RADARBONANG.ID – Bicara soal wisata Jawa Timur, banyak orang langsung terbayang pantai eksotis, pegunungan, dan kuliner legendaris.
Tapi tunggu dulu, provinsi paling timur di Pulau Jawa ini juga menyimpan harta karun sejarah yang luar biasa keren dan berkelas dunia.
Dari kerajaan kuno, kota pelabuhan penting, hingga jejak kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh, Jawa Timur punya deretan destinasi sejarah yang bukan cuma edukatif tapi juga fotogenik. Pas banget buat kamu yang doyan wisata antimainstream!
Berikut 10 wisata sejarah paling hits di Jawa Timur yang wajib masuk bucket list liburan kamu:
1. Trowulan, Mojokerto – Bekas Ibu Kota Majapahit yang Mendunia
Trowulan dikenal sebagai situs arkeologi terbesar di Indonesia. Di sinilah dulu Kerajaan Majapahit berdiri megah di abad ke-13 hingga 15.
Pengunjung bisa menjelajah Candi Tikus, Kolam Segaran, hingga Museum Majapahit yang menyimpan ribuan artefak kuno.
Cocok buat kamu pecinta sejarah nusantara, sambil menikmati suasana pedesaan Mojokerto yang asri.
2. Candi Penataran Blitar – Kompleks Candi Terbesar di Jawa Timur
Candi ini bukan cuma besar, tapi juga paling lengkap dan artistik.
Dibangun sejak masa Kerajaan Kediri dan berkembang di era Majapahit, Candi Penataran jadi pusat pemujaan Dewa Siwa.
Relief kisah Ramayana yang terpahat di dindingnya bikin pengunjung serasa masuk ke dunia pewayangan!
3. Museum 10 November Surabaya – Menghidupkan Semangat Arek Suroboyo
Museum ini jadi saksi bisu heroiknya Pertempuran 10 November 1945.
Di dalamnya terdapat koleksi senjata, dokumentasi pertempuran, dan suara orasi Bung Tomo yang menggetarkan hati.
Lokasinya di kawasan Tugu Pahlawan, jadi wajib dikunjungi kalau mampir ke Kota Pahlawan.
4. Benteng Van den Bosch Ngawi – Benteng Kolonial Tua di Atas Tanah Ngawi
Dikenal juga sebagai Benteng Pendem, bangunan ini dibangun Belanda di abad ke-19 untuk menghadapi serangan dari Kesultanan Yogyakarta.
Arsitekturnya eksotis, dengan suasana semi-abandoned yang Instagramable.
Cocok untuk kamu pemburu spot foto lawas ala film zaman dulu.
5. Kota Lama Surabaya – Nuansa Eropa di Tengah Kota
Kawasan Jembatan Merah dan Kembang Jepun masih menyimpan deretan bangunan kolonial peninggalan Belanda.
Dulu kawasan ini pusat perdagangan dan perbankan Hindia Belanda.
Sempurna buat city walking dan hunting foto arsitektur kuno!
6. Makam Bung Karno Kota Blitar – Ziarah ke Sang Proklamator
Kompleks makam ini selalu ramai peziarah dan wisatawan.
Selain mengunjungi pusara Bung Karno, kamu bisa menjelajah museum yang menyimpan barang-barang pribadi sang proklamator.
Pengalaman spiritual sekaligus mengenang perjuangan kemerdekaan Indonesia.
7. Monumen Simpang Lima Gumul Kediri – “Arc de Triomphe” dari Kediri
Mirip banget dengan Arc de Triomphe di Paris, monumen ini dibangun untuk mengenang sejarah Kediri sebagai kerajaan besar di masa lampau.
Diorama sejarah dan relief di dindingnya menceritakan asal-usul Kediri.
Spot selfie paling hits di Kediri, apalagi saat malam hari!
8. Candi Jawi Pasuruan – Candi Hindu-Buddha yang Misterius
Candi ini unik karena memiliki perpaduan arsitektur Hindu dan Buddha, simbol toleransi zaman Kerajaan Singhasari.
Dikelilingi pegunungan yang sejuk, suasananya tenang dan damai.
Tempat pas buat healing sambil belajar sejarah spiritual nusantara.
9. Museum Angkut Batu – Wisata Edukasi Berbalut Sejarah Transportasi
Meski tergolong modern, Museum Angkut menyimpan banyak koleksi kendaraan antik dari berbagai zaman.
Ada zona Eropa, Amerika, hingga zona Indonesia tempo dulu yang sangat historis.
Edukatif sekaligus spot foto yang totalitas estetik!
10. Gua Selomangleng Kediri – Jejak Pertapaan Putri Airlangga
Konon, Gua Selomangleng jadi tempat pertapaan Dewi Kilisuci, putri Raja Airlangga.
Relief-relief di dinding gua menyimpan nilai spiritual dan kisah mistis. Lokasinya di lereng Gunung Klothok, dikelilingi hutan kecil yang sejuk.
Sensasi eksplorasi spiritual dan sejarah dalam satu paket!
Jadi, buat kamu yang bosan liburan ke tempat itu-itu saja, cobalah menjelajah sisi historis Jawa Timur.
Selain nambah wawasan, kamu juga bakal dapat banyak spot kece dan kisah inspiratif dari masa lalu. (*)
Editor : Amin Fauzie