Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Keluhan Pengguna Didengar, Apple Perbaiki Desain Liquid Glass di iOS 27 dengan Kontrol Transparansi Baru

Andika Julia Perdana Putra • Rabu, 10 Juni 2026 | 15:02 WIB
Apple akhirnya mendengar keluhan pengguna! Desain Liquid Glass di iOS 27 kini lebih jelas, lebih nyaman dibaca, dan bisa diatur tingkat transparansinya sesuai selera. (@techdroider/X)
Apple akhirnya mendengar keluhan pengguna! Desain Liquid Glass di iOS 27 kini lebih jelas, lebih nyaman dibaca, dan bisa diatur tingkat transparansinya sesuai selera. (@techdroider/X)

RADARBONANG.ID – Apple kembali melakukan penyempurnaan terhadap desain antarmuka Liquid Glass yang menjadi salah satu identitas visual terbaru ekosistemnya.

Setelah pertama kali diperkenalkan pada tahun lalu, desain berbasis efek transparan tersebut kini mendapatkan sejumlah perbaikan penting melalui iOS 27 yang diumumkan dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026.

Perubahan yang dibawa Apple kali ini tidak sekadar bersifat kosmetik. Perusahaan asal Cupertino tersebut mengklaim telah meningkatkan keterbacaan, fleksibilitas, serta kenyamanan penggunaan berdasarkan berbagai masukan dari pengguna yang selama ini mengeluhkan efek transparansi yang dianggap terlalu kuat.

Melalui pembaruan terbaru, Apple berupaya mempertahankan karakter visual futuristis Liquid Glass tanpa mengorbankan kenyamanan saat digunakan sehari-hari.

Baca Juga: Industri Manufaktur Indonesia Siap Go Global, Kemenperin Kejar Porsi Ekspor 30 Persen Tanpa Ganggu Pasar Dalam Negeri

Pengguna Kini Bisa Mengatur Efek Liquid Glass Sendiri

Salah satu pembaruan paling menarik adalah hadirnya kontrol baru berupa slider pengaturan tingkat efek Liquid Glass.

Fitur ini memungkinkan pengguna menentukan sendiri seberapa kuat efek transparansi yang ingin ditampilkan pada antarmuka perangkat mereka.

Jika sebelumnya pengguna harus menerima tampilan bawaan yang telah ditentukan sistem, kini mereka dapat menyesuaikannya sesuai preferensi masing-masing.

Pengguna yang menginginkan tampilan lebih bersih dan mudah dibaca dapat mengurangi tingkat transparansi sehingga elemen antarmuka terlihat lebih jelas.

Sebaliknya, pengguna yang menyukai efek visual modern khas Apple tetap dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan efek warna dan transparansi untuk mendapatkan pengalaman yang lebih dinamis.

Langkah ini dianggap sebagai salah satu perubahan yang paling banyak diminta sejak Liquid Glass pertama kali diperkenalkan.

Keterbacaan Jadi Fokus Utama Apple

Selain menghadirkan pengaturan transparansi yang lebih fleksibel, Apple juga memperbaiki cara sistem menangani elemen visual yang berada di belakang antarmuka.

Kini sistem mampu menghasilkan efek blur atau pengaburan yang lebih cerdas pada area latar belakang.

Tujuannya adalah memastikan teks, ikon, menu dan berbagai informasi penting tetap mudah terlihat meskipun berada di atas konten yang kompleks.

Perubahan ini menjadi jawaban atas kritik yang sebelumnya muncul dari sebagian pengguna yang merasa teks pada beberapa bagian sistem menjadi kurang jelas akibat efek transparansi yang terlalu dominan.

Dengan algoritma baru yang lebih adaptif, Apple berharap pengalaman membaca dan berinteraksi dengan sistem menjadi jauh lebih nyaman.

Sidebar dan Menu Kini Lebih Konsisten

Apple juga melakukan pembaruan pada berbagai elemen navigasi di seluruh platformnya.

Salah satunya adalah desain sidebar yang kini diperluas hingga mencapai tepi layar sehingga memberikan kesan lebih modern dan luas.

Selain itu, bilah menu atau menu bar kini tampil lebih seragam di berbagai perangkat Apple.

Penyelarasan desain tersebut bertujuan menciptakan pengalaman penggunaan yang lebih konsisten bagi pengguna yang menggunakan beberapa perangkat sekaligus, seperti iPhone, iPad dan Mac.

Pendekatan ini juga sejalan dengan strategi Apple yang terus memperkuat integrasi antarpangkat perangkat dalam ekosistemnya.

Desain Baru Tetap Mempertahankan Identitas Visual Apple

Meski banyak melakukan perbaikan, Apple tetap mempertahankan filosofi utama Liquid Glass yang mengedepankan efek kedalaman, refleksi cahaya dan transparansi dinamis.

Desain tersebut dirancang untuk menciptakan kesan bahwa elemen antarmuka memiliki lapisan kaca digital yang bergerak mengikuti interaksi pengguna.

Dalam versi terbaru, Apple menambahkan sejumlah detail visual baru yang membuat tampilan sistem terasa lebih hidup tanpa mengganggu kenyamanan penggunaan.

Hasilnya adalah keseimbangan antara estetika modern dan fungsi yang lebih praktis.

Ikon Sistem Kini Terlihat Lebih Modern

Selain menyempurnakan Liquid Glass, Apple juga memperbarui sejumlah ikon penting yang setiap hari digunakan pengguna.

Ikon indikator sinyal seluler, Wi-Fi dan baterai kini tampil dengan sudut yang lebih membulat dibandingkan sebelumnya.

Perubahan kecil ini memberikan tampilan yang lebih harmonis dengan bahasa desain baru yang diterapkan Apple di seluruh sistem operasi.

Tidak hanya itu, ikon aplikasi juga mendapatkan efek lapisan tambahan yang menciptakan ilusi kedalaman lebih kuat.

Apple mengklaim pendekatan tersebut membuat ikon terlihat lebih tajam, modern dan mudah dikenali.

Performa iOS 27 Ikut Mengalami Peningkatan Besar

Di balik pembaruan desain, Apple juga menghadirkan peningkatan performa yang cukup signifikan pada iOS 27.

Perusahaan menyebut aplikasi kini dapat terbuka hingga 30 persen lebih cepat berkat sistem pra-pemuatan data baru yang bekerja lebih efisien.

Selain itu, proses pemrosesan foto disebut meningkat hingga 70 persen lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya.

Sementara itu, fitur berbagi file AirDrop kini memiliki kecepatan transfer hingga 80 persen lebih tinggi.

Peningkatan tersebut menjadi bagian dari fokus Apple pada stabilitas dan efisiensi sistem, bukan sekadar menambahkan fitur baru.

Privasi dan Kesehatan Juga Mendapat Pembaruan

Apple turut membawa sejumlah peningkatan pada fitur privasi yang selama ini menjadi salah satu keunggulan produknya.

Selain itu, fitur Screen Time mendapatkan penyempurnaan agar pengguna lebih mudah memantau dan mengelola waktu penggunaan perangkat.

Fitur pencarian dalam sistem juga kini lebih cerdas dan mampu menampilkan hasil yang lebih relevan.

Pada aplikasi Kesehatan, Apple menambahkan dukungan pelacakan menopause dan perimenopause untuk membantu pengguna memantau kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh.

Sementara bagi pengguna AirPods, Apple menghadirkan equalizer yang dapat dikustomisasi sehingga pengalaman mendengarkan musik menjadi lebih personal.

Baca Juga: KPK Dalami Komunikasi Silmy Karim dengan Bos ‘Kampung Rusia’ Bali, Dugaan Jaringan Pengurusan Izin Tinggal WNA Terus Dikembangkan

Siri AI Jadi Bintang Utama di iOS 27

Meski Liquid Glass mendapatkan banyak perhatian, fitur terbesar dalam iOS 27 sebenarnya adalah kehadiran Siri generasi baru yang ditenagai kecerdasan buatan.

Asisten virtual terbaru ini diklaim jauh lebih pintar dibandingkan versi sebelumnya.

Siri kini mampu memahami apa yang sedang tampil di layar perangkat, menerima perintah melalui suara maupun teks, serta menjalankan beberapa tugas sekaligus dalam satu instruksi.

Kemampuan tersebut membuat Siri semakin mendekati pengalaman penggunaan chatbot AI modern yang saat ini berkembang pesat.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Apple untuk memperkuat posisi mereka dalam persaingan teknologi kecerdasan buatan yang semakin kompetitif.

Dengan kombinasi desain Liquid Glass yang lebih matang, peningkatan performa signifikan dan kehadiran Siri AI generasi baru, iOS 27 diprediksi menjadi salah satu pembaruan sistem operasi Apple yang paling penting dalam beberapa tahun terakhir.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#WWDC 2026 #Siri AI #iOS 27 #Liquid Glass #apple intelligence