RADARBONAG.ID — Google kembali memperluas kemampuan Quick Share di Android.
Fitur berbagi file nirkabel tersebut kini mendapatkan cara baru untuk bertukar informasi dengan lebih praktis, termasuk kontak, foto, dan video hanya dengan mendekatkan dua perangkat yang kompatibel.
Pembaruan ini membuat pengalaman Quick Share semakin menyerupai fitur berbagi milik Apple, terutama AirDrop dan NameDrop.
Pengguna tidak lagi harus selalu membuka daftar perangkat secara manual ketika ingin berbagi informasi dengan orang yang berada di dekatnya.
Google menyebut kemampuan baru tersebut sebagai pertukaran dua arah secara instan.
Dengan mekanisme ini, proses berbagi informasi dapat dilakukan cukup dengan mendekatkan perangkat Android yang mendukung fitur tersebut.
Cukup Dekatkan Dua Ponsel Android
Cara kerja fitur baru Quick Share dibuat sesederhana mungkin.
Ketika dua perangkat yang kompatibel didekatkan, sistem akan menampilkan perintah kepada pengguna untuk melakukan pertukaran informasi.
Setelah pengguna menyetujui proses tersebut, data yang dipilih dapat dikirim tanpa harus melalui langkah yang panjang.
Untuk berbagi foto maupun video, pengguna juga masih dapat menggunakan metode melalui Share Sheet.
Setelah memilih file yang ingin dikirim, kedua perangkat cukup didekatkan untuk memulai proses berbagi.
Google tampaknya ingin membuat Quick Share terasa lebih natural ketika digunakan dalam situasi sehari-hari.
Misalnya, ketika seseorang baru berkenalan dan ingin bertukar nomor telepon, atau ketika dua teman ingin mengirim beberapa foto setelah menghadiri sebuah acara. Pengguna tidak harus repot mencari nama perangkat penerima terlebih dahulu.
Konsepnya Mirip NameDrop di iPhone
Kemampuan baru Quick Share tersebut mengingatkan pada NameDrop, fitur yang diperkenalkan Apple melalui iOS 17.
NameDrop memungkinkan pengguna bertukar informasi kontak dengan mendekatkan dua perangkat Apple yang kompatibel, seperti iPhone dan Apple Watch.
Konsep tersebut membuat pertukaran informasi terasa lebih sederhana karena perangkat dapat mengenali keberadaan perangkat lain dalam jarak dekat dan menawarkan opsi untuk berbagi.
Kini, pendekatan serupa semakin terlihat di ekosistem Android melalui Quick Share.
Meski mekanisme dan implementasinya tidak sepenuhnya identik, pengalaman yang ditawarkan memiliki konsep dasar yang sama: dekatkan perangkat, pilih informasi yang ingin dibagikan, lalu lakukan pertukaran.
Quick Share Makin Dekat dengan AirDrop
Langkah Google tersebut juga menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk membuat sistem berbagi Android semakin fleksibel.
Quick Share selama ini menjadi salah satu fitur utama Android untuk mengirim foto, video, dokumen, tautan, dan berbagai jenis file ke perangkat lain di sekitar pengguna.
Namun, Google secara bertahap membawa fitur tersebut ke arah pengalaman yang lebih mirip AirDrop.
Pada akhir 2025, dukungan AirDrop melalui Quick Share mulai diperkenalkan pada perangkat Pixel 10.
Dukungan tersebut kemudian diperluas ke lebih banyak perangkat.
Perkembangan ini menarik karena AirDrop selama bertahun-tahun menjadi salah satu fitur yang paling identik dengan kemudahan berbagi file dalam ekosistem Apple.
Dengan Quick Share, Google tampaknya ingin memberikan pengalaman yang sama praktisnya kepada pengguna Android sekaligus membuka kemungkinan interaksi yang lebih luas antarplatform.
Pixel 6 hingga Pixel Terbaru Mulai Kebagian
Fitur Quick Share terbaru mulai diluncurkan pada 12 Agustus 2026 untuk perangkat Pixel 6 dan model Pixel yang lebih baru.
Artinya, pengguna Pixel dengan perangkat yang masih mendapatkan dukungan pembaruan memiliki kesempatan untuk merasakan mekanisme berbagi baru tersebut.
Google juga memastikan fitur serupa akan segera tersedia untuk beberapa perangkat Samsung terbaru.
Daftar perangkat yang disebut akan mendapatkan dukungan mencakup Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8.
Tidak berhenti di sana, Google berencana memperluas kemampuan tersebut ke lebih banyak perangkat Android pada akhir 2026.
Dengan semakin banyak perangkat yang kompatibel, fitur ini berpotensi menjadi bagian penting dari pengalaman berbagi antarperangkat Android.
Tak Perlu Lagi Ribet Cari Perangkat Penerima
Salah satu manfaat terbesar dari pembaruan ini adalah mengurangi langkah yang harus dilakukan pengguna.
Dalam metode berbagi konvensional, pengguna biasanya harus memilih file, membuka menu Share, mencari perangkat penerima, kemudian menunggu koneksi sebelum proses transfer dimulai.
Dengan mekanisme baru, sebagian proses tersebut dapat dibuat lebih sederhana.
Pengguna cukup mendekatkan perangkat dan mengikuti instruksi yang muncul di layar.
Untuk kebutuhan sehari-hari, perubahan kecil seperti ini dapat membuat proses berbagi terasa jauh lebih cepat.
Terlebih ketika pengguna sedang berada di tempat ramai atau ingin segera mengirim foto maupun video kepada orang yang berdiri di dekatnya.
Google dan Apple Makin Punya Pengalaman Serupa
Kemunculan fitur ini juga menunjukkan bahwa pengalaman berbagi antarperangkat semakin mengarah pada pola yang serupa.
Apple memiliki AirDrop dan NameDrop. Android memiliki Quick Share yang terus mendapatkan kemampuan baru.
Baca Juga: Ghost of Yōtei: Complete Edition Resmi Diumumkan untuk PS5, Bawa Cerita Baru Atsu dan Mode Roguelike
Menariknya, persaingan tersebut tidak hanya terjadi pada spesifikasi perangkat atau performa sistem.
Pengalaman pengguna juga menjadi bagian penting yang terus dikembangkan oleh kedua perusahaan.
Bagi pengguna Android, perkembangan Quick Share tentu menjadi kabar menarik karena proses bertukar informasi kini semakin praktis.
Jika sebelumnya AirDrop sering dianggap sebagai salah satu keunggulan pengalaman berbagi di ekosistem Apple, Quick Share perlahan menawarkan alternatif yang semakin lengkap di Android.
Dengan dukungan perangkat yang terus diperluas, bukan tidak mungkin cara “tinggal dekatkan ponsel” akan menjadi salah satu metode berbagi informasi yang semakin umum digunakan pengguna Android.
Untuk saat ini, pengguna Pixel 6 dan model yang lebih baru menjadi kelompok awal yang mendapatkan fitur tersebut, sementara perangkat Android lainnya akan menyusul secara bertahap.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : engadget.com