Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Spotify Premium Bakal Punya Fitur Cover dan Remix Lagu dengan AI, Pengguna Bisa Bikin Versi Sendiri

Andika Julia Perdana Putra • Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:43 WIB
Pengguna Spotify Premium nantinya bisa bikin cover dan remix lagu pakai AI. Bahkan artis asli tetap dapat bagian royalti. (PinkNews/Pinterest)
Pengguna Spotify Premium nantinya bisa bikin cover dan remix lagu pakai AI. Bahkan artis asli tetap dapat bagian royalti. (PinkNews/Pinterest)

RADARBONANG.ID – Platform streaming musik Spotify resmi mengumumkan kerja sama baru dengan Universal Music Group atau UMG untuk menghadirkan pengalaman musik berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi pengguna Premium.

Lewat kolaborasi tersebut, pengguna nantinya bisa membuat cover hingga remix lagu menggunakan teknologi AI generatif langsung di platform Spotify.

Fitur baru ini disebut akan hadir sebagai layanan tambahan berbayar atau add-on khusus pelanggan Premium.

Langkah tersebut langsung menarik perhatian industri musik global karena dianggap membuka era baru interaksi penggemar dengan lagu favorit mereka.

Baca Juga: Patroli Tim Pemburu Begal Digencarkan, Belasan Pelaku Begal dan Jambret Berhasil Diamankan

Pengguna Bisa Membuat Versi Lagu Sendiri

Melalui fitur AI terbaru ini, pengguna diperkirakan dapat:

Teknologi AI generatif memungkinkan lagu dimodifikasi secara otomatis sesuai gaya atau konsep yang diinginkan pengguna.

Meski detail teknisnya belum diumumkan sepenuhnya, Spotify menyebut pengalaman tersebut dirancang untuk memberi ruang kreativitas baru bagi para pendengar musik.

Artinya, penggemar nantinya tidak hanya mendengarkan lagu, tetapi juga bisa ikut “menciptakan” interpretasi baru dari karya favorit mereka.

Artis Asli Tetap Dapat Bagian Pendapatan

Salah satu hal yang paling disorot dari proyek ini adalah sistem pembagian hasil untuk pemilik karya asli.

Spotify menegaskan bahwa sebagian pendapatan dari penggunaan fitur AI akan dibagikan kepada artis dan penulis lagu yang karyanya digunakan.

Namun tidak semua musisi otomatis masuk ke program tersebut.

Spotify menyebut artis tetap harus memberikan persetujuan terlebih dahulu sebelum lagu mereka bisa digunakan untuk fitur cover atau remix AI.

Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga hak cipta sekaligus memberikan kompensasi yang adil bagi kreator musik.

Spotify Klaim AI Bisa Jadi Peluang Baru Industri Musik

Co-CEO Spotify, Alex Norström, mengatakan teknologi AI seharusnya tidak dianggap ancaman, tetapi peluang baru bagi industri kreatif.

Menurutnya, sistem ini dibangun dengan prinsip:

Spotify menilai tren penggemar yang ingin membuat ulang lagu favorit terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Karena itu, perusahaan mencoba menghadirkan platform legal yang memungkinkan kreativitas berkembang tanpa mengabaikan hak para musisi.

Berbeda dengan AI Musik yang Pernah Digugat

Langkah Spotify juga dinilai berbeda dibanding beberapa platform AI musik lain seperti Suno dan Udio.

Sebelumnya, layanan AI musik tersebut sempat menghadapi gugatan hukum terkait dugaan pelanggaran hak cipta karena dianggap menggunakan karya musisi tanpa izin.

Sementara Spotify memilih bekerja sama langsung dengan label besar sejak awal agar sistem AI yang dibangun lebih aman secara hukum dan diterima industri.

Kolaborasi dengan Universal Music Group pun dianggap sebagai langkah strategis karena UMG merupakan salah satu label musik terbesar di dunia.

AI Semakin Mengubah Cara Orang Menikmati Musik

Perkembangan teknologi AI kini mulai mengubah cara orang mendengarkan, membuat, hingga berinteraksi dengan musik.

Jika sebelumnya AI hanya digunakan untuk rekomendasi lagu atau playlist otomatis, kini teknologi tersebut mulai masuk ke proses kreatif.

Spotify sendiri tampaknya ingin menjadi salah satu pemain utama dalam era musik berbasis AI.

Selain fitur cover dan remix lagu, perusahaan juga memperkenalkan sejumlah proyek lain seperti:

Baca Juga: AHY Sebut Giant Sea Wall Diprioritaskan untuk Pantura Jawa, Roadmap Ditarget Rampung Tahun 2027

Belum Ada Jadwal Rilis Resmi

Meski sudah diumumkan, Spotify hingga kini belum mengungkap:

Namun pengumuman ini sudah memicu perdebatan besar di kalangan musisi dan pecinta musik.

Sebagian melihat AI sebagai inovasi kreatif yang menarik, sementara yang lain khawatir teknologi tersebut bisa mengubah nilai orisinalitas dalam dunia musik.

Meski begitu, satu hal mulai terlihat jelas: AI tampaknya akan menjadi bagian penting dalam masa depan industri hiburan digital.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Spotify AI #remix lagu AI #cover lagu AI #Spotify Premium terbaru #fitur Spotify 2026