Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

NVIDIA Perkenalkan RTX Spark, Superchip AI untuk Laptop dan PC Windows

Andika Julia Perdana Putra • Selasa, 2 Juni 2026 | 10:17 WIB
NVIDIA hadirkan chip ARM baru untuk laptop berbasis Windows. (Larry Harlow/Pinterest)
NVIDIA hadirkan chip ARM baru untuk laptop berbasis Windows. (Larry Harlow/Pinterest)

RADARBONANG.ID - Baru-baru ini, NVIDIA resmi memasuki pasar prosesor PC berbasis Arm dengan memperkenalkan RTX Spark, sebuah superchip yang dirancang untuk menghadirkan performa tinggi dalam komputasi AI, grafis, hingga gaming. 

Chip ini akan menjadi otak dari berbagai laptop Windows generasi baru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir tahun ini.

RTX Spark merupakan hasil kolaborasi NVIDIA dengan MediaTek. Chip ini menggabungkan CPU Grace hingga 20 inti dengan GPU Blackwell RTX yang memiliki 6.144 CUDA Core.

NVIDIA mengklaim kemampuan komputasi AI-nya mencapai 1 petaflop, menjadikannya salah satu platform AI paling bertenaga di kelas perangkat konsumen.

Baca Juga: ByteDance Bangun Infrastruktur AI Raksasa di Malaysia, Gandeng Nvidia dan Aolani Cloud

CEO NVIDIA, Jensen Huang, menyebut RTX Spark sebagai langkah besar dalam evolusi PC. 

Menurutnya, perangkat komputer kini tidak lagi hanya menjalankan aplikasi, tetapi juga dapat bertindak sebagai asisten AI yang mampu menyelesaikan berbagai tugas berdasarkan perintah pengguna.

Untuk mendukung performa tersebut, RTX Spark dibekali memori terpadu LPDDR5X hingga 128GB dengan bandwidth mencapai 600GB per detik. 

Arsitektur ini memanfaatkan teknologi NVLink C2C yang memungkinkan CPU dan GPU berbagi memori secara lebih efisien.

NVIDIA juga mengklaim chip ini mampu menangani model AI berukuran hingga 120 miliar parameter dengan konteks mencapai 1 juta token. 

Selain itu, RTX Spark disebut sanggup merender adegan 3D berukuran 90GB, mengedit video 12K, hingga menjalankan game AAA pada resolusi 1440p dengan frame rate hingga 100 FPS berkat dukungan ray tracing dan DLSS.

Dibangun menggunakan proses manufaktur 3 nanometer dari TSMC dan mengemas sekitar 70 miliar transistor, RTX Spark dirancang untuk menawarkan efisiensi daya tinggi. 

Chip ini bahkan diklaim dapat digunakan pada laptop tipis dengan daya tahan baterai sepanjang hari.

RTX Spark akan hadir di berbagai perangkat dari produsen besar, termasuk lini laptop premium Windows yang berfokus pada AI.

Kehadiran chip ini menandai upaya NVIDIA untuk menantang dominasi prosesor PC dari AMD, Qualcomm, dan Apple di era komputasi berbasis kecerdasan buatan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#RTX Spark #chip #nvidia #ai #windows