OpenAI Resmi Akuisisi Startup NextSlide, Masa Depan Presentasi Kerja Kini Makin Dekat dengan Bantuan AI

Andika Julia Perdana Putra • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:16 WIB
Bikin presentasi bisa makin gampang, tapi kalau AI sudah bisa bikin slide, apa yang masih jadi keunggulan manusia? (sumber: unplash)
Bikin presentasi bisa makin gampang, tapi kalau AI sudah bisa bikin slide, apa yang masih jadi keunggulan manusia? (sumber: unplash)

RADARBONAG.ID — Cara orang membuat presentasi pekerjaan berpotensi mengalami perubahan besar seiring semakin agresifnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, dikabarkan telah mengakuisisi NextSlide, startup yang mengembangkan teknologi AI untuk membantu pengguna membuat presentasi secara otomatis.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya OpenAI memperluas kemampuan ChatGPT, bukan hanya sebagai chatbot untuk menjawab pertanyaan atau membantu menulis, tetapi juga sebagai alat yang mampu menangani pekerjaan produktivitas secara lebih menyeluruh.

Akuisisi tersebut membuat tim NextSlide kini bergabung dengan OpenAI dan akan melanjutkan pekerjaannya di lingkungan ChatGPT.

Baca Juga: Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Eks Ketua Yayasan Klaim untuk Ekskul Menembak dan Minta Dibuktikan

Tim NextSlide Bergabung dengan OpenAI

Salah satu pendiri NextSlide, Ahmed Beshry, mengonfirmasi bahwa tim startup tersebut telah menjadi bagian dari OpenAI.

Beshry menjelaskan bahwa NextSlide sejak awal dikembangkan untuk membantu pengguna mengubah berbagai jenis bahan mentah menjadi presentasi yang lebih terstruktur.

Input tersebut dapat berupa perintah atau prompt, catatan, dokumen, hingga hasil penelitian.

Teknologi NextSlide kemudian mengolah informasi tersebut menjadi rangkaian slide yang dapat diedit kembali oleh pengguna.

Kemampuan semacam ini membuat NextSlide memiliki konsep yang lebih luas dibandingkan sekadar generator slide otomatis.

Alih-alih hanya membuat satu slide berdasarkan perintah tertentu, sistemnya dirancang untuk memahami informasi yang berasal dari berbagai sumber, menghubungkan konteksnya, lalu menyusunnya menjadi sebuah presentasi yang lebih utuh.

Akuisisi Terjadi Sejak Awal 2026

Menariknya, proses akuisisi NextSlide oleh OpenAI sebenarnya telah berlangsung sejak awal 2026.

Namun, pengumuman mengenai kesepakatan tersebut baru disampaikan beberapa waktu kemudian.

Nilai transaksi dalam akuisisi ini juga tidak dipublikasikan kepada masyarakat.

Bergabungnya tim NextSlide ke OpenAI membuka peluang bagi teknologi mereka untuk dikembangkan lebih jauh dan diintegrasikan dengan berbagai kemampuan yang sudah tersedia di ChatGPT.

Jika pengembangan tersebut terealisasi, pengguna bisa mendapatkan pengalaman membuat presentasi tanpa harus berpindah-pindah aplikasi untuk mengumpulkan bahan, menyusun struktur, hingga membuat tampilan slide.

ChatGPT Bisa Makin Lengkap untuk Pekerjaan

Saat ini, ChatGPT sebenarnya sudah dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai tahap pembuatan presentasi.

Pengguna bisa meminta AI mencari ide, menyusun kerangka materi, merangkum dokumen, membuat poin-poin pembahasan, hingga membantu menentukan struktur presentasi.

Masuknya tim NextSlide berpotensi membawa kemampuan tersebut ke tingkat yang lebih terintegrasi.

Bayangkan pengguna cukup memberikan dokumen atau sejumlah bahan penelitian, kemudian AI membantu memahami isinya dan menyusunnya menjadi materi presentasi yang siap disesuaikan.

Perubahan seperti ini bisa menghemat waktu pekerja yang selama ini harus menghabiskan berjam-jam untuk merangkum informasi, menentukan urutan materi, hingga menyusun slide satu per satu.

Pekerjaan Administratif Makin Mudah Diambil Alih AI

Akuisisi NextSlide juga menunjukkan arah perkembangan AI yang semakin masuk ke pekerjaan sehari-hari.

Pembuatan presentasi merupakan aktivitas rutin bagi banyak pekerja, mulai dari konsultan, manajer produk, pekerja pengembangan bisnis, hingga profesional yang terlibat dalam berbagai proyek perusahaan.

Jika sebagian besar proses teknis dapat dilakukan AI, pekerja bisa mengalokasikan lebih banyak waktu untuk pekerjaan yang membutuhkan pengambilan keputusan dan pemikiran strategis.

Namun, kemudahan tersebut bukan berarti kemampuan manusia menjadi tidak penting.

Justru ketika teknologi mampu menghasilkan presentasi dalam waktu singkat, tantangan berikutnya adalah memastikan hasil yang dibuat AI benar-benar berkualitas.

Kemampuan Manusia Justru Makin Penting

Ketika hampir semua orang dapat menggunakan AI untuk menghasilkan slide yang terlihat profesional, kemampuan desain mungkin tidak lagi menjadi keunggulan utama.

Pembeda berikutnya adalah kemampuan seseorang dalam menilai kualitas informasi yang dihasilkan.

Pekerja tetap harus memeriksa apakah data yang digunakan benar, relevan, dan sesuai dengan konteks perusahaan.

Mereka juga perlu memastikan informasi sensitif atau rahasia tidak ikut masuk ke dalam materi yang dibuat menggunakan AI.

Kemampuan berpikir kritis menjadi semakin penting karena AI tetap dapat menghasilkan informasi yang keliru atau tidak sesuai konteks.

Selain itu, kemampuan komunikasi dan persuasi juga tidak mudah digantikan.

Presentasi dengan tampilan menarik belum tentu berhasil membuat audiens memahami pesan atau mengambil keputusan yang diharapkan.

AI Membuat Slide, Manusia Menentukan Pesan

Pada akhirnya, perkembangan teknologi seperti NextSlide kemungkinan akan membuat proses produksi presentasi semakin cepat.

AI dapat membantu mengubah data, dokumen, dan ide mentah menjadi rangkaian slide dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan proses manual.

Baca Juga: Nadia Omara: Kisah Mbak Rini di Desa Jawa Tengah: Rumah yang Selalu Gelap hingga Muncul Sosok Pocong dan Bikin Warga Resah

Namun, menentukan pesan utama, membaca karakter audiens, memahami kepentingan pihak lain, menyusun strategi komunikasi, melakukan negosiasi, hingga meyakinkan seseorang untuk mengambil keputusan tetap membutuhkan kemampuan manusia.

Karena itu, akuisisi NextSlide oleh OpenAI bukan sekadar kabar mengenai bertambahnya kemampuan ChatGPT.

Lebih jauh, perkembangan ini menjadi gambaran bagaimana AI perlahan mengubah cara manusia bekerja.

Pekerjaan yang sebelumnya menghabiskan banyak waktu untuk proses administratif akan semakin mudah diotomatisasi.

Sementara itu, nilai seorang pekerja justru akan semakin ditentukan oleh kemampuan yang tidak sekadar menghasilkan sesuatu, tetapi mampu memahami konteks, mengambil keputusan, berpikir kritis, dan memengaruhi orang lain.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : forbes.com
OpenAI akuisisi NextSlide ChatGPT AI presentasi NextSlide startup AI AI pembuat presentasi masa depan presentasi kerja