RADARBONAG.ID – Kabar penting datang bagi pengguna ponsel Android lawas.
Google resmi menghentikan dukungan Google Play Services untuk perangkat yang masih menjalankan Android 6.0 Marshmallow.
Mulai sekarang, layanan inti tersebut hanya akan mendukung perangkat dengan Android 7.0 Nougat atau versi yang lebih baru.
Meski tidak diumumkan secara resmi melalui blog atau konferensi pers, perubahan ini diketahui setelah Google memperbarui halaman dokumentasi dukungannya.
Langkah tersebut menandai berakhirnya masa dukungan hampir 11 tahun untuk Android Marshmallow, salah satu versi Android yang memiliki umur dukungan paling panjang.
Bagi pengguna perangkat lama, keputusan ini memang tidak langsung membuat ponsel tidak bisa digunakan.
Namun dalam jangka panjang, dampaknya akan mulai terasa karena semakin banyak aplikasi yang tidak lagi kompatibel dan pembaruan keamanan berhenti diberikan.
Google Play Services, Komponen Penting di Balik Android
Banyak pengguna mengira sistem operasi Android saja sudah cukup agar ponsel dapat menjalankan berbagai aplikasi.
Padahal, ada satu komponen penting yang bekerja di balik layar, yaitu Google Play Services.
Layanan ini berfungsi sebagai penghubung antara aplikasi Android dengan berbagai layanan milik Google.
Melalui Google Play Services, pengguna dapat menikmati fitur seperti login menggunakan akun Google, sinkronisasi data, Google Maps, layanan lokasi, notifikasi, sistem pembayaran digital, hingga berbagai Application Programming Interface (API) yang dibutuhkan aplikasi modern.
Selain itu, Google Play Services juga menjadi jalur distribusi berbagai peningkatan keamanan dan fitur baru tanpa harus menunggu pembaruan sistem operasi Android secara penuh.
Karena itulah, ketika dukungan Play Services dihentikan, dampaknya akan dirasakan oleh hampir seluruh aplikasi yang bergantung pada layanan Google.
Android 6 Tidak Langsung Mati, Tetapi Akan Semakin Tertinggal
Pengguna Android 6.0 Marshmallow tidak perlu panik. Penghentian dukungan ini bukan berarti ponsel akan langsung mati atau tidak bisa digunakan.
Perangkat masih dapat digunakan untuk melakukan panggilan telepon, mengirim pesan singkat (SMS), mengambil foto menggunakan kamera, hingga menjalankan aplikasi yang sudah terpasang sebelumnya.
Namun, seiring berjalannya waktu, berbagai aplikasi akan mulai meminta versi Google Play Services yang lebih baru.
Akibatnya, pengguna bisa mengalami berbagai masalah seperti aplikasi gagal diperbarui, fitur tertentu tidak lagi berfungsi, hingga aplikasi sama sekali tidak dapat dijalankan.
Semakin lama perangkat digunakan tanpa dukungan Play Services terbaru, semakin besar pula kemungkinan munculnya masalah kompatibilitas.
Risiko Keamanan Semakin Meningkat
Salah satu dampak paling serius dari berakhirnya dukungan Google Play Services adalah berhentinya distribusi berbagai pembaruan keamanan.
Selama ini, Google menggunakan Play Services untuk menambal sejumlah celah keamanan penting tanpa harus merilis pembaruan sistem operasi secara menyeluruh.
Ketika dukungan dihentikan, perangkat Android 6 tidak lagi menerima perlindungan terbaru terhadap ancaman siber yang terus berkembang.
Hal tersebut membuat perangkat lebih rentan terhadap serangan malware, pencurian data pribadi, hingga berbagai eksploitasi keamanan yang mungkin ditemukan di masa mendatang.
Bagi pengguna yang masih menyimpan data penting seperti akun perbankan, email, atau dokumen pribadi di perangkat Android 6, kondisi ini tentu menjadi perhatian serius.
Marshmallow Jadi Salah Satu Android dengan Dukungan Terlama
Android 6.0 Marshmallow pertama kali diperkenalkan Google pada Oktober 2015.
Versi ini membawa berbagai fitur yang saat itu dianggap revolusioner, seperti sistem izin aplikasi (runtime permissions), mode hemat baterai Doze, dukungan sensor sidik jari, hingga peningkatan performa secara keseluruhan.
Meski usianya kini sudah mendekati 11 tahun, Marshmallow masih digunakan oleh sebagian pengguna, terutama pada perangkat lama yang belum pernah mendapatkan pembaruan sistem operasi.
Dengan masa dukungan Google Play Services yang berlangsung hampir 11 tahun, Marshmallow tercatat sebagai salah satu versi Android dengan umur dukungan terpanjang sepanjang sejarah platform Android.
Pengguna Kecewa Karena Tidak Ada Pengumuman Resmi
Keputusan Google menghentikan dukungan sebenarnya dianggap cukup wajar mengingat usia Android 6 yang sudah sangat tua.
Namun, sejumlah pengguna dan pemerhati teknologi menilai Google seharusnya memberikan pemberitahuan resmi sebelum perubahan tersebut diberlakukan.
Pasalnya, banyak pemilik perangkat lama yang baru mengetahui kabar ini setelah menemukan aplikasi tertentu tidak lagi dapat diperbarui atau mulai mengalami gangguan fungsi.
Situasi tersebut dinilai dapat membingungkan pengguna yang tidak mengikuti perkembangan teknologi secara rutin.
Pengguna Android Lama di Indonesia Berpotensi Terdampak
Di negara berkembang seperti Indonesia, masih cukup banyak masyarakat yang menggunakan smartphone lama karena berbagai alasan, mulai dari keterbatasan anggaran hingga perangkat yang masih dianggap layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Bagi kelompok pengguna ini, penghentian dukungan Google Play Services bisa menjadi tantangan tersendiri.
Selain kehilangan pembaruan keamanan, mereka juga berpotensi menghadapi semakin banyak aplikasi yang tidak lagi kompatibel dengan perangkatnya.
Karena itu, bagi pengguna Android 6 Marshmallow yang masih aktif digunakan untuk aktivitas penting, mempertimbangkan pembaruan ke perangkat dengan Android 7 Nougat atau versi yang lebih baru menjadi langkah yang disarankan.
Selain memperoleh dukungan keamanan terbaru, perangkat dengan sistem operasi yang lebih modern juga mampu menjalankan aplikasi terkini dengan performa yang lebih optimal serta mendapatkan berbagai fitur baru dari Google
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : androidauthority.com