Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

OpenAI Rekrut Otak di Balik Vision Pro Apple, Paul Meade Siap Pimpin Pengembangan Perangkat AI Masa Depan

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 29 Juni 2026 | 14:56 WIB
OpenAI kembali merekrut talenta penting dari Apple. Kali ini, Paul Meade, sosok di balik Vision Pro, bergabung untuk memimpin pengembangan perangkat AI generasi baru. (Roméo A./Unsplash)
OpenAI kembali merekrut talenta penting dari Apple. Kali ini, Paul Meade, sosok di balik Vision Pro, bergabung untuk memimpin pengembangan perangkat AI generasi baru. (Roméo A./Unsplash)

RADARBONANG.ID – Persaingan di industri kecerdasan buatan (AI) kembali memanas.

Apple dikabarkan akan kehilangan salah satu eksekutif pentingnya setelah Paul Meade, Wakil Presiden yang memimpin pengembangan perangkat di Vision Products Group, memutuskan bergabung dengan OpenAI.

Kepergian Meade menjadi perhatian karena selama bertahun-tahun ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam pengembangan berbagai perangkat keras Apple, termasuk headset mixed reality Vision Pro.

Di OpenAI, ia disebut akan memimpin divisi pengembangan perangkat keras AI sebagai bagian dari strategi perusahaan menghadirkan generasi baru produk berbasis kecerdasan buatan.

Baca Juga: Dokter Icha Ditemukan Meninggal di NTT, Kemenkes Selidiki Dugaan Intimidasi Saat Bertugas di Rumah Sakit

Langkah ini sekaligus memperkuat persaingan antara perusahaan teknologi besar yang kini berlomba mengembangkan perangkat AI di luar chatbot dan layanan perangkat lunak.

Berperan Besar dalam Pengembangan Vision Pro

Paul Meade merupakan salah satu nama yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan pengembangan Vision Pro.

Sebagai bagian dari Vision Products Group, ia memimpin berbagai aspek pengembangan perangkat keras headset mixed reality tersebut hingga akhirnya berhasil diluncurkan ke pasar.

Vision Pro sendiri menjadi salah satu proyek paling ambisius Apple dalam beberapa tahun terakhir karena menggabungkan teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) dalam satu perangkat premium.

Selain Vision Pro, Meade juga disebut terlibat dalam proyek pengembangan kacamata pintar berbasis AI yang tengah disiapkan Apple untuk bersaing di pasar wearable, termasuk menghadapi produk-produk serupa yang dikembangkan Meta.

Berpengalaman Mengembangkan iPhone dan iPad

Karier Paul Meade di Apple tidak hanya berkaitan dengan perangkat realitas campuran.

Sebelum bergabung dengan Vision Products Group pada 2017, ia telah berkontribusi dalam pengembangan sejumlah produk utama Apple, termasuk iPhone dan iPad.

Pengalaman panjang tersebut membuat Meade dikenal sebagai salah satu eksekutif yang memiliki pemahaman mendalam mengenai desain perangkat keras, proses manufaktur, hingga pengembangan produk konsumen berskala global.

Rekam jejak inilah yang diyakini menjadi alasan utama OpenAI merekrutnya.

OpenAI Semakin Serius Bangun Perangkat AI

Bergabungnya Paul Meade memperlihatkan semakin besarnya ambisi OpenAI di sektor perangkat keras.

Selama ini OpenAI dikenal sebagai pengembang berbagai model kecerdasan buatan, termasuk ChatGPT.

Namun dalam beberapa waktu terakhir, perusahaan mulai memperluas fokusnya ke pengembangan perangkat fisik yang dirancang khusus untuk memanfaatkan teknologi AI.

Dengan hadirnya Meade, OpenAI diperkirakan akan mempercepat pengembangan berbagai produk yang menggabungkan desain perangkat keras dengan kemampuan kecerdasan buatan generatif.

Melanjutkan Kolaborasi dengan Jony Ive

Langkah OpenAI merekrut Paul Meade juga melengkapi kerja sama strategis perusahaan dengan mantan Kepala Desain Apple, Jony Ive.

Sebelumnya, OpenAI telah mengakuisisi startup io yang didirikan Jony Ive melalui kesepakatan senilai 6,5 miliar dolar AS.

Meski telah diakuisisi, studio tersebut tetap beroperasi secara independen dan fokus mengembangkan konsep perangkat AI generasi berikutnya.

Hingga kini belum dijelaskan secara rinci bagaimana pembagian tugas antara tim perangkat keras internal OpenAI yang dipimpin Meade dengan studio desain milik Jony Ive.

Namun, berbagai laporan menyebut kedua tim akan saling melengkapi dalam mengembangkan ekosistem perangkat AI masa depan.

Produk AI Baru Mulai Disiapkan

Sejumlah laporan industri menyebut studio yang dipimpin Jony Ive tengah mengembangkan beberapa perangkat berbasis AI.

Salah satu produk yang paling banyak diperbincangkan adalah speaker pintar generasi baru yang diperkirakan akan diperkenalkan pada 2027.

Selain itu, berbagai spekulasi menyebut OpenAI juga mengeksplorasi kemungkinan menghadirkan perangkat AI dengan pendekatan baru yang berbeda dari smartphone maupun laptop konvensional.

Dengan bergabungnya Paul Meade, kemampuan OpenAI di bidang rekayasa perangkat keras diperkirakan akan semakin kuat.

Restrukturisasi Internal Apple Jadi Faktor

Di sisi lain, kepergian Meade disebut berkaitan dengan perubahan besar yang sedang berlangsung di jajaran eksekutif Apple.

Laporan yang beredar menyebut John Ternus, yang saat ini menjabat sebagai Senior Vice President Hardware Engineering, akan menggantikan Tim Cook sebagai CEO Apple mulai 1 September mendatang.

Restrukturisasi organisasi yang mengikuti perubahan kepemimpinan tersebut disebut membuat pembagian tanggung jawab di divisi teknik mengalami penyesuaian.

Dalam situasi itu, sejumlah wakil presiden dilaporkan merasa ruang lingkup perannya menjadi lebih terbatas, termasuk Paul Meade.

Posisinya Akan Diambil Alih Tim Vision Pro

Setelah kepergian Meade, sebagian besar tanggung jawabnya akan dialihkan kepada Fletcher Rothkopf, salah satu pendiri tim Vision Pro.

Rothkopf dikenal sebagai sosok yang telah lama terlibat dalam pengembangan perangkat mixed reality Apple dan diperkirakan akan melanjutkan berbagai proyek yang sebelumnya ditangani Meade.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya Apple menjaga keberlanjutan pengembangan lini perangkat wearable dan teknologi realitas campuran.

Baca Juga: Dokter Icha Ditemukan Meninggal di NTT, Kemenkes Selidiki Dugaan Intimidasi Saat Bertugas di Rumah Sakit

Persaingan AI Semakin Ketat

Perpindahan Paul Meade dari Apple ke OpenAI menunjukkan semakin ketatnya persaingan dalam industri kecerdasan buatan.

Jika sebelumnya kompetisi hanya berfokus pada pengembangan model AI dan perangkat lunak, kini perusahaan-perusahaan teknologi juga mulai berlomba menghadirkan perangkat keras yang dirancang khusus untuk memanfaatkan kemampuan AI secara maksimal.

Dengan kombinasi pengalaman Paul Meade dalam membangun perangkat premium dan kolaborasi OpenAI bersama Jony Ive, banyak pihak menilai perusahaan tersebut tengah menyiapkan langkah besar untuk menghadirkan kategori perangkat AI baru di masa depan.

Sementara itu, Apple menghadapi tantangan untuk mempertahankan laju inovasi di tengah perubahan struktur kepemimpinan dan semakin ketatnya persaingan di industri teknologi global.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Paul Meade #Apple Vision Pro #perangkat AI #Jony Ive #openai