RADARBONANG.ID – Sebagai salah satu kota tua, Tuban diyakini banyak menyimpan situs bersejarah.
Secara jumlah dan nilai sejarah, Tuban bukan kaleng-kaleng. Di sini, tiap jengkal tanah bisa jadi catatan zaman.
Mulai dari Goa Suci yang sunyi tapi berwibawa, sampai Makam Syekh Maulana IbrahimAsmaraqandi yang diyakini jadi tempat peristirahatan ayah Sunan Ampel.
Belum lagi Candi Bulujowo, yang diam-diam menyimpan narasi panjang pertemuan Hindu, Buddha, dan Islam di jalur pesisir.
Berikut 5 Situs Cagar Budaya Tuban yang Wajib Kamu Kunjungi Sebelum Tua :
1. Makam Asmaraqandi – Jejak Sang Ayah Sunan Ampel
Berlokasi di Palang, situs ini masih kental dengan nuansa spiritual Jawa-Islam awal.
Tempat ini bukan sekadar makam, tapi juga penanda pertemuan dua peradaban besar di pesisir utara Jawa.
Warga sekitar menyebutnya “makam yang adem tapi nyala.”
2. Candi Bulujowo – Saksi Campur Tangan Zaman
Terletak di Kecamatan Bancar, Candi Bulujowo jadi bukti bagaimana peradaban Hindu-Buddha pernah bersemi di Tuban.
Reliefnya masih sederhana, tapi atmosfernya bikin merinding halus. Katanya, kalau datang sore-sore, bayangan candinya bisa bikin kamu lupa notifikasi kerjaan.
3. Goa Suci – Tempat Bertapa yang Tak Pernah Sepi
Terletak di Dusun Suci, Desa Wangun, Kecamatan Palang, sekitar 15 km di timur pusat kota Tuban. Goa ini dulu diyakini sebagai tempat bertapa para tokoh penyebar Islam.
Suasananya mistis tapi damai. Cocok buat kamu yang pengin detox pikiran, bukan detox sosial media.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Goa Suci adalah sekitar pukul 12 siang. Sinar matahari yang menembus lubang-lubang di atap gua menciptakan pola cahaya yang indah dan warna-warni.
4. Makam Sunan Bonang – Simbol Spiritual Tuban
Letaknya di jantung kota, tapi auranya enggak main-main. Di sinilah salah satu Wali Songo dimakamkan. Setiap hari selalu ramai peziarah dari seluruh Nusantara.
Kalau kamu datang ke sini, jangan cuma foto depan gapura. Coba resapi suasananya — karena dari sinilah nilai “Tuban yang religius” bermula.
5. Makam Sunan Bejagung Lor dan Kidul – Tokoh Penyebar Islam Generasi Awal di Jawa
Makam Sunan Bejagung Lor dan Kidul berada di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding. Keduanya disebut-sebut tokoh penyebar Islam generasi awal di Jawa.
Selain bernilai sejarah tinggi, lokasi ini juga punya nuansa syahdu — apalagi saat sore, ketika adzan berkumandang di antara pepohonan tua.
Sunan Bejagung Lor adalah Sayyid Abdullah Asy’ari, yang dipercaya sebagai saudara dari Syekh Maulana Ibrahim Asmaraqandi. Beliau dimakamkan di kompleks barat Masjid Syekh Asy'ari.
Sunan Bejagung Kidul adalah nama lain untuk Pangeran Kusumohadi (Syekh Hasyim Alamuddin), menantu Sunan Bejagung Lor yang meneruskan dakwahnya dan dimakamkan dalam satu lingkup desa yang sama, tetapi di area terpisah.
Tuban Punya Warisan Budaya Berlimpah
Di saat banyak daerah sibuk jualan “heritage tourism”, sementara Tuban punya warisan yang sebenarnya tinggal dikemas.
Kalau Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) benar-benar terbentuk tahun depan, bisa jadi Tuban bukan cuma kota sejarah, tapi kota yang sadar sejarah.
Dan semoga nanti, kita enggak cuma numpang nostalgia, tapi juga jadi penjaga cerita. (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah