Ada Air Terjun Jatuh ke Laut di Pacitan, Pantai Banyu Tibo Bisa Jadi Destinasi Liburan yang Bikin Pe

Muhammad Azlan Syah • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 09:53 WIB
Bukan cuma laut dan pasir. Pantai Banyu Tibo di Pacitan punya air terjun yang jatuh dari tebing menuju pantai sebelum akhirnya bermuara ke laut. (tempatwisata.pro)
Bukan cuma laut dan pasir. Pantai Banyu Tibo di Pacitan punya air terjun yang jatuh dari tebing menuju pantai sebelum akhirnya bermuara ke laut. (tempatwisata.pro)

RADARBONANG.ID – Bayangkan sedang berada di sebuah pantai, tetapi bukan hanya laut dan pasir yang menyambut.

Dari atas tebing, aliran air tawar justru jatuh langsung ke kawasan pantai sebelum akhirnya bertemu dengan air laut.

Pemandangan unik tersebut bisa ditemukan di Pantai Banyu Tibo, Pacitan, Jawa Timur.

Destinasi wisata ini berada di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, sekitar 33–40 kilometer dari pusat Kota Pacitan dengan waktu tempuh sekitar 1–1,5 jam berkendara.

Keberadaan air terjun yang berdampingan dengan pantai menjadi daya tarik utama Banyu Tibo.

Wisatawan bisa menikmati lanskap tebing, aliran air, pasir, dan laut dalam satu kawasan.

Tidak heran jika Pantai Banyu Tibo menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin mencari suasana berbeda dari pantai-pantai lain di pesisir selatan Jawa.

Nama Banyu Tibo Sesuai dengan Keunikannya

Nama Banyu Tibo berasal dari bahasa Jawa. Banyu berarti air, sedangkan tibo berarti jatuh.

Baca Juga: Banyak yang Belum Tahu, 7 Fitur Android Tersembunyi Ini Bisa Membantu Penggunaan HP Sehari-hari

Nama tersebut menggambarkan fenomena alam yang menjadi identitas pantai ini.

Air mengalir dari kawasan tebing kemudian jatuh menuju bibir pantai.

Aliran air tersebut kemudian bertemu dengan pasir dan air laut.

Perpaduan dua karakter alam inilah yang membuat pemandangan Banyu Tibo terasa berbeda.

Wisatawan tidak perlu memilih antara menikmati air terjun atau pantai. Keduanya bisa ditemukan dalam satu lokasi.

Keunikan tersebut juga membuat area air terjun menjadi salah satu titik yang menarik untuk mengabadikan perjalanan.

Lanskap tebing dengan aliran air yang mengarah ke pantai memberikan latar foto yang cukup khas.

Pantai dengan Pemandangan yang Tidak Biasa

Pantai Banyu Tibo memiliki karakter yang cukup berbeda dibandingkan destinasi pantai pada umumnya.

Jika biasanya wisatawan datang ke pantai untuk menikmati pasir dan laut, di tempat ini terdapat tambahan pemandangan berupa air terjun kecil yang mengalir dari tebing.

Aliran air yang jatuh ke kawasan pantai kemudian bermuara ke laut.

Pemandangan tersebut menjadi semakin menarik ketika dilihat dari area sekitar tebing.

Karakter seperti ini cocok bagi wisatawan yang senang mengeksplorasi destinasi dengan bentang alam yang tidak biasa.

Apalagi, Pacitan memang dikenal memiliki banyak destinasi wisata alam.

Pantai Banyu Tibo menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin menemukan sisi lain pesisir selatan Jawa.

Lokasinya Sekitar 1 Jam dari Pusat Pacitan

Bagi wisatawan yang berangkat dari pusat Kota Pacitan, perjalanan menuju Pantai Banyu Tibo membutuhkan waktu sekitar 1–1,5 jam.

Jaraknya diperkirakan sekitar 33–40 kilometer. Lokasi pantai berada di Desa Widoro, Kecamatan Donorojo.

Akses menuju kawasan pantai relatif mudah menggunakan sepeda motor.

Namun, wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi perlu memperhatikan pilihan transportasi karena angkutan umum belum tersedia hingga tepat di kawasan pantai.

Data Sisparnas Kementerian Pariwisata mencatat Pantai Banyu Tibo berada di Dusun Widoro, Desa Widoro.

Destinasi ini memiliki area parkir, toilet, tempat ibadah, pusat informasi, serta fasilitas makanan dan minuman.

Jam operasional yang tercantum dalam data tersebut adalah pukul 08.00–16.00 WIB pada hari biasa dan 07.00–16.00 WIB pada akhir pekan. Harga tiket masuk yang tercatat sebesar Rp10 ribu.

Jangan Hanya Mengejar Foto, Perhatikan Keselamatan

Keindahan Pantai Banyu Tibo memang menarik untuk diabadikan. Namun, wisatawan tetap perlu memperhatikan kondisi alam ketika berada di kawasan pantai.

Pesisir selatan memiliki karakter ombak yang dapat berubah. Area sekitar tebing dan aliran air juga bisa menjadi licin.

Karena itu, wisatawan sebaiknya tidak terlalu memaksakan diri mendekati titik tertentu hanya demi mendapatkan foto.

Perhatikan kondisi permukaan batu, ombak, serta arahan pengelola.

Terutama ketika berada di sekitar pertemuan antara air terjun dan laut.

Baca Juga: Bukan Sekadar Masalah Modern, Stres Ternyata Mekanisme Bertahan Hidup Manusia

Keselamatan tetap perlu menjadi prioritas agar pengalaman berwisata tidak berubah menjadi kejadian yang tidak diinginkan.

Bisa Jadi Pilihan Liburan ke Pacitan

Pantai Banyu Tibo menawarkan sesuatu yang cukup berbeda. Satu kawasan menghadirkan tebing, aliran air tawar, pasir pantai, dan laut.

Keunikan tersebut membuat perjalanan ke Pacitan tidak hanya soal mencari pantai dengan panorama laut yang luas. Wisatawan juga bisa menemukan destinasi dengan karakter alam yang lebih spesifik.

Bagi pencinta wisata alam, Banyu Tibo bisa dimasukkan dalam daftar destinasi ketika menjelajahi Pacitan.

Apalagi, fenomena air yang jatuh dari tebing menuju pantai menjadi pemandangan yang tidak setiap hari bisa ditemukan.

Jadi, jika sedang mencari destinasi dengan lanskap yang berbeda, Pantai Banyu Tibo bisa menjadi salah satu pilihan.

Datang dengan persiapan perjalanan yang baik, tetap memperhatikan kondisi cuaca dan ombak, lalu nikmati keunikan alamnya tanpa mengabaikan keselamatan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : jawapos.com
Pantai Banyu Tibo Pacitan wisata Pacitan air terjun jatuh ke laut pantai unik Jawa Timur wisata pantai Pacitan