Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Surga Tersembunyi di Kalimantan! Pulau Maratua Dijuluki Maldives-nya Indonesia, Air Sebening Kaca dan Masih Sepi Wisatawan

Siska Yudianti • Minggu, 8 Februari 2026 | 11:20 WIB

Pulau Maratua menawarkan laut sebening kristal, pantai sunyi, dan resort di atas air yang kerap disebut Maldives-nya Indonesia.
Pulau Maratua menawarkan laut sebening kristal, pantai sunyi, dan resort di atas air yang kerap disebut Maldives-nya Indonesia.

RADARBONANG.ID – Indonesia tak pernah kehabisan kejutan soal keindahan alam.

Di tengah ribuan pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, Pulau Maratua di Kalimantan Timur hadir sebagai destinasi eksotis yang belum banyak tersentuh hiruk pikuk pariwisata massal.

Pulau ini bahkan kerap dijuluki sebagai “Maldives-nya Indonesia” karena pesona lautnya yang sebening kristal dan lanskap tropis yang memanjakan mata.

Begitu tiba di Maratua, wisatawan langsung disambut gradasi warna laut biru toska yang jernih hingga dasar karang terlihat jelas.

Baca Juga: Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Pacitan, Ini Penjelasan Ilmiah agar Warga Tetap Tenang

Pasir putih membentang halus, berpadu dengan langit cerah dan suasana yang tenang.

Berbeda dengan destinasi populer seperti Bali atau Lombok, Maratua menawarkan pengalaman liburan yang lebih privat dan eksklusif.

Pulau Maratua merupakan bagian dari gugusan Kepulauan Derawan, kawasan yang telah lama dikenal sebagai salah satu surga bawah laut terbaik di dunia.

Kejernihan air laut di wilayah ini memiliki visibilitas tinggi, membuat aktivitas snorkeling dan diving menjadi pengalaman yang sangat memuaskan, bahkan bagi penyelam profesional.

Di bawah permukaan laut, wisatawan bisa menemukan terumbu karang yang masih sehat dengan beragam biota laut.

Penyu hijau kerap terlihat berenang bebas, pari manta sesekali melintas anggun, sementara gerombolan ikan tropis berwarna-warni menambah keindahan panorama bawah air.

Tak heran jika spot-spot diving seperti Big Fish Country dan Turtle Traffic menjadi favorit wisatawan mancanegara.

Tak hanya lautnya, pantai-pantai di Maratua juga menawarkan ketenangan yang semakin langka. Hampir tak ada kebisingan kendaraan wisata atau pedagang keliling. Yang terdengar hanya debur ombak dan hembusan angin laut.

Kondisi ini menjadikan Maratua sebagai destinasi ideal bagi mereka yang mencari healing, menjauh sejenak dari rutinitas dan kepenatan kota.

Keindahan Maratua semakin lengkap saat senja tiba. Matahari terbenam perlahan di ufuk barat, memantulkan cahaya jingga keemasan di permukaan laut.

Banyak wisatawan menyebut momen sunset di Maratua sebagai salah satu yang paling romantis dan menenangkan di Indonesia.

Salah satu daya tarik yang membuat Maratua viral di media sosial adalah keberadaan resort dengan konsep water villa.

Bangunan penginapan berdiri di atas laut, dengan balkon yang langsung menghadap samudra. Dari kamar, wisatawan bisa langsung turun untuk berenang atau snorkeling.

Konsep ini mengingatkan banyak orang pada resort-resort mewah di Maldives, namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Tarif menginap di Maratua bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga beberapa juta rupiah per malam, tergantung fasilitas dan jenis resort.

Meski sederhana, pengalaman bangun pagi ditemani suara ombak dan pemandangan laut biru jernih menjadi kemewahan tersendiri yang sulit ditemukan di tempat lain.

Akses menuju Pulau Maratua memang membutuhkan usaha lebih, namun justru menjadi alasan mengapa pulau ini masih terjaga keasriannya. Perjalanan dimulai dengan penerbangan menuju Berau, Kalimantan Timur.

Dari sana, wisatawan melanjutkan perjalanan darat ke Pelabuhan Tanjung Batu, lalu menyeberang menggunakan speedboat selama sekitar dua hingga tiga jam menuju Maratua.

Baca Juga: Gaji Penting, Tapi Bukan Segalanya: Ini Hal yang Diam-Diam Dicari Gen Z dari Tempat Kerja

Perjalanan panjang tersebut seolah menjadi “filter alami” yang menjaga Maratua dari lonjakan wisatawan berlebihan. Alamnya masih perawan, ekosistem laut terjaga, dan suasana pulau tetap tenang.

Banyak pelancong menilai, sekarang adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Maratua. Saat ini, pulau ini masih relatif sepi, cocok untuk honeymoon, liburan keluarga, maupun solo traveler yang mencari ketenangan.

Namun jika promosi dan tren wisata terus meningkat, bukan tidak mungkin Maratua akan menyusul destinasi populer lain yang kini padat pengunjung.

Pulau Maratua adalah destinasi yang sering membuat pengunjung berkata, “Kenapa baru tahu sekarang?” Sebuah surga tropis tersembunyi yang menawarkan keindahan alam, ketenangan, dan pengalaman liburan yang autentik. Sebelum pesonanya semakin viral, Maratua layak masuk dalam daftar perjalanan impian. (*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Pulau maratua #wisata Kalimantan Timur #Maldives nya Indonesia #surga tersembunyi Indonesia #Kepulauan Derawan