Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Samsung Resmi Hentikan Samsung Messages di AS, Pengguna Galaxy Diminta Beralih ke Google Messages

Andika Julia Perdana Putra • Kamis, 9 Juli 2026 | 15:18 WIB
Samsung resmi mengakhiri dukungan Samsung Messages di Amerika Serikat. Pengguna Galaxy kini diarahkan beralih ke Google Messages yang menawarkan fitur RCS, keamanan lebih baik, dan integrasi AI. (SlashGear/Pinterest)
Samsung resmi mengakhiri dukungan Samsung Messages di Amerika Serikat. Pengguna Galaxy kini diarahkan beralih ke Google Messages yang menawarkan fitur RCS, keamanan lebih baik, dan integrasi AI. (SlashGear/Pinterest)

RADARBONAG.ID – Samsung resmi mengakhiri dukungan terhadap aplikasi Samsung Messages di pasar Amerika Serikat.

Kebijakan ini membuat pengguna tidak lagi dapat mengirim pesan singkat (SMS) melalui aplikasi tersebut karena fitur pengetikan telah dinonaktifkan.

Sebagai penggantinya, Samsung mendorong seluruh pengguna perangkat Galaxy untuk beralih menggunakan Google Messages, yang kini menjadi aplikasi perpesanan utama dalam ekosistem Android dan telah menjadi aplikasi bawaan pada perangkat Galaxy terbaru.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Samsung untuk memusatkan pengembangan layanan perpesanan pada platform milik Google yang dinilai menawarkan fitur lebih lengkap, keamanan yang lebih baik, serta dukungan teknologi komunikasi modern.

Samsung Sudah Menyiapkan Transisi Sejak Beberapa Tahun Lalu

Keputusan menghentikan Samsung Messages sebenarnya bukan langkah yang diambil secara mendadak.

Baca Juga: Chelsea Mundur dari Perburuan Morgan Rogers, Aston Villa Patok Harga Fantastis Rp2,8 Triliun hingga The Blues Cari Target Baru

Samsung telah menjadikan Google Messages sebagai aplikasi pesan bawaan pada perangkat Galaxy sejak tahun 2022.

Kemudian, mulai tahun 2024, perusahaan juga tidak lagi menyertakan Samsung Messages pada perangkat Galaxy terbaru yang dipasarkan di Amerika Serikat.

Model-model terbaru seperti Galaxy S25, Galaxy S26, serta generasi terbaru Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip kini langsung menggunakan Google Messages sebagai aplikasi SMS dan RCS bawaan.

Dengan demikian, pengguna perangkat baru sudah tidak lagi memiliki akses ke Samsung Messages sejak pertama kali mengaktifkan ponsel mereka.

Pengguna Lama Diminta Segera Beralih

Bagi pengguna yang masih menggunakan Samsung Messages, proses perpindahan ke Google Messages diklaim cukup mudah.

Pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi Google Messages melalui Google Play Store, kemudian menetapkannya sebagai aplikasi perpesanan utama pada perangkat.

Samsung menjelaskan bahwa riwayat percakapan, pesan SMS, serta data penting lainnya akan dipindahkan secara otomatis sehingga pengguna tidak perlu khawatir kehilangan arsip pesan yang telah tersimpan sebelumnya.

Proses migrasi ini dirancang agar pengguna dapat langsung melanjutkan komunikasi tanpa harus melakukan pemindahan data secara manual.

Masih Ada Cara Menggunakan Samsung Messages, tetapi Tidak Disarankan

Meski layanan resminya telah dihentikan, Samsung menyebut masih terdapat solusi sementara bagi sebagian pengguna lama yang ingin tetap menggunakan Samsung Messages.

Caranya adalah dengan menghapus pembaruan aplikasi kemudian menonaktifkan fitur pembaruan otomatis melalui Galaxy Store.

Namun, perusahaan secara tegas tidak merekomendasikan langkah tersebut.

Pasalnya, aplikasi Samsung Messages tidak lagi memperoleh pembaruan keamanan, perbaikan bug, maupun pengembangan fitur baru.

Akibatnya, penggunaan aplikasi lama berpotensi meningkatkan risiko keamanan serta menurunkan kenyamanan pengguna dalam jangka panjang.

Sementara itu, pada perangkat Galaxy generasi terbaru, cara tersebut bahkan sudah tidak dapat dilakukan karena Samsung Messages memang tidak lagi disertakan dalam sistem operasi.

Apabila ingin menggunakannya, pengguna harus memasang versi lama aplikasi secara manual, sebuah langkah yang juga tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan risiko kompatibilitas maupun keamanan.

Mengapa Samsung Memilih Google Messages?

Fokus Samsung terhadap Google Messages bukan tanpa alasan.

Aplikasi tersebut telah menjadi platform perpesanan utama Android dengan dukungan teknologi Rich Communication Services (RCS) yang menghadirkan pengalaman berkirim pesan lebih modern dibanding SMS konvensional.

Melalui RCS, pengguna dapat menikmati berbagai fitur seperti:

  • Pengiriman foto dan video dengan kualitas lebih tinggi.
  • Indikator ketika lawan bicara sedang mengetik.
  • Tanda pesan telah terkirim dan dibaca.
  • Obrolan grup yang lebih stabil.
  • Enkripsi end-to-end untuk percakapan tertentu.
  • Integrasi yang lebih baik dengan berbagai perangkat Android.

Selain itu, Google Messages juga terus memperoleh pembaruan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang semakin dioptimalkan pada perangkat Galaxy terbaru.

Integrasi AI Menjadi Salah Satu Daya Tarik

Samsung juga menilai Google Messages memiliki kemampuan yang lebih siap mendukung berbagai fitur AI pada perangkat Galaxy yang kompatibel.

Melalui integrasi tersebut, pengguna berpotensi memperoleh berbagai fitur pintar, seperti bantuan menulis pesan, ringkasan percakapan, hingga peningkatan pengalaman komunikasi yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Strategi ini sejalan dengan fokus Samsung dalam mengembangkan ekosistem Galaxy berbasis AI yang semakin terintegrasi di berbagai aplikasi dan layanan.

Penghentian Layanan Baru Berlaku di Amerika Serikat

Samsung menegaskan bahwa penghentian Samsung Messages saat ini hanya diterapkan di wilayah Amerika Serikat.

Di berbagai negara lain, termasuk sejumlah pasar internasional, Samsung Messages masih dapat digunakan seperti biasa.

Meski demikian, arah pengembangan perusahaan kini sepenuhnya berfokus pada Google Messages.

Baca Juga: Fenerbahce Selangkah Lagi Dapatkan Mason Greenwood, Kesepakatan Personal Sudah Tercapai tetapi Marseille Belum Turunkan Harga

Artinya, bukan tidak mungkin langkah serupa akan diterapkan secara bertahap di lebih banyak wilayah apabila proses transisi berjalan sesuai rencana.

Google Messages Menjadi Masa Depan Layanan Pesan di Perangkat Galaxy

Keputusan Samsung menghentikan Samsung Messages menandai perubahan besar dalam strategi layanan perpesanan perusahaan.

Alih-alih mengembangkan dua aplikasi dengan fungsi yang sama, Samsung memilih memperkuat kolaborasi dengan Google melalui Google Messages sebagai platform utama untuk komunikasi di perangkat Galaxy.

Dengan dukungan RCS, sistem keamanan yang lebih baik, integrasi lintas perangkat, serta pengembangan fitur AI yang terus berlanjut, Google Messages diproyeksikan menjadi pusat pengalaman berkirim pesan bagi pengguna Galaxy di masa mendatang.

Bagi pengguna di Amerika Serikat, beralih ke Google Messages kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan menjadi langkah yang diperlukan agar tetap dapat menikmati layanan perpesanan dengan dukungan fitur terbaru dan pembaruan keamanan yang berkelanjutan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Google Messages #Samsung Messages #aplikasi pesan Samsung #RCS #samsung galaxy