Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

OpenAI Luncurkan GPT-Live, Mode Suara ChatGPT Kini Bisa Menyela, Lebih Natural, dan Mirip Percakapan Manusia

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 10 Juli 2026 | 10:57 WIB
ChatGPT kini terasa semakin mirip manusia! OpenAI resmi meluncurkan GPT-Live, teknologi baru yang membuat percakapan suara lebih alami, mampu mendengarkan dan berbicara secara bersamaan, serta memahami jeda saat pengguna berpikir. (news test/Pinterest)
ChatGPT kini terasa semakin mirip manusia! OpenAI resmi meluncurkan GPT-Live, teknologi baru yang membuat percakapan suara lebih alami, mampu mendengarkan dan berbicara secara bersamaan, serta memahami jeda saat pengguna berpikir. (news test/Pinterest)

RADARBONAG.ID – OpenAI resmi memperkenalkan GPT-Live, teknologi terbaru yang membawa perubahan besar pada pengalaman percakapan suara di ChatGPT.

Pembaruan ini membuat interaksi dengan chatbot berbasis kecerdasan buatan tersebut terasa jauh lebih alami, cepat, dan menyerupai percakapan dengan manusia.

Fitur baru ini mulai tersedia secara bertahap bagi pengguna Android, iPhone (iOS), dan web.

Dengan GPT-Live, pengguna tidak lagi harus menunggu hingga selesai berbicara sebelum ChatGPT memberikan respons.

Sebaliknya, sistem kini mampu mendengarkan dan berbicara secara bersamaan sehingga percakapan berlangsung lebih lancar tanpa jeda yang terasa kaku seperti pada mode suara sebelumnya.

Baca Juga: Persebaya Perkenalkan Skuad Sementara untuk Super League 2026/2027, Delapan Pemain Asing Siap Jalani Ujian Pramusim

GPT-Live Gunakan Teknologi Full-Duplex

Perubahan terbesar yang dibawa GPT-Live terletak pada penggunaan arsitektur full-duplex.

Pada mode suara lama, ChatGPT baru mulai memproses jawaban setelah pengguna berhenti berbicara. Akibatnya, percakapan sering terasa bergantian dan kurang natural.

Melalui teknologi full-duplex, ChatGPT kini dapat mendengarkan sekaligus merespons secara real-time.

Pendekatan tersebut membuat komunikasi terasa lebih mirip saat berbicara dengan orang lain.

Pengguna bahkan bisa menyela pembicaraan ChatGPT kapan saja tanpa membuat percakapan terputus atau harus memulai dari awal.

Mampu Memahami Jeda Saat Pengguna Sedang Berpikir

Salah satu peningkatan yang paling terasa adalah kemampuan GPT-Live memahami ritme percakapan manusia.

Sistem dapat mengenali ketika pengguna sedang berhenti sejenak untuk berpikir sehingga tidak langsung memotong atau terburu-buru memberikan jawaban.

Kemampuan ini membuat percakapan berlangsung lebih nyaman, terutama ketika pengguna membutuhkan waktu untuk menyusun pertanyaan atau menjelaskan sesuatu.

Selain itu, pengguna juga bisa meminta ChatGPT berbicara lebih lambat apabila kecepatan respons dirasa terlalu cepat.

Fleksibilitas tersebut diharapkan membuat pengalaman berbicara menjadi lebih personal dan mudah diikuti.

Respons Lebih Akurat Berkat Dukungan Model AI dan Pencarian Web

OpenAI juga meningkatkan kualitas jawaban yang diberikan GPT-Live.

Di balik layar, sistem dapat memanfaatkan kemampuan pencarian web maupun penalaran dari model AI OpenAI lainnya secara otomatis untuk menghasilkan respons yang lebih relevan sesuai konteks percakapan.

Dengan pendekatan tersebut, pengguna tidak perlu lagi memilih model secara manual ketika menggunakan mode suara.

GPT-Live akan menentukan kemampuan yang dibutuhkan agar jawaban yang diberikan tetap akurat dan sesuai dengan pertanyaan pengguna.

Bisa Memberikan Tanda Sedang Mendengarkan

Agar percakapan terasa semakin alami, GPT-Live juga menghadirkan berbagai respons singkat yang biasa dilakukan manusia saat mendengarkan lawan bicara.

Misalnya, sistem dapat mengucapkan kata-kata seperti "mhmm", "oke", atau respons singkat lainnya sebagai tanda bahwa ChatGPT masih menyimak pembicaraan.

Fitur sederhana ini membuat interaksi terasa lebih hidup dibandingkan model suara generasi sebelumnya.

Selain itu, GPT-Live juga diklaim memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menyaring suara bising di sekitar pengguna sehingga percakapan tetap berjalan dengan lancar meski berada di lingkungan yang ramai.

Hadir dalam Dua Model Berbeda

OpenAI menghadirkan dua model untuk teknologi terbaru ini, yaitu GPT-Live-1 dan GPT-Live-1 mini.

GPT-Live-1 menjadi model utama yang tersedia bagi pelanggan berbayar, termasuk pengguna paket Go, Plus, dan Pro.

Sementara itu, pengguna versi gratis akan menggunakan GPT-Live-1 mini sebagai model bawaan.

Perbedaan tersebut memungkinkan OpenAI menghadirkan pengalaman yang lebih optimal bagi pelanggan berbayar tanpa menghilangkan akses pengguna gratis terhadap fitur percakapan suara terbaru.

Dilengkapi Fitur Pendukung Selama Percakapan

Selain menghadirkan kualitas suara yang lebih natural, OpenAI juga menambahkan sejumlah fitur pendukung.

Saat berbicara dengan ChatGPT, pengguna kini dapat melihat kartu informasi yang muncul secara otomatis, seperti informasi cuaca, skor pertandingan olahraga, hingga data saham.

Dukungan untuk mengunggah gambar, file, serta melakukan pencarian web juga tetap tersedia seperti pada versi sebelumnya.

Dengan demikian, percakapan tidak hanya menjadi lebih alami, tetapi juga lebih informatif karena didukung berbagai sumber data secara real-time.

Perlindungan Keamanan dan Kontrol Orang Tua Turut Ditingkatkan

OpenAI turut memperkuat aspek keamanan pada GPT-Live.

Sistem kini dilengkapi mekanisme yang mampu mendeteksi percakapan berisiko dan mengarahkan respons ke arah yang lebih aman sesuai pedoman keamanan perusahaan.

Bagi keluarga yang memiliki pengguna remaja, OpenAI juga menyediakan fitur parental control.

Baca Juga: Tidak Harus Punya Pengalaman, Begini Cara Memulai Karier sebagai Model agar Lebih Mudah Dilirik Brand

Fitur tersebut memungkinkan orang tua membatasi akses terhadap ChatGPT Voice sehingga penggunaan teknologi AI dapat lebih terkontrol sesuai kebutuhan.

Pengalaman Berbicara dengan AI Semakin Mendekati Percakapan Manusia

Hadirnya GPT-Live menandai langkah baru OpenAI dalam mengembangkan interaksi berbasis kecerdasan buatan.

Dengan kemampuan mendengarkan dan berbicara secara bersamaan, memahami jeda percakapan, menyaring kebisingan, hingga memberikan respons yang lebih alami, ChatGPT semakin mendekati pengalaman berbicara dengan manusia.

Pembaruan ini diperkirakan akan menjadi salah satu inovasi penting dalam pengembangan asisten AI berbasis suara, sekaligus membuka peluang penggunaan ChatGPT yang lebih luas untuk kebutuhan belajar, bekerja, maupun aktivitas sehari-hari.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#GPT-Live #ChatGPT Voice #OpenAI GPT-Live #fitur baru ChatGPT #openai