Phil Schiller Kurangi Peran di Apple, App Store dan Acara Produk Kini Dipimpin Eksekutif Baru

Andika Julia Perdana Putra • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 11:06 WIB
Era baru Apple mulai terlihat. Phil Schiller, salah satu eksekutif veteran yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Apple selama puluhan tahun, kini mulai mengurangi perannya. (Spirit Secret/Pinterest)
Era baru Apple mulai terlihat. Phil Schiller, salah satu eksekutif veteran yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Apple selama puluhan tahun, kini mulai mengurangi perannya. (Spirit Secret/Pinterest)

RADARBONANG.ID — Apple kembali melakukan perubahan di jajaran kepemimpinannya. Kali ini, salah satu nama veteran yang sudah sangat lama menjadi bagian dari perjalanan perusahaan.

Phil Schiller, dilaporkan mulai mengurangi keterlibatannya dalam sejumlah tanggung jawab penting.

Schiller tidak sepenuhnya meninggalkan Apple. Ia tetap memiliki posisi sebagai Apple Fellow, tetapi sejumlah tugas yang selama bertahun-tahun berada di bawah pengawasannya kini mulai dialihkan kepada eksekutif lain.

Perubahan tersebut terutama menyangkut pengelolaan App Store serta tim yang menangani berbagai acara dan peluncuran produk Apple.

Baca Juga: KKN 193 UMM Bangun RUBUHA, Upaya Pengendalian Hama Tikus pada Lahan Padi di Jatimulyo Tuban

Pergeseran tanggung jawab ini menjadi salah satu tanda bahwa Apple sedang memasuki fase regenerasi kepemimpinan.

Tanggung Jawab App Store Mulai Beralih

Salah satu perubahan terbesar berkaitan dengan App Store.

Operasional harian layanan tersebut nantinya akan ditangani oleh Carson Oliver.

Tidak hanya soal operasional, struktur bisnis App Store juga mengalami perubahan.

Bisnis App Store dipindahkan dari divisi pemasaran menuju divisi layanan yang berada di bawah kepemimpinan Eddy Cue.

Perubahan struktur ini cukup penting mengingat App Store merupakan salah satu bagian strategis dalam ekosistem Apple.

Selain menjadi tempat distribusi aplikasi untuk iPhone, iPad, Mac, dan perangkat Apple lainnya, App Store juga menjadi sumber pendapatan penting bagi perusahaan melalui komisi transaksi aplikasi, pembelian dalam aplikasi, serta berbagai layanan digital.

Dengan perpindahan tersebut, pengelolaan App Store akan semakin terintegrasi dengan bisnis layanan Apple yang selama ini dipimpin Eddy Cue.

Tim Acara Produk Apple Juga Berganti Pemimpin

Perubahan tidak hanya terjadi pada App Store. Tim yang bertanggung jawab terhadap berbagai acara Apple juga akan mendapatkan pemimpin baru.

Nola Weinstein disebut akan mengambil alih kepemimpinan tim acara Apple.

Ia nantinya melapor kepada Kristin Huguet Quayle, wakil presiden Apple yang menangani komunikasi dan hubungan masyarakat.

Tim acara memiliki peran penting dalam strategi komunikasi Apple.

Berbagai peluncuran produk seperti iPhone, iPad, Apple Watch, hingga perangkat Mac selama bertahun-tahun menjadi perhatian besar publik dan media teknologi dunia.

Schiller sendiri merupakan salah satu sosok yang sangat identik dengan era tersebut.

Ia kerap tampil dalam berbagai acara Apple dan menjadi salah satu wajah perusahaan ketika memperkenalkan produk maupun fitur baru.

Perjalanan Phil Schiller Bersama Apple

Phil Schiller memiliki sejarah panjang bersama Apple. Ia pertama kali bergabung dengan perusahaan tersebut pada 1987.

Namun, perjalanan tersebut sempat terhenti ketika Schiller meninggalkan Apple pada 1993. Empat tahun kemudian, ia kembali bergabung pada 1997, tepat ketika Steve Jobs kembali mengambil alih kepemimpinan Apple.

Sejak saat itu, Schiller berkembang menjadi salah satu eksekutif paling berpengaruh di perusahaan.

Ia terlibat dalam berbagai fase penting Apple, termasuk era ketika perusahaan memperkenalkan produk-produk yang kemudian mengubah industri teknologi.

Nama Schiller turut melekat pada peluncuran iPod, iPhone, iPad, hingga Apple Watch.

Ia juga menjadi salah satu tokoh yang membantu Apple menyampaikan strategi produk kepada publik.

Karena pengalaman panjang tersebut, perubahan perannya tentu menjadi perhatian di tengah transformasi kepemimpinan Apple.

App Store Sempat Jadi Pusat Persoalan Hukum

Dalam beberapa tahun terakhir, tanggung jawab Schiller terhadap App Store juga tidak selalu berjalan mulus.

Apple menghadapi berbagai tekanan terkait kebijakan App Store, termasuk perseteruan hukum dengan Epic Games.

Perusahaan juga mendapat sorotan dari regulator di berbagai negara mengenai aturan distribusi aplikasi dan sistem pembayaran di dalam ekosistem Apple.

Persoalan tersebut membuat App Store menjadi salah satu area bisnis Apple yang paling banyak mendapat perhatian dari regulator dan perusahaan teknologi lain.

Karena itu, perpindahan tanggung jawab App Store ke divisi layanan di bawah Eddy Cue dapat menjadi langkah strategis dalam menghadapi perkembangan bisnis sekaligus tantangan regulasi yang terus berubah.

Perubahan Terjadi di Tengah Regenerasi Kepemimpinan

Pengurangan peran Schiller juga berlangsung bersamaan dengan perubahan yang lebih besar di pucuk pimpinan Apple.

Tim Cook tidak lagi menjabat sebagai CEO dan beralih ke posisi Chairman. Sementara itu, John Ternus mengambil alih posisi CEO Apple.

Pergantian tersebut menjadi salah satu perubahan kepemimpinan paling penting dalam sejarah terbaru perusahaan.

Ternus kini menghadapi tantangan untuk mempertahankan performa Apple sekaligus membangun struktur kepemimpinan yang dapat membawa perusahaan menghadapi fase berikutnya.

Dalam kondisi tersebut, berkurangnya peran sejumlah eksekutif senior seperti Schiller dapat dilihat sebagai bagian dari proses regenerasi yang lebih luas.

Era Baru Apple Mulai Terlihat

Perubahan posisi Schiller bukan berarti Apple kehilangan salah satu sosok berpengalamannya.

Sebagai Apple Fellow, ia masih tetap menjadi bagian dari perusahaan dan dapat memberikan kontribusi berdasarkan pengalaman panjangnya.

Namun, pengalihan tanggung jawab operasional kepada generasi eksekutif berikutnya menunjukkan adanya perubahan pola kepemimpinan di Apple.

Baca Juga: AI Mode Google Makin Canggih, Bisa Lacak Harga Tiket dan Pesan Hotel Lewat Percakapan

Perusahaan kini harus memastikan transisi tersebut berjalan mulus, terutama pada bidang yang memiliki dampak besar terhadap bisnis dan citra Apple.

App Store akan berada di bawah struktur layanan yang dipimpin Eddy Cue, sementara tim acara produk mendapatkan pemimpin baru.

Bersamaan dengan naiknya John Ternus sebagai CEO, perubahan tersebut memperlihatkan bahwa Apple tengah mempersiapkan babak baru setelah bertahun-tahun dipimpin oleh sejumlah figur yang sudah sangat dikenal publik.

Bagi Apple, tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan warisan yang telah dibangun, tetapi juga memastikan jajaran pimpinan baru mampu membawa perusahaan tetap kompetitif di tengah perubahan cepat industri teknologi.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : engadget.com
Phil Schiller Apple Phil Schiller kurangi peran perubahan pimpinan Apple App Store Apple John Ternus CEO Apple