Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Tren Healing Keluarga Saat Liburan Sekolah Jadi Cara Baru Bangun Kedekatan dengan Anak

Arinie Khaqqo • Selasa, 23 Juni 2026 | 13:46 WIB
Liburan sekolah tak harus mahal untuk jadi berkesan. Dari wisata alam yang menenangkan hingga staycation yang hangat, inilah destinasi favorit keluarga yang sedang hits dan bisa mempererat hubungan orang tua dan anak. (ilustrasi liburan)
Liburan sekolah tak harus mahal untuk jadi berkesan. Dari wisata alam yang menenangkan hingga staycation yang hangat, inilah destinasi favorit keluarga yang sedang hits dan bisa mempererat hubungan orang tua dan anak. (ilustrasi liburan)

RADARBONANG.ID – Liburan sekolah selalu menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh banyak keluarga.

Setelah berbulan-bulan disibukkan dengan tugas sekolah, pekerjaan kantor, dan berbagai aktivitas harian, masa libur menjadi kesempatan emas untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta.

Menariknya, tren liburan keluarga kini mengalami perubahan. Jika dulu banyak orang fokus mengejar destinasi populer semata, kini semakin banyak keluarga yang memilih konsep healing atau berlibur dengan tujuan mendapatkan ketenangan, kebahagiaan, sekaligus mempererat hubungan antaranggota keluarga.

Bukan hanya sekadar berpindah tempat, liburan kini dipandang sebagai sarana untuk membangun kembali kedekatan emosional yang sering tergerus oleh kesibukan sehari-hari.

Baca Juga: Industri Otomotif Jatim Diguncang Isu Relokasi ke Vietnam, Ekosistem Mobil Listrik Indonesia Dinilai Kurang Kompetitif

Lalu, destinasi seperti apa yang sedang menjadi favorit keluarga saat musim liburan sekolah? Berikut beberapa pilihan yang sedang tren dan bisa menjadi inspirasi untuk mengisi waktu libur bersama anak-anak.

Wisata Alam Jadi Pilihan untuk Menenangkan Pikiran

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, wisata alam kembali menjadi primadona.

Banyak keluarga memilih menghabiskan waktu di kawasan pegunungan, perkebunan, atau area wisata terbuka yang menawarkan udara segar dan suasana tenang.

Destinasi seperti Puncak, Lembang, hingga Malang menjadi tujuan favorit karena menghadirkan kombinasi antara pemandangan indah dan aktivitas keluarga yang menyenangkan.

Salah satu tren yang semakin populer adalah glamping atau glamour camping. Konsep ini memungkinkan keluarga menikmati suasana alam tanpa harus meninggalkan kenyamanan layaknya menginap di hotel.

Anak-anak dapat belajar mengenal alam lebih dekat, sementara orang tua bisa menikmati suasana yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Selain itu, banyak lokasi wisata alam kini menyediakan area bermain, kebun edukasi, hingga spot foto yang menarik untuk diabadikan bersama keluarga.

Taman Hiburan Tetap Jadi Favorit Sepanjang Masa

Meski tren wisata terus berubah, taman hiburan tetap memiliki tempat tersendiri di hati keluarga Indonesia.

Tempat-tempat seperti Dunia Fantasi, Jatim Park, dan Trans Studio Bandung masih menjadi tujuan utama saat musim liburan sekolah.

Alasannya sederhana: taman hiburan menawarkan kombinasi antara keseruan, edukasi, dan pengalaman yang dapat dinikmati oleh berbagai kelompok usia.

Mulai dari wahana permainan yang memacu adrenalin hingga area edukatif yang mengajak anak belajar sambil bermain, semuanya tersedia dalam satu lokasi.

Tidak sedikit orang tua yang mengaku ikut merasakan nostalgia ketika menemani anak-anak menikmati berbagai wahana yang pernah mereka kunjungi saat kecil.

Pantai Tetap Menjadi Tempat Healing Favorit

Bagi banyak keluarga, suara ombak dan hamparan pasir masih menjadi resep terbaik untuk mengusir penat.

Pantai menawarkan suasana santai yang sulit ditemukan di tempat lain.

Destinasi seperti Bali, Lombok, hingga kawasan pantai di Yogyakarta selalu ramai dikunjungi selama masa liburan.

Di pantai, anak-anak dapat bermain pasir, berenang, atau sekadar berlari bebas di tepi laut.

Sementara itu, orang tua bisa menikmati suasana santai sambil menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang menenangkan.

Bagi keluarga yang memiliki anak remaja, beberapa pantai juga menyediakan aktivitas seperti snorkeling, banana boat, atau olahraga air ringan yang dapat menambah keseruan liburan.

Staycation Jadi Solusi Praktis untuk Keluarga Modern

Tidak semua keluarga memiliki waktu panjang untuk bepergian jauh.

Karena itu, tren staycation terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Konsep ini memungkinkan keluarga menikmati suasana liburan tanpa harus melakukan perjalanan yang melelahkan.

Banyak hotel kini menawarkan fasilitas ramah anak, mulai dari kolam renang khusus, area bermain, hingga program aktivitas keluarga selama masa liburan sekolah.

Selain lebih praktis, staycation juga sering dianggap lebih hemat waktu dan biaya.

Meski sederhana, momen seperti sarapan bersama, bermain di kolam renang, atau menonton film bersama di kamar hotel sering kali menjadi kenangan yang justru paling membekas bagi anak-anak.

Mengapa Tren Healing Keluarga Semakin Populer?

Fenomena ini muncul seiring meningkatnya kesadaran banyak orang tua akan pentingnya quality time bersama keluarga.

Kesibukan pekerjaan, sekolah, serta penggunaan gadget yang semakin intens membuat interaksi langsung antaranggota keluarga menjadi semakin terbatas.

Karena itu, liburan dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk membangun kembali kedekatan yang mungkin mulai berkurang.

Selain itu, tren mindful living dan slow travel juga ikut memengaruhi cara masyarakat menikmati waktu liburan.

Kini banyak keluarga yang lebih memilih perjalanan santai dan bermakna dibanding jadwal wisata yang terlalu padat.

Tujuannya bukan lagi sekadar mengunjungi banyak tempat, melainkan menciptakan pengalaman yang benar-benar bisa dinikmati bersama.

Tips Agar Liburan Sekolah Lebih Berkesan

Agar momen liburan berjalan lancar dan menyenangkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, pilih destinasi yang sesuai dengan usia dan minat anak.

Baca Juga: Fabrizio Romano Bongkar Alasan Negosiasi Kontrak Rodri dengan Manchester City Mandek, Ternyata Bukan karena Real Madrid

Kedua, hindari membuat jadwal yang terlalu padat agar seluruh anggota keluarga tetap bisa menikmati perjalanan dengan nyaman.

Ketiga, sisihkan waktu tanpa agenda khusus untuk bersantai dan menikmati suasana.

Terakhir, libatkan anak dalam menentukan tujuan wisata agar mereka merasa lebih antusias dan memiliki pengalaman yang lebih personal.

Pada akhirnya, liburan terbaik bukanlah yang paling mahal atau paling jauh, melainkan yang mampu menghadirkan kebersamaan dan kenangan indah bagi seluruh anggota keluarga.

Karena setelah liburan berakhir, yang paling diingat bukan hanya tempat yang dikunjungi, tetapi momen-momen hangat yang tercipta bersama orang-orang tercinta.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#liburan sekolah 2026 #healing keluarga #destinasi wisata keluarga #staycation keluarga #wisata anak saat liburan