Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Rekomendasi 5 Tempat Wisata Selain Bali yang Tak Kalah Indah di Indonesaia

Amin Fauzie • Kamis, 22 Februari 2024 | 05:01 WIB

TUBAN-Bicara soal tempat wisata di Indonesia yang indah dan hits, Bali memang masih menjadi primadona bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Selain Bali, Indonesia memiliki beragam destinasi wisata lain yang keindahannya tak kalah dengan Pulau Dewata, dan bisa jadi pilihan para wisatawan.

Bahkan, beberapa tahun terakhir, pemerintah mulai mengembangkan sejumlah obyek wisata tersebut.

Danau Toba
Danau Toba

Danau Toba adalah danau alami berukuran besar yang berada di kaldera Gunung Supervulkan.

Memiliki panjang 100 kilometer, lebar 30 kilometer, dan kedalaman 505 meter.

Dengan luas 1.145 hektare, danau Toba merupakan danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara.

Danau ini memiliki pesona alam yang luar biasa. Keindahannya bisa dinikmati dari segala penjuru.

Hamparan air berwarna hijau kebiruan danau berpadu dengan pegunungan yang membentang di sekelilingnya.

Pemandangan persawahan yang sejuk, sungai, dan air terjun juga mewarnai kawasan ini.

Selain potensi alamnya, budaya Suku Batak juga menjadi magnet tersendiri di kawasan Danau Toba.

Banyak permukiman tradisional Batak serta museum tentang budaya Batak.

Wisatawan juga bisa merasakan kearifan lokal dan budaya masyarakat Batak dengan tinggal di desa-desa wisata di kawasan ini, seperti Desa Meat, Desa Jangga Dolok, dan Desa Silimalombu.

Wisatawan juga bisa melakukan beberapa aktivitas di desa tradisional ini, seperti belajar menenun ulos di Kampung Ulos Silahisabungan.

2. Candi Borobudur di Jawa Tengah

Candi Borobudur
Candi Borobudur

Candi Borobudur terletak di Magelang, kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta.

Borobudur merupakan Candi Buddha terbesar di dunia, obyek wisata tunggal tanah air yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Wisatawan bisa berkunjung juga di desa-desa yang berada di kaki Candi Borobudur, menikmati keindahan alam pedesaan sambil menjalani berbagai kegiatan. Seperti pembuatan gerabah dan batik tulis, keliling desa dengan sepeda onthel, hingga berburu biji kopi.

Beberapa kuliner khas juga bisa dinikmati di sekitar Candi Borobudur, seperti gudeg, sate klathak, tengkleng, geplak, dan bakpia pathuk.

3. Mandalika di Nusa Tenggara Barat

Mandalika
Mandalika

Nama Mandalika berasal dari legenda seorang putri dalam cerita rakyat yang terkait dengan perayaan Nyale di Lombok.

Secara geografis, Mandalika berada di sepanjang garis pantai menghadap Samudera Hindia, di bagian selatan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kawasan Mandalika dianugerahi pantai-pantai yang indah. Yakni, Pantai kuta, Pantai Mandalika, Pantai Mawi, Pantai Mawun, Pantai Semeti, Pantai Selong Belanak, Pantai Serenting, Pantai Seger, dan Pantai Tanjung Aan.

Selain memiliki pemandangan yang indah, beberapa di antaranya juga menjadi favorit bagi para peselancar dan menjadi spot untuk olahraga air.

Di Mandalika juga terdapat perbukitan yang indah, seperti Bukit Benjon, Bukit Seger, Bukit Merese, dan Batu Kotak.

Di Mandalika juga telah dibangun sirkuit, dan pernah menjadi tuan rumah ajang balap dunia MotoGP pada 2021.

4. Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur

Labuan Bajo
Labuan Bajo

Terletak di Flores, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Labuan Bajo selama ini dikenal sebagai pintu gerbang menuju Pulau Komodo dan Taman Nasional Komodo, taman konservasi biawak purba raksasa komodo yang merupakan warisan dunia versi UNESCO.

Secara historis, Labuan berasal dari kata labuhan, yaitu desa yang dijadikan tempat berlabuh bagi orang-orang yang berasal dari Bajo dan Bugis Sulawesi Selatan.

Dengan luas 400 hektare, Labuan Bajo terkenal dengan eksotisme pantainya.

Di kawasan ini terdapat Pulau Komodo yang merupakan habitat asli komodo satu-satunya di dunia.

Labuan Bajo juga memiliki kecantikan bahari, petualangan alam, budaya masyarakat, hingga kehidupan liar yang bisa dinikmati. Ada banyak cara untuk menikmatinya, baik dengan boat tour atau land tour.

Di Puncak Waringin, pengunjung bisa menikmati  keindahan matahari terbenam dengan pemandangan deretan kapal-kapal di Labuab Bajo dari ketinggian.

Ada pula opsi berlayar atau live-on-board di kapal pinisi dan berkeliling ke pulau-pulau terdekat seperti Pulau Padar, Pulau Kelor dan Gili Lawa.

Para wisatawan juga bisa berkunjung atau berlayar ke Pulau Rinca dan Pulau Komodo untuk melihat hewan purba komodo di habitat aslinya.

5. Likupang di Sulawesi Utara

Likupang
Likupang

Memiliki luas 197,4 hektare, dengan hamparan pasir putih di sepanjang pantai dan panorama bawah laut yang indah dan memukau, wisata bahari ini disebut dengan “surga yang tersembunyi”.

Ya, dengan potensi wisata bahari dan wisata bawah lautnya yang tinggi, bisa menjadi surga bagi penyuka diving dan snorkeling.

Aktivitas wisata berbasis air lainnya seperti jet ski dan banana boat hingga island hopping juga bisa menjadi pilihan.

Di Likupang ada sejumlah pantai seperti Paal dan Pulisan. Di pulau-pulau kecil di sekitar Likupang terdapat resor-resor yang menawarkan wisatawan pengalaman wisata berbasis bahari yang tenang, asri, dan cocok untuk rehat sejenak dari hiruk pikuk suasana kota.

Kawasan Likupang juga kaya kearifan lokal dan budaya yang kuat dipengaruhi oleh kebudayaan Minahasa.

Kawasan ini memiliki kuliner yang khas seperti ikan cakalang suwir pedas, sambal roa, bubur manado, dan berbagai olahan berbasis hasil tangkapan laut. (*)

Penampakan buku Aku Cinta Kendal karya Chacha Fredericha alias istri bupati Kendal.
Penampakan buku Aku Cinta Kendal karya Chacha Fredericha alias istri bupati Kendal.
Editor : Amin Fauzie
#indonesia #primadona bagi para wisatawan #5DSP #Tempat Wisata Selain Bali