Bukan Turun, Harga iPhone Lama Malah Naik Setelah iPhone 18 Pro Resmi Diluncurkan, Ini Daftarnya

Muhammad Azlan Syah • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 07:24 WIB
Bukan makin murah, sejumlah iPhone lama justru mengalami kenaikan harga setelah Apple meluncurkan iPhone 18 Pro. Ada yang naik hingga Rp500 ribu. (Apple)
Bukan makin murah, sejumlah iPhone lama justru mengalami kenaikan harga setelah Apple meluncurkan iPhone 18 Pro. Ada yang naik hingga Rp500 ribu. (Apple)

RADARBONANG.ID - Peluncuran iPhone 18 Pro ternyata membawa kabar yang cukup mengejutkan bagi calon pembeli iPhone.

Alih-alih menurunkan harga generasi sebelumnya seperti yang biasanya terjadi setelah model baru diperkenalkan, Apple justru menaikkan harga sejumlah iPhone lama.

Kenaikan tersebut terjadi pada beberapa model, termasuk iPhone 17, iPhone 17e, iPhone Air, dan iPhone 16.

Di Indonesia, harga sejumlah varian mengalami peningkatan mulai Rp250.000 hingga Rp500.000.

Situasi ini membuat calon pembeli iPhone perlu kembali mempertimbangkan waktu pembelian.

Sebab, membeli model generasi sebelumnya setelah peluncuran seri terbaru tidak lagi otomatis berarti mendapatkan harga yang lebih murah.

Baca Juga: Unik! Warga Jogja Tanam Padi di Galon Bekas, Ratusan Tanaman Kini Siap Dipanen Setelah 90 Hari

iPhone Lama Justru Mengalami Kenaikan Harga

Apple baru saja memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.

Dalam acara yang sama, perusahaan juga memperkenalkan iPhone Duo sebagai perangkat foldable pertama Apple.

Biasanya, kehadiran generasi baru membuat harga model sebelumnya mengalami penyesuaian.

Strategi tersebut menjadi salah satu alasan konsumen kerap menunggu peluncuran iPhone terbaru sebelum membeli generasi sebelumnya.

Namun, kondisi kali ini berbeda. Apple justru menaikkan harga sejumlah model yang sebelumnya sudah beredar di pasaran.

Di Amerika Serikat, beberapa model tersebut mengalami kenaikan sebesar 100 dolar AS.

Salah satunya adalah iPhone 17 yang kini dibanderol mulai 899 dolar AS dari harga awal 799 dolar AS.

Kenaikan tersebut juga tidak berlaku pada seluruh lini iPhone.

Versi Pro dari generasi terkait disebut tidak ikut mengalami perubahan harga seperti model-model yang terdampak.

Harga iPhone 17 di Indonesia Ikut Naik

Perubahan harga juga terpantau di Indonesia.

Berdasarkan penelusuran JagatReview kepada salah satu distributor Apple, sejumlah model iPhone lama mengalami kenaikan harga.

iPhone 17 varian 256 GB sebelumnya dijual Rp17.499.000. Kini harganya menjadi Rp17.999.000 atau naik Rp500.000.

Sementara itu, model 512 GB yang sebelumnya berada di angka Rp22.249.000 naik menjadi Rp22.749.000.

Kenaikan serupa juga terjadi pada iPhone 17e. Varian 256 GB naik dari Rp12.999.000 menjadi Rp13.499.000.

Untuk kapasitas 512 GB, harganya berubah dari Rp17.499.000 menjadi Rp17.999.000.

Perubahan tersebut membuat selisih harga antara generasi sebelumnya dan model yang lebih baru menjadi semakin menarik untuk diperhatikan oleh calon pembeli.

iPhone Air dan iPhone 16 Juga Naik

Bukan hanya iPhone 17 dan iPhone 17e yang mengalami kenaikan.

iPhone Air juga mendapatkan penyesuaian harga pada sejumlah kapasitas penyimpanan.

iPhone Air 256 GB kini dibanderol Rp16.999.000 dari sebelumnya Rp16.499.000.

Varian 512 GB naik dari Rp21.249.000 menjadi Rp21.749.000.

Sementara itu, varian dengan kapasitas penyimpanan 1 TB mengalami kenaikan dari Rp25.499.000 menjadi Rp25.999.000.

Kenaikan juga terjadi pada iPhone 16. Model 128 GB yang sebelumnya dijual Rp14.999.000 kini menjadi Rp15.249.000.

Untuk varian 256 GB, harganya berubah dari Rp16.999.000 menjadi Rp17.249.000.

Sedangkan versi 512 GB naik dari Rp20.499.000 menjadi Rp20.749.000.

Kelangkaan Memori Diduga Jadi Salah Satu Faktor

Apple tidak secara langsung menyebutkan alasan kenaikan harga iPhone generasi sebelumnya tersebut.

Namun, kondisi industri komponen disebut menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan.

Kelangkaan produk memori sebelumnya telah disebut sebagai salah satu alasan yang berpotensi mendorong kenaikan biaya produksi perangkat elektronik.

Apple juga diketahui telah melakukan penyesuaian harga pada beberapa kategori produknya, termasuk Mac, iPad, dan HomePod.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan biaya komponen tidak hanya berdampak pada lini iPhone.

Jika biaya produksi terus berada pada tingkat tinggi, harga perangkat lama masih berpotensi mengalami perubahan.

Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian bagi konsumen yang sedang menunggu harga iPhone turun setelah peluncuran generasi terbaru.

Masih Menarik Membeli iPhone Generasi Lama?

Kenaikan harga ini membuat strategi membeli iPhone generasi sebelumnya menjadi sedikit berbeda.

Konsumen tidak lagi bisa berasumsi bahwa harga otomatis turun setelah Apple memperkenalkan model terbaru.

Bagi konsumen yang memang mengincar iPhone 16, iPhone 17, iPhone 17e, atau iPhone Air, perubahan harga tersebut perlu diperhitungkan sebelum melakukan pembelian.

Baca Juga: Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Masalah Kelebihan Bagasi Berujung Hujan Kritik dari Netizen

Apalagi, selisih harga yang semakin kecil dengan generasi baru dapat membuat konsumen mulai membandingkan fitur, usia dukungan perangkat, serta potensi penggunaan dalam beberapa tahun ke depan.

Di sisi lain, harga tersebut masih dapat berubah mengikuti kebijakan distributor, ketersediaan stok, dan kondisi pasar.

Karena itu, calon pembeli sebaiknya mengecek harga terbaru sebelum menentukan pilihan.

Peluncuran iPhone 18 Pro akhirnya tidak hanya membawa perangkat baru.

Konsumen juga harus menghadapi fakta bahwa beberapa iPhone generasi sebelumnya justru menjadi lebih mahal.

Kondisi ini menjadi salah satu perubahan menarik dalam strategi harga Apple pada 2026.

Jika tekanan harga komponen masih berlanjut, bukan tidak mungkin konsumen akan kembali menghadapi perubahan harga pada perangkat Apple lainnya.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : gadget.jagatreview.com
harga iPhone terbaru 2026 harga iPhone 17 Indonesia harga iPhone 17e harga iPhone Air harga iPhone 16