Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

10 Hotel di Indonesia Ini Dibangun pada Masa Hindia Belanda dan Masih Beroperasi hingga Sekarang, Cek Lokasi dan Harganya

Amin Fauzie • Rabu, 16 Oktober 2024 | 23:23 WIB
Sejumlah hotel di Indonesia menjadi saksi bisu sejarah. Hotel-hotel itu dibangun pada masa Hindia Belanda.
Sejumlah hotel di Indonesia menjadi saksi bisu sejarah. Hotel-hotel itu dibangun pada masa Hindia Belanda.

RADARBONANG.ID - Pariwisata Indonesia sebenarnya memiliki akar sejarah yang erat dengan masa kolonial Hindia Belanda, termasuk pendirian hotel yang menjadi saksi bisu sejarah pada masa itu.

Ya, beberapa hotel di Indonesia dibangun pada masa Hindia Belanda, bahkan masih beroperasi hingga sekarang.

Ketika Terusan Suez dibuka, kapal-kapal dari Eropa mulai berdatangan ke Nusantara untuk berdagang.

Pada abad ke-19, kapal-kapal pesiar pun mulai membawa turis Eropa yang ingin menikmati keindahan alam tropis Indonesia.

Untuk memenuhi kebutuhan mereka, pemerintahan Hindia Belanda mendirikan hotel-hotel di Pulau Jawa, yang kini menjadi saksi bisu sejarah pariwisata Indonesia.

Pendirian hotel-hotel ini menandai awal mula pariwisata di Indonesia menurut sejumlah ahli.

Menariknya, beberapa dari hotel klasik ini masih terus beroperasi hingga sekarang, menghadirkan pesona masa lampau yang memikat.

Mari simak ulasan singkat tentang hotel-hotel bersejarah di Indonesia ini.

1. Hotel Majapahit Surabaya

Hotel Majapahit Surabaya adalah saksi bisu perjuangan heroik Kota Surabaya.

Di hotel inilah peristiwa bersejarah perobekan warna biru pada bendera Belanda terjadi, menyusul gagalnya perundingan antara pihak Surabaya dan W.V.Ch. Ploegman.

Hotel yang berdiri sejak tahun 1910 ini awalnya dibangun oleh Sarkies Brothers dari Armenia dan dikenal sebagai Hotel Oranje di masa Hindia Belanda.

Ketika Jepang berkuasa, namanya berganti menjadi Hotel Yamato, hingga akhirnya dikenal sebagai Hotel Majapahit.

Anda bisa merasakan atmosfer sejarah yang kental di Hotel Majapahit dengan memesan kamar  mulai dari Rp 1.282.863 hingga Rp 1.546.999 per malam. Klik lokasinya di sini.

2. Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Hotel Indonesia Kempinski adalah hotel mewah bintang lima pertama di Indonesia sekaligus gedung tertinggi di Jakarta pada masanya.

Dibangun dari hasil rampasan perang Jepang, hotel ini resmi dibuka pada tahun 1962 sebagai akomodasi bagi para atlet Asian Games IV.

Tak hanya terkenal di kalangan wisatawan, hotel bersejarah ini juga menjadi pilihan penginapan Raja dan Ratu Belanda saat berkunjung ke Indonesia pada tahun 2020.

Mereka menikmati kemewahan kamar terbaik yang dilengkapi kaca anti-peluru untuk kenyamanan dan keamanan.

Harga menginap di hotel ini mulai dari Rp 2.963.365 hingga 3.407.360 per malam. Klik lokasinya di sini.

3. Hotel Savoy Homann Bandung

Hotel Savoy Homann, yang terletak di Jalan Asia-Afrika Nomor 112, Bandung, adalah akomodasi legendaris yang memadukan sejarah dan gaya art deco.

Pada masa lalu, hotel ini dimiliki oleh keluarga Homann, terkenal karena sajian rijsttafel khas yang dibuat oleh Ibu Homann.

Pada tahun 1939, arsitek Albert Aalbers merancang hotel ini dengan desain gelombang samudera khas art deco.

Nama hotel ini berganti menjadi Savoy Homann pada tahun 1940, menegaskan kemewahannya sebagai salah satu hotel paling bergengsi di Bandung.

Hotel ini bahkan pernah menjadi pilihan bagi selebriti ternama seperti Charlie Chaplin.

Anda bisa menikmati nuansa klasik Hotel Savoy Homann di Kota Kembang Bandung dengan harga mulai dari Rp 552.748 hingga Rp 1.079.488 per malam. Klik lokasinya di sini.

4. Royal Ambarukmo Yogyakarta

Royal Ambarukmo, yang berlokasi di Jalan Laksda Adisucipto Nomor 81, Yogyakarta, adalah hotel bersejarah yang dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono V.

Pada tahun 1966, hotel ini menjadi salah satu dari empat hotel pertama di Indonesia yang dipromosikan oleh Presiden Soekarno sebagai hotel internasional, memberikan nuansa kemewahan berstandar dunia di Yogyakarta.

Sebagai hotel bintang lima, Royal Ambarukmo menawarkan berbagai fasilitas premium, termasuk lapangan golf, ruang permainan, poolside bar, dan masih banyak lagi.

Di Royal Ambarukmo, Anda bisa menikmati pengalaman menginap penuh kemewahan bersejarah di Jantung Budaya ini dengan harga mulai dari Rp 448.425 hingga Rp 1.796.067 per malam. Klik lokasinya di sini.

5. Inna Bali Heritage Hotel

Inna Bali Heritage Hotel, dibuka pada 22 Agustus 1927, adalah hotel mewah pertama yang menyambut wisatawan di Bali.

Pada masa itu, turis mancanegara mulai berkunjung ke Bali melalui kapal uap Koninklijke Paketvaart Maatschappij, membuat hotel ini menjadi pilihan utama bagi para pelancong.

Terletak di pusat Denpasar, hotel bintang tiga ini menghadirkan berbagai fasilitas mewah, seperti taman asri, restoran elegan, kolam renang, kafe, dan banyak lagi.

Inna Bali Heritage Hotel memberikan pengalaman menginap yang menggabungkan kenyamanan modern dengan sentuhan sejarah Bali.

Harga menginap di hotel ini mulai dari Rp 234.166 hingga Rp 319.901 per malam. Klik lokasinya di sini.

6. Grand Inna Malioboro Yogyakarta

Grand Inna Malioboro, yang didirikan pada tahun 1908 dengan nama Hotel Inna Garuda, merupakan salah satu hotel bersejarah di Yogyakarta.

Terletak di Jalan Malioboro yang legendaris, hotel ini awalnya dibangun sebagai akomodasi bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan budaya dan tradisi kota.

Hotel ini segera menjadi pilihan utama bagi pejabat Belanda dan tokoh penting selama masa kolonial.

Harga menginap di Grand Inna Malioboro, Yogyakarta mulai dari sekitar Rp 911.250. Klik lokasinya di sini.

7. The Phoenix Hotel Yogyakarta

Berdiri sejak 1918, hotel ini awalnya dikenal sebagai rumah besar milik seorang pedagang kaya dari China.

Kini, The Phoenix Hotel Yogyakarta menawarkan pengalaman mewah dengan arsitektur yang menggabungkan gaya kolonial Belanda dan Jawa klasik.

Harga menginap di The Phoenix Hotel Yogyakarta mulai dari sekitar Rp 683.730 hingga Rp 1.140.000 per malam. Klik lokasinya di sini.

8. Hotel Salak The Heritage Bogor

Dibangun pada tahun 1856 di bawah pemerintahan kolonial Belanda, hotel ini awalnya difungsikan sebagai wisma untuk tamu-tamu Gubernur Jenderal Belanda pada masa itu.

Hotel Salak menyajikan keindahan arsitektur kolonial dengan nuansa modern di tengah kota Bogor.

Harga menginap di Hotel Salak The Heritage di Bogor berkisar antara Rp 445.732 hingga Rp 515.970 per malam. Cek lokasinya di sini.

9. Hotel Tugu Malang

Hotel Tugu Malang memiliki sejarah panjang sejak masa kolonial dan terkenal dengan koleksi benda seni antik yang menghiasi setiap sudut hotel.

Dibuka pada tahun 1990-an di gedung kolonial lama, hotel ini mencerminkan suasana Malang yang kaya budaya.

Untuk menginap di Hotel Tugu Malang, tarif per malam mulai dari sekitar Rp 1.058.910 hingga Rp 1.347.746. Cek lokasinya di sini.

10. Hotel Niagara Lawang

Hotel ini dibangun pada tahun 1918 di daerah Lawang, Malang, dengan gaya arsitektur campuran Art Deco, China, dan Eropa.

Meski sudah tua, Hotel Niagara masih mempertahankan interior klasiknya, membuatnya menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin merasakan nuansa masa lampau.

Harga menginap di Hotel Niagara Lawang berada di kisaran Rp 180.680 hingga Rp 182.675. Cek Lokasinya di sini.

Itulah beberapa hotel bersejarah di Indonesia yang dibangun pada masa Hindia Belanda dan masih beroperasi hingga Sekarang. Perlu diingat bahwa harga sewa yang tercantum adalah harga ketika artikel ini ditulis.

Artinya, harga tersebut dapat berubah tergantung pada musim tinggi atau rendah saat pemesanan, tingkat inflasi, kebijakan pajak daerah, serta permintaan.

Memesan selama musim rendah biasanya lebih ekonomis. Pastikan untuk selalu memeriksa harga akhir sebelum mengonfirmasi pemesanan Anda. (*)

APRESIASI: Taufadi berfoto bersama mahasiswa dan Rektor Unira Gazali dalam kegiatan Pekan Legislatif DPM Unira Senin (14/10). (BERBAKTI UNTUK JPRM)
APRESIASI: Taufadi berfoto bersama mahasiswa dan Rektor Unira Gazali dalam kegiatan Pekan Legislatif DPM Unira Senin (14/10). (BERBAKTI UNTUK JPRM)
Editor : Amin Fauzie
#lokasi #harga #Dibangun pada Masa Hindia Belanda #Masih Beroperasi hingga Sekarang