Apple Resmi Kantongi Izin Regulator, Apple Intelligence Selangkah Lagi Meluncur di Tiongkok dengan Dukungan Alibaba dan Baidu

Andika Julia Perdana Putra • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 11:07 WIB
Apple dikabarkan resmi dapatakn restu Tiongkok untuk bawa Apple Intelligence ke Negeri Tirai Bambu. (Sumber: LifeHacker/Pinterest)
Apple dikabarkan resmi dapatakn restu Tiongkok untuk bawa Apple Intelligence ke Negeri Tirai Bambu. (Sumber: LifeHacker/Pinterest)

RADARBONANG.ID – Apple semakin dekat mewujudkan ekspansi layanan kecerdasan buatannya, Apple Intelligence, ke salah satu pasar smartphone terbesar di dunia, yakni Tiongkok.

Perusahaan teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat, itu dikabarkan telah memperoleh persetujuan dari regulator setempat, sebuah langkah penting yang menjadi syarat utama sebelum layanan kecerdasan buatan (AI) generatif dapat diluncurkan secara resmi kepada masyarakat.

Persetujuan tersebut menjadi tonggak baru dalam strategi Apple memperluas ekosistem AI di tingkat global.

Pasalnya, Tiongkok memiliki regulasi yang jauh lebih ketat dibanding banyak negara lain terkait penggunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Dengan izin regulator yang telah dikantongi, Apple kini berada selangkah lebih dekat menghadirkan berbagai fitur pintar berbasis Apple Intelligence bagi pengguna iPhone, iPad, Mac, hingga Vision Pro di Negeri Tirai Bambu.

Baca Juga: Bisnis Franchise Makin Dilirik Gen Z, Ini Keuntungan, Tantangan, dan Hal Penting yang Wajib Dipahami Sebelum Investasi

Persetujuan Regulator Menjadi Syarat Wajib

Pemerintah Tiongkok menerapkan aturan yang mewajibkan setiap Large Language Model (LLM) atau model bahasa besar serta layanan AI generatif memperoleh persetujuan resmi sebelum dipasarkan kepada publik.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan setiap layanan AI memenuhi standar keamanan, kepatuhan, dan regulasi yang berlaku di negara tersebut.

Karena itu, keberhasilan Apple memperoleh persetujuan regulator dinilai sebagai pencapaian penting yang membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di salah satu pasar teknologi paling strategis di dunia.

Langkah ini juga menunjukkan keseriusan Apple dalam memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan pemerintah Tiongkok agar layanannya dapat digunakan secara legal.

Gandeng Alibaba dan Baidu untuk Penuhi Regulasi

Dalam proses menghadirkan Apple Intelligence di Tiongkok, Apple memilih bekerja sama dengan dua raksasa teknologi lokal, yakni Alibaba dan Baidu.

Kolaborasi tersebut dilakukan agar layanan AI Apple dapat memenuhi regulasi sekaligus lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna di pasar domestik.

Salah satu teknologi yang akan menjadi bagian dari Apple Intelligence adalah Qwen, model kecerdasan buatan milik Alibaba.

Model AI tersebut nantinya akan diintegrasikan ke dalam berbagai perangkat Apple yang dipasarkan di Tiongkok, mulai dari iPhone, iPad, Mac, hingga headset Vision Pro.

Sementara itu, Baidu juga dipastikan berkontribusi dalam pengembangan sejumlah fitur Apple Intelligence khusus bagi pengguna di negara tersebut.

Meski demikian, hingga kini Apple maupun Baidu belum mengungkapkan secara rinci fitur apa saja yang akan memanfaatkan teknologi dari perusahaan mesin pencari terbesar di Tiongkok tersebut.

Apple Intelligence Diperkirakan Hadir dengan Siri Generasi Baru

Meskipun telah memperoleh persetujuan regulator, Apple masih belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran Apple Intelligence di Tiongkok.

Namun, banyak pengamat industri meyakini bahwa izin tersebut menjadi langkah besar menuju kehadiran berbagai fitur AI terbaru Apple.

Salah satu yang paling dinantikan adalah Siri generasi baru yang dibangun dengan dukungan Apple Intelligence.

Versi terbaru Siri diproyeksikan memiliki kemampuan memahami konteks percakapan dengan lebih baik, memberikan respons yang lebih natural, hingga mampu menjalankan berbagai tugas lintas aplikasi secara lebih cerdas.

Selain Siri, Apple Intelligence juga menghadirkan berbagai fitur produktivitas berbasis AI, seperti membantu menulis, merangkum dokumen, mengelola notifikasi, hingga menghasilkan gambar melalui teknologi generatif.

Tiongkok Menjadi Pasar yang Sangat Penting bagi Apple

Peluncuran Apple Intelligence di Tiongkok memiliki arti strategis bagi Apple.

Negara tersebut merupakan salah satu pasar terbesar perusahaan, sekaligus menjadi arena persaingan yang sangat ketat dengan berbagai produsen smartphone lokal.

Dalam beberapa tahun terakhir, merek-merek asal Tiongkok semakin agresif menghadirkan perangkat dengan fitur AI yang canggih.

Karena itu, kehadiran Apple Intelligence dipandang sebagai salah satu upaya Apple untuk mempertahankan daya saing sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengguna perangkatnya.

Dengan semakin berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, fitur AI kini menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen saat memilih smartphone baru.

Penjualan iPhone Tumbuh Positif

Momentum peluncuran Apple Intelligence juga datang ketika performa penjualan iPhone di Tiongkok menunjukkan tren positif.

Apple dilaporkan mencatat pertumbuhan pengiriman iPhone sebesar 24,4 persen secara tahunan pada kuartal kedua.

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap produk Apple masih cukup tinggi meskipun persaingan di pasar smartphone premium semakin sengit.

Kehadiran Apple Intelligence diperkirakan dapat menjadi faktor tambahan yang mendorong penjualan perangkat Apple di masa mendatang.

Dengan fitur AI yang semakin lengkap, Apple berpotensi menarik lebih banyak konsumen yang menginginkan pengalaman menggunakan perangkat yang lebih pintar dan produktif.

AI Kini Menjadi Senjata Baru Industri Smartphone

Perkembangan Apple Intelligence di Tiongkok juga mencerminkan semakin pentingnya teknologi AI dalam industri perangkat pintar.

Jika sebelumnya persaingan lebih banyak berfokus pada kualitas kamera, desain, atau performa chipset, kini kecerdasan buatan menjadi salah satu fitur utama yang menentukan daya saing sebuah smartphone.

Baca Juga: Kenapa Kita Mudah Lelah Setelah Terlalu Banyak Mengambil Keputusan? Psikologi Ungkap Fenomena Decision Fatigue

Apple, Google, Samsung, hingga berbagai produsen asal Tiongkok berlomba menghadirkan fitur AI yang mampu meningkatkan pengalaman pengguna dalam aktivitas sehari-hari.

Mulai dari membantu pekerjaan, membuat konten, menerjemahkan bahasa secara real-time, hingga mengelola berbagai aktivitas digital, AI kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan teknologi modern.

Dengan persetujuan regulator yang telah diperoleh, Apple kini memiliki peluang lebih besar untuk memperluas jangkauan Apple Intelligence ke pasar Tiongkok.

Meski tanggal peluncuran resminya masih belum diumumkan, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan terus mempercepat pengembangan ekosistem AI secara global.

Kolaborasi dengan Alibaba dan Baidu diharapkan tidak hanya membantu memenuhi regulasi setempat, tetapi juga memperkuat posisi Apple di tengah persaingan teknologi kecerdasan buatan yang semakin kompetitif.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : engadget.com
Alibaba Qwen Baidu AI Apple AI apple intelligence Apple Tiongkok