, melainkan sulit mengontrol selera. Ini bisa jadi tantangan jika tak pandai menjaga kesehatan.

Daya Tarik Spiritual dan Rezeki Naik-Turun

Dari sisi spiritual, orang Jumat Pahing dianggap memiliki watake suci, cenderung ingin hidup bersih dan membanggakan pencapaian dirinya.

Mereka juga disarankan untuk menanam tanaman berakar seperti jahe, kunyit, atau singkong, karena dipercaya membawa keberkahan.

Tapi hidup bukan tanpa lika-liku. Berdasarkan primbon, Jumat Pahing akan mengalami puncak rezeki di usia 30, 60, dan 66 tahun, namun juga harus bersiap dengan kemerosotan ekonomi di usia 12, 42, dan 78 tahun.

Disarankan, kalau sedang mapan jangan lupa nabung agar berguna saat menghadapi masa-masa sulit.

Garis Nasib “Bupati”: Berat Tapi Punya Harapan

Menariknya, mereka yang lahir di Jumat Pahing disebut berada dalam garis nasib Bupati.

Bukan berarti akan jadi pejabat, tapi hidupnya penuh ujian. Bisa soal bisnis bangkrut, rumah tangga retak, atau masalah lainnya.

Maka, disarankan dilakukan ruwatan dan selamatan sejak kecil.

Selamatannya pakai nasi uduk dan doa Nabi Ibrahim.

Jodoh Cocok dan Hitungan Ganjil

Soal jodoh, Jumat Pahing (jumlah neptu 15, ganjil) sebaiknya mencari pasangan dengan jumlah neptu genap agar hasilnya tetap ganjil.

Dalam hitungan primbon, jumlah ganjil membawa keharmonisan.

Dua weton yang cocok adalah Senin Wage dan Selasa Legi, yang masing-masing bernilai 8.

Kalau digabung jadi 23. Dalam primbon itu disebut ‘Ribo Sanggar Waringin’, artinya langgeng dan sejahtera.

Pantangan dan Godaan

Namun demikian, Jumat Pahing juga punya pantangan dan godaan besar. Bila sudah kuat imannya dan tahu tata krama, maka akan menerima anugerah hidup.

Tapi jika masih sering melakukan kesalahan dan maksiat, bisa saja jalan hidupnya justru mengarah ke sengsara.

Pungkasnya, apa pun weton kita, ujungnya tetap kembali pada usaha dan doa.
Weton bukan takdir mutlak, tapi bisa menjadi alat refleksi untuk mengenali potensi dan tantangan diri.

Sebab seperti kata orang tua zaman dulu: “Weton iku dudu nasib, nanging pangeling-eling supaya urip luwih waspada.” (*)

Editor : Amin Fauzie
#neptu #Hitungan #Primbon Jawa #Weton Jumat Pahing #spiritual #jodoh #garis nasib bupati #Pantangan #daya tarik #Godaan #Lakuning Lintang #rezeki