Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

EA Resmi Bentuk Divisi Iklan Khusus, Pemain The Sims hingga EA Sports FC Bakal Makin Sering Melihat Brand di Dalam Game

Andika Julia Perdana Putra • Rabu, 17 Juni 2026 | 10:05 WIB
Bayangkan sedang bermain game favorit, lalu menemukan tantangan khusus dari brand terkenal, seragam tim bersponsor, atau papan iklan virtual yang terasa seperti dunia nyata. Itulah yang sedang disiapkan EA melalui divisi baru bernama EA Advertising.(TheGamer/Pinterest)
Bayangkan sedang bermain game favorit, lalu menemukan tantangan khusus dari brand terkenal, seragam tim bersponsor, atau papan iklan virtual yang terasa seperti dunia nyata. Itulah yang sedang disiapkan EA melalui divisi baru bernama EA Advertising.(TheGamer/Pinterest)

RADARBONANG.ID – Industri video game terus berkembang tidak hanya dari sisi teknologi dan gameplay, tetapi juga dalam cara perusahaan menghasilkan pendapatan.

Terbaru, Electronic Arts (EA) mengumumkan pembentukan divisi baru bernama EA Advertising yang akan berfokus pada pengembangan iklan dan kolaborasi merek langsung di dalam game.

Langkah ini menandai babak baru bagi perusahaan yang selama ini dikenal melalui berbagai judul populer seperti EA Sports FC, Madden NFL, The Sims, hingga Skate.

 Melalui divisi baru tersebut, EA ingin menciptakan ekosistem periklanan yang lebih terintegrasi dengan pengalaman bermain para pengguna.

Baca Juga: Terungkap! Alessandro Del Piero Jadi Sosok di Balik Perubahan Seremoni Piala Dunia 2026, FIFA Akui Ide Brilian Ini Berasal dari Legenda Italia

Perusahaan menilai bahwa game modern kini bukan sekadar media hiburan, melainkan juga ruang interaksi digital yang mampu menjangkau jutaan hingga ratusan juta orang di seluruh dunia setiap hari.

Merek Bisa Menjadi Bagian dari Dunia Game

Berbeda dengan iklan tradisional yang biasanya muncul sebelum atau sesudah sebuah konten, konsep yang ditawarkan EA Advertising memungkinkan merek menjadi bagian dari pengalaman bermain itu sendiri.

Melalui platform ini, perusahaan atau brand dapat hadir dalam berbagai bentuk yang lebih natural dan relevan dengan konteks permainan.

Beberapa format yang ditawarkan antara lain tantangan khusus dalam game, misi bertema merek, item kosmetik eksklusif, hingga konten kolaborasi yang melibatkan identitas sebuah perusahaan.

Dalam game olahraga, iklan juga dapat muncul melalui papan reklame digital di pinggir lapangan, papan skor virtual, elemen siaran pertandingan, hingga atribut tim yang menampilkan logo sponsor tertentu.

Pendekatan tersebut dirancang agar pemain tetap merasa berada dalam dunia permainan tanpa terganggu oleh iklan yang terlalu mencolok atau terasa dipaksakan.

Sejumlah Brand Besar Sudah Bergabung

EA mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan ternama telah menjadi bagian dari inisiatif ini.

Beberapa di antaranya adalah Visa, Red Bull, Mountain Dew, Xfinity, Lowe's, dan Peacock.

Kolaborasi tersebut tidak hanya sebatas pemasangan logo, tetapi juga melibatkan integrasi yang lebih mendalam ke dalam pengalaman bermain.

Dalam beberapa proyek, identitas merek telah muncul melalui desain seragam tim, objektif khusus yang harus diselesaikan pemain, hingga elemen siaran virtual yang menyerupai tayangan olahraga sungguhan.

Strategi semacam ini dinilai lebih efektif karena memungkinkan pemain berinteraksi dengan merek secara tidak langsung selama mereka menikmati permainan.

Tidak Hanya untuk Game Olahraga

Selama ini, kehadiran iklan dalam video game sering diasosiasikan dengan game olahraga karena dunia olahraga memang sangat dekat dengan sponsor dan promosi merek.

Namun EA ingin membawa konsep tersebut ke level yang lebih luas.

Selain franchise olahraga seperti EA Sports FC dan Madden NFL, perusahaan juga membuka peluang kerja sama untuk berbagai judul lain yang memiliki komunitas besar.

Game simulasi kehidupan seperti The Sims hingga game skateboard Skate disebut memiliki potensi besar untuk menghadirkan berbagai bentuk kolaborasi kreatif antara pengembang dan brand.

Hal ini menunjukkan bahwa strategi monetisasi melalui iklan tidak lagi terbatas pada genre tertentu, melainkan dapat diterapkan hampir di seluruh kategori permainan modern.

Mengapa Industri Game Menjadi Incaran Pengiklan?

Salah satu alasan utama di balik langkah EA adalah besarnya jumlah pengguna yang berada dalam ekosistem game mereka.

Menurut perusahaan, jutaan pemain aktif menghabiskan miliaran jam bermain dan menonton konten yang berkaitan dengan game EA setiap tahunnya.

Angka tersebut menjadikan video game sebagai salah satu media digital dengan tingkat keterlibatan audiens yang sangat tinggi.

Berbeda dengan iklan di media sosial atau televisi yang sering kali dilewati dalam hitungan detik, pemain game biasanya menghabiskan waktu berjam-jam dalam satu sesi permainan.

Bagi pengiklan, kondisi ini menciptakan peluang besar untuk membangun kedekatan dengan konsumen secara lebih mendalam dan berkelanjutan.

Menuai Dukungan dan Kritik dari Komunitas Gamer

Meski menawarkan peluang bisnis yang menjanjikan, kehadiran iklan yang semakin banyak di dalam game tetap memunculkan perdebatan.

Sebagian pihak menilai langkah tersebut dapat memberikan sumber pendapatan tambahan bagi pengembang. Dengan pemasukan baru dari sektor periklanan, studio game berpotensi mengurangi ketergantungan pada model monetisasi lain seperti mikrotransaksi atau pembelian item berbayar.

Namun tidak sedikit pula pemain yang menyuarakan kekhawatiran.

Mereka menilai bahwa jika tidak diatur dengan baik, penempatan iklan yang berlebihan dapat mengurangi imersi dan kenyamanan saat bermain.

Banyak gamer berpendapat bahwa video game seharusnya menjadi ruang hiburan yang bebas dari gangguan promosi yang terlalu agresif.

Karena itu, keseimbangan antara kebutuhan bisnis dan pengalaman pemain akan menjadi tantangan utama bagi EA dalam menjalankan strategi baru ini.

Baca Juga: Kesepakatan Damai AS-Iran Semakin Dekat, Namun Isu Nuklir dan Sanksi Masih Jadi Penghalang Utama

Masa Depan Industri Game yang Semakin Terhubung dengan Dunia Periklanan

Peluncuran EA Advertising menunjukkan bahwa industri video game semakin dilihat sebagai platform media yang bernilai tinggi bagi perusahaan dan pengiklan.

Dengan jumlah pemain yang terus bertambah dan teknologi yang semakin canggih, integrasi antara game dan dunia periklanan diperkirakan akan semakin berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Kini pertanyaannya bukan lagi apakah iklan akan hadir di dalam game, melainkan seberapa jauh iklan tersebut dapat menyatu dengan pengalaman bermain tanpa mengurangi kesenangan para pemain.

Keberhasilan atau kegagalan langkah EA ini kemungkinan akan menjadi acuan bagi banyak perusahaan game lain dalam menentukan strategi bisnis mereka di masa depan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#EA Advertising #Electronic Arts #iklan dalam game #EA Sports FC #industri video game