RADARBONANG.ID — Di tengah semakin dominannya layanan streaming dalam kehidupan digital, pemutar media VLC justru kembali membuktikan bahwa aplikasi pemutar video dan audio konvensional belum kehilangan tempat di hati pengguna.
Aplikasi yang dikembangkan oleh organisasi nirlaba VideoLAN tersebut kini resmi mencatatkan pencapaian besar dengan melampaui angka 7 miliar unduhan di berbagai platform.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa VLC masih memiliki basis pengguna yang sangat besar, meskipun saat ini masyarakat semakin terbiasa menonton film, serial, video, hingga berbagai konten hiburan melalui layanan streaming berbasis internet.
Kabar mengenai pencapaian terbaru VLC disampaikan langsung oleh Jean-Baptiste Kempf, Presiden sekaligus salah satu pengembang utama VLC.
Baca Juga: AI Mode Google Makin Canggih, Bisa Lacak Harga Tiket dan Pesan Hotel Lewat Percakapan
Angka 7 miliar unduhan ini sekaligus menambah daftar pencapaian panjang aplikasi yang telah menjadi salah satu pemutar media paling populer di dunia.
Menariknya, pertumbuhan jumlah unduhan VLC masih berlangsung cukup cepat.
Sekitar 18 bulan sebelumnya, tepatnya pada Januari 2025, VLC baru mencatatkan pencapaian 6 miliar unduhan. Kini, aplikasi tersebut berhasil menambah sekitar 1 miliar unduhan lagi.
Dari 6 Miliar ke 7 Miliar Unduhan dalam Waktu 18 Bulan
Pencapaian 7 miliar unduhan menunjukkan bahwa VLC masih mampu menarik pengguna baru di tengah persaingan aplikasi dan platform hiburan yang semakin ketat.
Dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun, angka unduhan VLC meningkat dari 6 miliar menjadi 7 miliar.
Pertumbuhan tersebut cukup menarik karena saat ini pola konsumsi konten digital telah banyak berubah.
Dulu, pengguna lebih sering menyimpan file video atau musik secara langsung di perangkat.
Saat ini, kebiasaan tersebut mulai bergeser karena kehadiran berbagai layanan streaming.
Pengguna cukup membuka aplikasi dan memilih konten yang ingin dinikmati tanpa harus menyimpan seluruh file terlebih dahulu.
Namun, VLC tetap menawarkan sesuatu yang masih dibutuhkan banyak orang, yakni kebebasan memutar berbagai jenis file media secara langsung dari perangkat.
Aplikasi ini dapat digunakan untuk membuka konten secara offline dan tidak bergantung sepenuhnya pada koneksi internet.
Bagi pengguna yang memiliki koleksi video pribadi, film, rekaman, musik, maupun berbagai file multimedia lainnya, kemampuan tersebut masih menjadi alasan utama untuk menggunakan VLC.
Tetap Gratis dan Bisa Digunakan Tanpa Internet
Salah satu kekuatan utama VLC adalah pendekatannya yang berbeda dibandingkan banyak layanan hiburan digital modern.
VLC tersedia secara gratis dan memungkinkan pengguna memutar konten yang tersimpan di perangkat.
Pengguna tidak perlu membayar biaya berlangganan bulanan untuk mengakses fungsi utama pemutar media tersebut.
Selain itu, VLC juga tidak mengharuskan pengguna terhubung ke internet untuk memutar file yang telah tersimpan secara lokal.
Keunggulan ini membuat VLC tetap relevan di berbagai kondisi.
Ketika koneksi internet tidak stabil, kuota terbatas, atau pengguna ingin mengakses koleksi media pribadi, pemutar media lokal masih menjadi pilihan yang praktis.
VLC juga dikenal karena kemampuannya mendukung berbagai format dan codec.
Fleksibilitas tersebut membuat aplikasi ini mampu digunakan untuk membuka banyak jenis file tanpa pengguna harus memasang banyak aplikasi tambahan.
Kemudahan inilah yang membuat VLC tetap bertahan selama bertahun-tahun meskipun perkembangan teknologi hiburan digital terus berubah.
VideoLAN Perluas Dukungan ke Berbagai Perangkat
VideoLAN tidak berhenti mengembangkan VLC sebagai pemutar media untuk komputer saja.
Organisasi tersebut terus memperluas dukungan aplikasinya ke berbagai platform dan perangkat.
Salah satu perkembangan terbaru adalah upaya memindahkan VLC ke Vega OS, sistem operasi baru yang digunakan Amazon pada perangkat TV buatannya.
Langkah ini memperlihatkan bahwa VLC ingin tetap hadir di ekosistem perangkat yang terus berkembang.
Kebutuhan pengguna terhadap pemutar media juga semakin beragam.
Konten tidak lagi hanya dinikmati melalui komputer, tetapi juga lewat smartphone, tablet, smart TV, dan berbagai perangkat lainnya.
Karena itu, dukungan terhadap lebih banyak sistem operasi menjadi bagian penting untuk mempertahankan relevansi VLC.
Selain memperluas dukungan platform, pengembang juga masih mengerjakan kompatibilitas untuk berbagai codec tambahan.
Kemampuan mendukung banyak format selama ini menjadi salah satu identitas utama VLC, sehingga pengembangan terhadap codec baru dapat membantu aplikasi tersebut tetap mengikuti perkembangan teknologi multimedia.
VLC 4 Masih Dalam Pengembangan
Di tengah pencapaian 7 miliar unduhan, VideoLAN juga terus menyiapkan masa depan VLC.
Salah satu proyek yang masih dikerjakan adalah VLC 4, versi generasi berikutnya dari aplikasi pemutar media tersebut.
VLC 4 telah lama menjadi salah satu proyek yang paling dinantikan pengguna.
Namun, proses pengembangannya dikabarkan masih membutuhkan waktu sebelum benar-benar siap dirilis secara luas.
Belum banyak kepastian mengenai kapan versi tersebut akan tersedia untuk seluruh pengguna.
Meski demikian, keberadaan proyek VLC 4 menunjukkan bahwa VideoLAN masih terus mengembangkan aplikasi yang telah digunakan selama bertahun-tahun oleh pengguna di seluruh dunia.
VideoLAN Pernah Pamerkan Fitur AI untuk Subtitle
Perkembangan VLC juga mulai menyentuh teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Tahun lalu, VideoLAN sempat memperlihatkan konsep fitur penerjemahan dan pembuatan subtitle menggunakan teknologi AI.
Menariknya, konsep tersebut dirancang untuk berjalan menggunakan model lokal.
Pendekatan ini berpotensi memungkinkan pemrosesan dilakukan langsung melalui perangkat tanpa sepenuhnya bergantung pada layanan berbasis cloud.
Teknologi tersebut dapat memberikan manfaat bagi pengguna yang membutuhkan subtitle maupun terjemahan untuk berbagai konten video.
Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah fitur tersebut telah dirilis secara luas atau masih berada dalam tahap pengembangan.
Meski begitu, ketertarikan VideoLAN terhadap AI menunjukkan bahwa aplikasi pemutar media ini juga berusaha mengikuti perkembangan teknologi terbaru.
Bukti Pemutar Media Lokal Masih Dibutuhkan
Keberhasilan VLC menembus 7 miliar unduhan menjadi bukti bahwa pemutar media lokal masih memiliki peran penting di tengah dominasi layanan streaming.
Tidak semua kebutuhan pengguna dapat digantikan oleh platform streaming.
Masih banyak orang yang ingin memiliki kebebasan untuk memutar file sendiri, menikmati konten tanpa internet, dan menggunakan aplikasi tanpa biaya langganan.
Baca Juga: Cegah Perekaman Diam-Diam, Meta Perbarui Sistem Keamanan Kacamata Pintar dengan Proteksi Baru
VLC menawarkan pengalaman tersebut melalui pendekatan yang sederhana dan tetap relevan.
Dengan dukungan terhadap berbagai platform, pengembangan codec baru, persiapan VLC 4, hingga eksplorasi teknologi AI, VideoLAN menunjukkan bahwa VLC tidak sekadar bertahan sebagai aplikasi lama.
Setelah mencapai 7 miliar unduhan, perjalanan VLC tampaknya masih jauh dari selesai.
Tantangan berikutnya adalah mempertahankan relevansi di tengah perubahan teknologi yang semakin cepat, sekaligus membuktikan bahwa pemutar media gratis dan sederhana masih memiliki tempat di perangkat digital pengguna di seluruh dunia.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : engadget.com