RADARBONANG.ID - Ketika berkunjung ke Tuban, pengalaman Anda akan terasa kurang lengkap jika hanya mengunjungi pantai atau menikmati kuliner lokal.
Wisata budaya di Tuban menawarkan pengalaman mendalam untuk memahami kekayaan tradisinya.
Salah satu simbol kearifan lokal yang patut diketahui adalah ongkek.
Apa itu Ongkek? Meski namanya mungkin belum familiar, ongkek bukanlah nama hewan atau makanan.
Ongkek adalah wadah tradisional khas Tuban yang telah digunakan sejak lama untuk menyimpan legen—minuman khas yang dibuat dari air nira pohon siwalan.
Lebih dari sekadar wadah, ongkek mencerminkan kreativitas masyarakat Tuban yang memanfaatkan alam untuk menghasilkan benda fungsional dengan nilai estetika tinggi.
Bentuk ongkek sendiri sangat khas dan ikonik. Wadah ini berdiri tegak dengan pegangan di samping, terbuat dari batang kayu yang dibalut daun lontar.
Di bagian atasnya terdapat centhak, sebuah wadah bambu kecil yang berfungsi sebagai gelas.
Desain ini bukan hanya praktis sebagai wadah legen, tetapi juga memberikan cita rasa segar yang khas, meningkatkan pengalaman menikmati minuman tradisional Tuban ini.
Sayangnya, ongkek kini jarang ditemukan karena mulai tergantikan oleh wadah modern.
Meski demikian, Anda masih bisa melihat bentuk asli ongkek di Museum Kambang Putih di Tuban, di ruang etnografi, di mana alat tradisional ini dipajang rapi.
Versi miniaturnya juga cukup populer di kalangan wisatawan sebagai Souvenir khas Tuban.
Miniatur ongkek kerap dijadikan gantungan kunci atau hadiah unik bagi keluarga.
Keberadaan ongkek lebih dari sekadar bukti sejarah; ini adalah bagian dari kekayaan budaya Tuban.
Masyarakat Tuban di masa lampau begitu kreatif dalam mengolah sumber daya alam menjadi produk yang tak hanya fungsional, tetapi juga estetik.
Dengan terus mengenal dan melestarikan ongkek, kita ikut menjaga identitas budaya yang kaya dan unik ini, agar tidak hanya sekadar menjadi sejarah namun tetap lestari, bahkan dalam bentuk miniatur sekalipun. (*)
Editor : Amin Fauzie