Telegram Kembali ke App Store Setelah Sempat Dihapus Apple, Ini Penyebab dan Penjelasan Resminya

Andika Julia Perdana Putra • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:08 WIB
Telegram sempat menghilang dari App Store dan membuat banyak pengguna bertanya-tanya. Apple akhirnya mengungkap alasan di balik penghapusan tersebut, sementara Telegram bergerak cepat hingga aplikasinya kembali tersedia. (Sumber: Jamie Millet/Pinterest)
Telegram sempat menghilang dari App Store dan membuat banyak pengguna bertanya-tanya. Apple akhirnya mengungkap alasan di balik penghapusan tersebut, sementara Telegram bergerak cepat hingga aplikasinya kembali tersedia. (Sumber: Jamie Millet/Pinterest)

RADARBONAG.ID – Pengguna iPhone sempat dibuat bingung setelah aplikasi Telegram mendadak menghilang dari App Store.

Banyak yang menduga terjadi gangguan teknis, namun belakangan Apple mengonfirmasi bahwa penghapusan sementara tersebut berkaitan dengan pelanggaran terhadap pedoman distribusi aplikasi yang berlaku di platformnya.

Tak berselang lama, Telegram kembali tersedia untuk diunduh setelah pengembang mengambil langkah cepat dengan menghapus konten yang dinilai melanggar serta menindak akun-akun yang terlibat.

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan karena memperlihatkan bagaimana Apple menerapkan kebijakan moderasi yang ketat terhadap aplikasi yang beredar di App Store, terutama untuk kasus yang berkaitan dengan keselamatan pengguna dan perlindungan anak.

Baca Juga: Syahrini Resmi Kembali ke Industri Musik, Lagu "Kau yang Utama" Jadi Penanda Comeback Setelah Vakum Bertahun-tahun

Apple Jelaskan Alasan Telegram Sempat Dihapus

Dalam keterangannya kepada Reuters, Apple menyebut penghapusan sementara Telegram dilakukan setelah ditemukan konten yang melanggar ketentuan App Store.

Pelanggaran tersebut disebut berkaitan dengan materi eksploitasi seksual terhadap anak, yang merupakan salah satu bentuk konten yang secara tegas dilarang dalam pedoman Apple.

Perusahaan menegaskan bahwa setiap aplikasi yang terbukti memfasilitasi penyebaran konten semacam itu dapat dikenai tindakan, termasuk penghapusan sementara dari App Store hingga pengembang melakukan perbaikan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Apple menjaga keamanan ekosistem aplikasinya sekaligus memastikan seluruh pengembang mematuhi aturan yang berlaku.

Telegram Bergerak Cepat Hapus Konten Bermasalah

Setelah menerima pemberitahuan dari Apple, Telegram segera melakukan serangkaian tindakan untuk memenuhi persyaratan agar aplikasinya dapat kembali tersedia.

Pengembang disebut telah menghapus konten yang bermasalah sekaligus memblokir akun-akun yang diduga bertanggung jawab atas penyebaran materi tersebut.

Setelah proses peninjauan selesai dan Apple memastikan langkah perbaikan telah dilakukan, Telegram kembali dipublikasikan di App Store sehingga pengguna iPhone dapat mengunduh maupun memperbarui aplikasi seperti biasa.

Meski demikian, Telegram tidak memberikan penjelasan rinci mengenai bagaimana konten tersebut dapat muncul di platformnya sebelum akhirnya dihapus.

Telegram Tanggapi dengan Nada Santai

Di sisi lain, Telegram turut merespons kabar hilangnya aplikasinya melalui akun resmi di platform X.

Dalam unggahan tersebut, perusahaan menanggapi situasi dengan nada bercanda dan menyebut penghapusan aplikasi dari App Store telah dibesar-besarkan.

Namun, Telegram tidak menjelaskan secara detail penyebab awal aplikasi tersebut sempat hilang maupun proses komunikasi yang dilakukan dengan Apple selama masa peninjauan.

Sikap tersebut memunculkan beragam tanggapan dari pengguna.

Sebagian menilai Telegram berusaha meredam kepanikan, sementara yang lain berharap perusahaan memberikan penjelasan lebih terbuka mengenai langkah-langkah yang telah diambil untuk meningkatkan moderasi konten.

Pengguna Android Tidak Terdampak

Meski sempat menghilang dari App Store, layanan Telegram sebenarnya tetap dapat diakses oleh sebagian besar pengguna.

Aplikasi tersebut tidak pernah dicabut dari Google Play Store, sehingga pengguna perangkat Android masih dapat mengunduh maupun memperbarui aplikasi tanpa kendala.

Selain itu, Telegram juga tetap tersedia melalui Mac App Store, sehingga pengguna komputer Mac masih dapat memasang aplikasi tersebut.

Dengan demikian, dampak penghapusan sementara hanya dirasakan oleh pengguna perangkat iPhone dan iPad yang mengandalkan App Store sebagai satu-satunya jalur resmi untuk memperoleh aplikasi.

Pemulihan Berlangsung Bertahap

Beberapa laporan menyebut proses pemulihan aplikasi tidak terjadi secara serentak di seluruh wilayah.

Di sejumlah negara, halaman Telegram di App Store sempat masih menampilkan pesan kesalahan meskipun Apple telah menyatakan aplikasi tersebut sudah dipulihkan.

Hal ini diduga berkaitan dengan proses sinkronisasi sistem distribusi App Store yang memang berlangsung secara bertahap di berbagai kawasan.

Tidak lama kemudian, aplikasi kembali muncul secara normal dan dapat diunduh oleh pengguna di seluruh wilayah yang didukung.

Baca Juga: Nasib PPPK Dipastikan Aman, Komisi II DPR Minta Pemerintah Daerah Tidak Jadikan Krisis Anggaran sebagai Alasan PHK

Jadi Pengingat Penting bagi Pengembang Aplikasi

Kasus yang menimpa Telegram kembali memperlihatkan bahwa Apple menerapkan standar yang sangat ketat terhadap seluruh aplikasi yang tersedia di App Store.

Pengembang tidak hanya dituntut menghadirkan fitur yang aman, tetapi juga wajib memiliki sistem moderasi yang mampu mendeteksi serta menghapus konten yang melanggar pedoman, khususnya yang berkaitan dengan eksploitasi anak dan bentuk pelanggaran serius lainnya.

Apabila pengembang dinilai tidak segera mengambil tindakan, Apple dapat menjatuhkan sanksi mulai dari penghapusan sementara hingga pencabutan aplikasi dari App Store.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan platform digital tidak hanya berkaitan dengan inovasi teknologi, tetapi juga tanggung jawab dalam menjaga keamanan pengguna dan memastikan konten yang beredar sesuai dengan aturan yang berlaku.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : androidauthority.com
Telegram dihapus App Store aplikasi Telegram telegram apple app store