RADARBONAG.ID - Google terus memperluas kemampuan AI Mode agar tidak hanya digunakan untuk mencari dan merangkum informasi, tetapi juga membantu pengguna menyelesaikan berbagai kebutuhan perjalanan.
Melalui pembaruan terbarunya, AI Mode kini dibekali sejumlah fitur yang dapat membantu pengguna mulai dari mencari penerbangan, memantau perubahan harga tiket, menemukan hotel sesuai kebutuhan, hingga melanjutkan proses pemesanan.
Kehadiran fitur-fitur tersebut membuat proses merencanakan perjalanan menjadi lebih praktis.
Pengguna tidak lagi harus berpindah-pindah layanan hanya untuk mencari tiket, membandingkan harga, dan menemukan penginapan.
Bisa Pantau Harga Tiket Pesawat Secara Otomatis
Salah satu kemampuan baru yang diperkenalkan Google adalah fitur pelacakan harga tiket penerbangan.
Baca Juga: Avi Basalamah Buka Suara soal Hoaks Asila Maisa dan Rizky Billar yang Beredar Bertahun-tahun
Cara menggunakannya cukup sederhana. Pengguna hanya perlu memasukkan tujuan perjalanan beserta tanggal keberangkatan yang diinginkan melalui AI Mode.
Setelah hasil penerbangan ditampilkan, pengguna dapat memilih opsi untuk melacak harga.
Selanjutnya, Google akan memantau perubahan harga untuk perjalanan yang dipilih.
Jika harga tiket mengalami perubahan, pengguna akan mendapatkan pemberitahuan melalui email.
Fitur ini tentu menarik bagi calon pelancong yang tidak ingin terus-menerus membuka situs penerbangan untuk mengecek apakah harga tiket mengalami penurunan atau justru naik.
Sudah Menjangkau Lebih dari 180 Negara
Google juga memperluas jangkauan fitur pelacakan harga tersebut.
Saat ini, kemampuan tersebut telah tersedia di lebih dari 180 negara dan wilayah.
AI Mode juga dapat menampilkan berbagai pilihan penerbangan dengan informasi harga yang berasal dari lebih dari 300 maskapai dan situs perjalanan mitra.
Dengan cakupan tersebut, pengguna memiliki lebih banyak pilihan ketika ingin membandingkan penerbangan berdasarkan harga, jadwal, maupun tujuan.
Sistem ini dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang biasanya harus membuka banyak situs sekaligus sebelum menentukan tiket yang paling sesuai.
Cari Hotel Bisa Dilakukan Lewat Percakapan
Tidak hanya penerbangan, Google juga membawa kemampuan baru untuk membantu pengguna menemukan dan memesan hotel.
Menariknya, proses pencarian tersebut dapat dilakukan menggunakan percakapan dengan AI Mode.
Pengguna dapat menjelaskan rencana perjalanan sekaligus menyampaikan preferensi hotel yang diinginkan.
Misalnya, lokasi penginapan, kebutuhan kamar, atau karakteristik hotel yang sesuai dengan rencana perjalanan.
AI Mode kemudian akan memberikan sejumlah rekomendasi yang dilengkapi informasi penting, termasuk ulasan dan berbagai detail mengenai hotel.
Pendekatan berbasis percakapan ini membuat pencarian penginapan terasa lebih fleksibel dibandingkan harus memasukkan banyak filter secara manual.
Bisa Lanjut Booking dan Bayar dengan Google Pay
Setelah menemukan hotel yang sesuai, pengguna dapat memilih opsi "Lanjutkan di Google" apabila properti tersebut didukung oleh mitra yang tersedia.
Pengguna kemudian dapat menentukan tipe kamar, melihat ketentuan pemesanan, serta memeriksa kebijakan pembatalan sebelum menyelesaikan transaksi.
Untuk pembayaran, Google juga menyediakan dukungan Google Pay, sehingga proses pemesanan dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Namun, fitur pemesanan hotel ini masih mulai diluncurkan di Amerika Serikat.
Sejumlah mitra yang telah mendukung fitur tersebut antara lain Booking.com, Expedia, Hilton, Marriott, Priceline, Trip.com, dan Wyndham Hotels & Resorts.
AI Mode Bisa Perhitungkan Poin dan Miles
Pembaruan Google tidak berhenti pada harga tiket dan hotel.
AI Mode kini juga mendapatkan kemampuan untuk membantu memperkirakan biaya perjalanan berdasarkan poin atau miles yang dimiliki pengguna dari program loyalitas tertentu.
Dengan kemampuan tersebut, pengguna dapat mencari penerbangan maupun hotel berdasarkan saldo poin atau miles yang tersedia.
Fitur ini berpotensi membantu pengguna yang rutin memanfaatkan program loyalitas maskapai, hotel, maupun kartu kredit untuk mendapatkan perjalanan dengan biaya yang lebih rendah.
Alih-alih hanya melihat harga dalam bentuk uang, pengguna dapat mempertimbangkan opsi perjalanan berdasarkan keuntungan yang sudah mereka kumpulkan.
Google Dorong AI Jadi Asisten Perjalanan
Berbagai pembaruan tersebut menunjukkan arah pengembangan AI Mode yang semakin luas.
Google tampaknya tidak ingin AI Mode hanya menjadi fitur untuk menjawab pertanyaan atau memberikan rangkuman hasil pencarian.
Platform ini secara bertahap diarahkan untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan secara langsung.
Dalam konteks perjalanan, AI Mode kini dapat membantu pengguna sejak tahap mencari penerbangan, memantau harga, menemukan hotel, hingga melanjutkan proses pemesanan.
Kemampuan tersebut juga membuat pencarian perjalanan menjadi lebih personal karena pengguna dapat menjelaskan kebutuhan menggunakan bahasa sehari-hari.
Baca Juga: Ingin Terlihat Lebih Menarik? Ini 5 Kebiasaan yang Bisa Bangun Aura Positif
Bagi wisatawan, kehadiran fitur seperti ini berpotensi memangkas waktu yang biasanya dihabiskan untuk membuka berbagai situs perjalanan dan membandingkan informasi secara manual.
Meski demikian, ketersediaan fitur belum merata di semua negara.
Kemampuan tertentu, terutama pemesanan hotel, masih bergantung pada wilayah dan mitra yang telah mendukung layanan tersebut.
Dengan semakin banyaknya fitur yang ditambahkan, Google tampaknya sedang membangun AI Mode sebagai asisten perjalanan berbasis AI yang dapat membantu pengguna bukan hanya menemukan informasi, tetapi juga mengambil langkah berikutnya dalam merencanakan perjalanan.
Jika pengembangan ini terus diperluas, pengalaman mencari tiket dan hotel di masa mendatang bisa menjadi jauh lebih sederhana karena berbagai kebutuhan perjalanan dapat dilakukan melalui satu percakapan.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : 9to5google.com