Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Neptu Jawa: Perhitungan Tradisional yang Sarat Makna

M
Istilah Weton lahir dari Neptu Jawa, yaitu kombinasi dari tujuh hari dalam seminggu dan lima hari pasaran Jawa,
Istilah Weton lahir dari Neptu Jawa, yaitu kombinasi dari tujuh hari dalam seminggu dan lima hari pasaran Jawa,

RADARBONANG.ID - Buat yang familiar dengan budaya Jawa, istilah neptu pasti nggak asing.


Advertisement

Tradisi ini erat hubungannya dengan weton dan primbon, jadi kalau kamu penasaran sama cara orang Jawa membaca kehidupan lewat hitungan, ini dia jawabannya.

Yuk, kita bahas santai!

Apa Itu Neptu?

Neptu adalah angka khusus yang diberikan untuk hari-hari dalam seminggu (Senin-Minggu) dan lima hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).

Dalam tradisi Jawa, angka-angka ini digunakan untuk berbagai perhitungan, seperti menentukan hari baik atau bahkan membaca karakter seseorang.

Advertisement

Contohnya:

  • Senin punya nilai 4.
  • Kliwon punya nilai 8.

Kalau ada yang lahir di hari Senin Kliwon, nilai neptu-nya tinggal dijumlahkan: 4 + 8 = 12.

Hubungannya dengan Weton

Dari neptu ini, lahirlah istilah weton. Ini adalah kombinasi dari tujuh hari dalam seminggu dan lima hari pasaran Jawa, yang akhirnya menghasilkan hari kelahiran seseorang.

Misalnya:

  • Lahir di Kamis Pon.
  • Nilai Kamis = 8, nilai Pon = 7.
  • Total neptu: 8 + 7 = 15.

Nilai weton ini nggak cuma dipakai buat menentukan hari baik, tapi juga sering dijadikan cara untuk membaca karakter seseorang.

Makna di Balik Angka

Mungkin di era modern, tradisi ini terlihat kuno atau hanya mitos.

Tapi buat sebagian orang Jawa, neptu dan weton adalah warisan budaya yang kaya makna.

Advertisement

Menghitung neptu bukan cuma tentang angka, tapi juga soal bagaimana manusia menghormati waktu dan hubungan mereka dengan semesta.

Jadi, kalau kamu ingin tahu weton-mu, coba deh cari tahu hari kelahiranmu dan cocokkan dengan kalender Jawa.

Siapa tahu, ini malah bikin kamu makin kenal sama budaya sendiri dan, siapa tahu juga, lebih memahami diri sendiri.

Tradisi ini mungkin kuno, tapi siapa bilang nggak relevan buat dipelajari? (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Warisan Jalur Kereta Zaman Kolonial, Ini 10 Terowongan Tua yang Menyimpan Sejarah Panjang

Warisan Jalur Kereta Zaman Kolonial, Ini 10 Terowongan Tua yang Menyimpan Sejarah Panjang

Terowongan kereta api tertua di Indonesia dibangun sejak 1879. Simak daftar 10 terowongan bersejarah di Jawa dan Sumatera beserta panjangnya.

Mengapa Nama Orang Jawa Terus Berubah? Ini Sejarah Perubahannya Dari Masa ke Masa

Mengapa Nama Orang Jawa Terus Berubah? Ini Sejarah Perubahannya Dari Masa ke Masa

Mengapa nama orang Jawa terus berubah setiap generasi?simak perubahan tradisi nama orang Jawa yang dipengaruhi budaya, birokrasi, media massa, hingga era digital.

Sempat Berjaya Lalu Terlupakan, Ini 8 Kepercayaan Kuno yang Tersingkir oleh Zaman

Sempat Berjaya Lalu Terlupakan, Ini 8 Kepercayaan Kuno yang Tersingkir oleh Zaman

Dari Atenisme hingga Kapitayan, kenali delapan kepercayaan kuno yang mengalami penindasan, kemunduran, dan perubahan akibat pergolakan sejarah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer